Film: ALVIN AND THE CHIPMUNKS: THE ROAD CHIP

Pe-er itu adalah, ketika theater ada di lantai paling atas, kemudian jam tayang sudah hampir dekat, dan handphone ternyata ketinggalan di mobil! Pe-er bangeeeet karena ditambah lagi mobil parkir di parkiran East, sementara theater di gedung West. Vay, tidak mau naik lift, jadi mau gak mau kami harus turun eskalator. Lumayan juga, sepuluh menit naik turun, ditambah sepuluh menit menunggu pesanan french fries.

Alvin and The Chipmunks: The Road Chip. Ini adalah film chipmunks pertama yang akan ditonton Vay di bioskop, dan dia excited sekali. Dan berhubung baru mainnya di Blitz Megaplex, jadi ya kami pergi ke Grand Indonesia.

Pesanan french fries yang lama membuat dia – dan saya juga – uring-uringan. Akhirnya saya izinkan dia ke theater duluan, biar tidak ketinggalan saat film mulai. Tak lama kemudian saya menyusul dan mas-mas di depan pintu bilang, “Anaknya sudah duluan di dalam ya, Bu.” Ah, syukurlah, berarti tadi dia dibantu. Ternyata Audi 8 itu lumayan besar, dan di dalam gelaaappp. Saya naik dan menemukan Vay yang berurai air mata. Looh… kenapa? Saya tanya, apa dia takut karena sendirian di dalam, gelap-gelap? Kata Vay, dia takut kalau filmnya pas mulai, Mami akan ketinggalan filmnya. Tapi saya sih curiga dia worry karena saya lama sekali munculnya. Takut malah jadi nonton sendirian. Aahh…. drama ya.

Alvin, Simon, dan Theodore. Film terbaru ini bercerita tentang perjalanan ketiganya ke Miami untuk menyusul ayah mereka, Dave, dan mencegah Dave bertunangan dengan Samantha. Roman-roman ini hanya sebagai pemanis di film saja, karena di film ini, kenakalan-kenakalan ketiga chipmunks ini sungguh mengundang tawa.

PRO

Miles, anak laki-laki Samantha yang tadinya usil dan tidak suka dengan Alvin bersaudara pada akhirnya jadi baik dan berteman baik dengan ketiganya. Akhir yang baik, mengingat di awal film, kejahilan Miles terhadap ketiga chipmunks tersebut cukup membuat kita mengernyitkan kening. Anak-anak kan cepat menyerap semua yang dilihat.

KONTRA

Di film ini awalnya banyak adegan ketika Miles membully ketiga chipmunks, seperti dilempar atau saat kepala dimasukkan ke mesin gulali. Candaan jorok juga ada sih, kayak “pizza toot” alias kentut, yang dilakukan Theodore, pipis dan pup saat digendong Miles. Disgusting sih. Tapi Vay waktu ditanya, apa yang berkesan tadi, dia bilang “pizza toot” hahaha… Pakaian-pakaian minim juga ada, tapi memang tidak terlalu banyak.

Secara umum, film ini menarik untuk ditonton. Lucu. Penonton dewasa hingga anak-anak bahkan bisa tertawa dengan joke yang ada di film ini. Amazed juga sih saat melihat Vay ketawa spontan mendengar celetukan-celetukan joke di film ini, artinya kan dia paham dengan joke itu.

Tapi ya kalau menurut saya, musik dan dancenya kurang banyak, mengingat film-film Alvin and The Chipmunks kan selalu tentang nyanyian dan konser. Tapi memang di film ini ceritanya ketiga chipmunks ini sedang istirahat dari konser.

Butuh tontonan ringan dan menghibur? Alvin and The Chipmunks ini bisa jadi pilihan.

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

Related Post

Pentingnya Nutrisi Seimbang Postingan saya kali ini masih seputaran anak. :) Saat saya pertama kali dihadapkan pada kenyataan bahwa saya telah menjadi seorang ibu dengan lahirnya seorang putri, rasa negatif yang pertama kali hinggap di kepala saya adalah khawatir. Khawatir a...
Memanjakan Diri di Sunsilk Hair Studio Salah satu surga dunia buat saya adalah memanjakan diri di salon. Minimal sebulan sekali pasti saya pergi nyalon, menghadiahi diri sendiri dengan kenyamanan meski harus mengeluarkan sedikit rupiah untuk itu. Lantas apa perawatan favorit saya? Saya pa...
Djarum Trees For Life Di postingan sebelumnya, ternyata banyak juga ya teman-teman yang belum tahu atau bahkan baru mendengar tentang pohon trembesi. Saya sendiri juga sebenarnya belum pernah melihat fisik asli pohon ini meskipun sudah banyak dapat info tentang hebohnya s...
Sekaratnya Lahan Hijau Saya paling senang kalau sudah mudik. Setiap kali mudik ke Medan, yang saya rindukan adalah suasana segar dan asri yang ada di sekitar rumah kami di daerah Krakatau. Komplek perumahan kami sebenarnya bukanlah komplek perumahan resmi yang pakai plang ...
Belanja puaass…. Tanpa Keringat Apa sih hobi utama perempuan? Kalau tanya saya, saya akan jawab : shopping. Shopping itu semacam obat untuk menyembuhkan segala penyakit hati, semacam bete, kesel dan stress. Setiap kali lagi pusing dengan kerjaan di kantor, ujung-ujungnya keluar aja...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

9 thoughts on “Film: ALVIN AND THE CHIPMUNKS: THE ROAD CHIP

  1. aku tuh ragu mau nonton ini ama Fylly.. takutnya dia blm terlalu ngerti.. tp kalo liat trailernya, kyknya sih suka bgttt ;D.. cuma nyanyiannya kurang ya mba.. pdhl itu sbnrnya yg bikin aku suka alvin and the chipmunks ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *