[Barcelona Trip] – Landmark Kota Spanyol di Poble Espanyol

Poble Espanyol, atau Kampung Spanyol, adalah sebuah tempat yang sangat luas. Tempat satu ini merupakan open air museum yang didirikan sejak 1929, jadi di sini kita akan menemukan replika rumah-rumah dengan karakteristiknya dari seluruh daerah di Spanyol. Kurang lebih ada lebih dari 100 bangunan juga jalanan yang dibuat replikanya.

Masuk ke sini itu seperti masuk ke tempat kuno, mata benar-benar dimanjakan oleh semua arsitektur yang ada di dalam. Di beberapa bangunan di dalamnya, diisi oleh pengrajin yang menjual hasil karya mereka, mulai dari perhiasan, sulaman, produk berbahan kulit, ukiran, mainan anak, pakaian dan scarf, hingga snack yang menggoda. Kami sempat terkejut saat masuk ke sebuah toko yang menjual t-shirt, karena cewek penjaganya bisa sedikit bahasa Indonesia. Dia menunjuk dagangannya, “Ini baju LAKI-LAKI, ini PEREMPUAN, ini ANAK.” Hahah… Harga merchandise di Poble Espanyol sudah pasti tidak ada yang murah. T-shirt paling murah harganya 12 Euro.

Di beberapa jalan di dalamnya juga ditanami pohon jeruk dengan buah yang banyak. Tadinya saya kira itu pohon bohongan, karena batangnya lurus sekali, pohonnya juga bagus, tidak ada daun yang mengering atau jatuh ke bawah. Tapi seorang teman memegang jeruknya – dia tinggi sekali jadi bisa menggapai jeruk – dan katanya itu jeruk asli.

IMG_5614

IMG_5612

IMG_5631

IMG_6003

IMG_6013

IMG_5630

IMG_5670

Foto-foto lainnya bisa lihat di album Flickr ini.

Anak-anak turun dan bermain bola di sini, dengan arahan Bang Ricky Yacub, mantan pemain PSSI dulu. Sementara itu yang mau belanja oleh-oleh ya belanja. Saya membeli beberapa t-shirt untuk oleh-oleh orang kantor.

Anyway, kami punya pengalaman lucu lagi soal makanan di sini. Jadi di hari ketiga di Barcelona, siangnya kan kami city tour setengah hari bersama semua rombongan delegasi dari negara-negara OpsCo Ooredoo. Jadi kalau hari pertama kami sudah ke Poble Espanyol, hari ketiga kami ke situ lagi, dan kali ini makan siang ala France di situ. Memang sih sebelumnya ditanya oleh panitianya, mau makan ala France or ala Spain. Saya gak paham, saya menyerahkan saja ke dia, as long as halal food.

Makanan pembuka, adalah roti kering. Untuk bumbunya, kami disediakan bawang putih untuk langsung digosok ke roti. Kemudian ditambahkan olive oil. Ingin tahu rasa bawang putih Spain? Pedasss!!! Kulitnya seperti bawang merah tapi isinya bawang putih. Saya hanya makan selembar roti kering dengan olesan bawang putih. Aneh saja rasanya makan roti pake bawang putih.

IMG_6009

Makanan berikutnya, yang kami tak tahu namanya, adalah gongnya! Ini sama case-nya dengan Paella kemarin. Pelayan tak bisa menjelaskan dengan bahasa Inggris ini isinya apa. Sampai pada nebak-nebak kalau ini mirip oncom. Kuahnya sih seperti sambal ayam pop, hahah. Dan, ternyata bukan hanya rombongan Indonesia yang tidak bisa makan makanan itu, anak-anak delegasi lainnya pun kelihatan gak menyentuhnya.

france food

Barulah ketika makanan utama tiba, kami agak bernapas lega. Menunya ayam, minimal rasa ayam masih sama kan ya? Saya mengeluarkan saos cabe botolan yang selalu dibawa-bawa di tas, dan mengedarkan ke peserta. At least, makanan apa pun itu, mudah-mudahan jadi lebih enak dengan sambal botol Indonesia. LOL.

Sebagai penutup, karena saya hampir tak punya foto diri di sini dan tidak pede selfie dengan wajah kuyu dan mata sayu, saya dapat ide untuk #jepretselfie. Maafkan kenarsisan saya, kan harus ada bukti, hehe.

#jep

#jepretselfie at #PobleEspanyol

 

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

Related Post

– National Folk Museum & Gyeongbokgung Palace... **Semoga belum bosan ya dengar cerita tentang perjalanan saya ke Korea beberapa waktu lalu, karena saya masih akan membahas beberapa tempat yang dikunjungi bulan lalu. Jadi, kemarin itu kami juga pergi ke Gyeongbuk Palace dan National Folk Museum....
Palembang: Pempek, Pindang, dan Pemain Bola Cuaca panas menyambut ketika saya dan dua orang rekan tiba di Palembang, hari Minggu lalu. Pesawat kami mendarat jam 8.25 pagi, memang sedikit terlambat dari jam yang tertera di boarding pass, namun apalah arti terlambat sedikit, yang penting bisa me...
Oleh-oleh Mudik 2 : Berlibur ke Danau Toba "Kasangnya, nak..." seorang ibu tua dengan wajah penuh keriput menghampiri saya. Di atas kepalanya ada baskom berisi kacang rebus. Saya tersenyum dan menggelengkan kepala. Sebenarnya pengen juga makan kacang rebus, tapi gigi sedang sakit, plus pe...
Kecil-Kecil Punya SIM Kesampaian juga saya bawa Vay ke Kidzania. Ih padahal Kidzania itu bukan mainan baru anak Jakarta, masa Vay baru dibawa maminya sekarang? Iya, maap. Waktu dan kondisinya baru pas sekarang. Umur sudah cukup banget, ada temannya, dan perginya bukan pas...
8 Langkah Pasti Memaksimalkan Kenyamanan dalam Ker... Masih ragu memilih kereta api untuk perjalanan jauh? Sebenarnya, naik kereta api bisa menjadi pilihan perjalanan yang tetap menyenangkan, asalkan kita tahu cara memaksimalkan kenyamanan di dalamnya. Oleh karena itu, agar kita semua tahu caranya, b...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

15 thoughts on “[Barcelona Trip] – Landmark Kota Spanyol di Poble Espanyol

  1. Pingback: 6 Aktivitas Seru di Farmhouse Susu Lembang | | TehSusu.Com - a special blend of an emotional mommy

  2. Pingback: 5 Things To Do: Ketika Sedang Di Luar Kota Rindu Anak | TehSusu.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *