al7

Judul : Apartemen Lantai 7
Penulis : V. Lestari

Harga : Rp. 50-an klo ga salah…. lupa!

Pagi hari itu, Satpam Barata sedang bersiap-siap untuk berganti Shift dengan satpam siang. Namun tiba-tiba ia mendengar suara jeritan, datangnya dari teras di Apartemen Lt. 7 Srigading. Agung, bocah usia 7 thn dan pengasuhnya Ani, jatuh melayang ke bawah. Sekilas Barata melihat ada tiga sosok yang jatuh, tapi otaknya menyuruh ia untuk cepat bertindak. Cepat ia menyambar Agung dengan tangannya, dan Agung berhasil diselamatkan, biarpun tangkapan itu tidak sempurna. Agung koma. Sementara Ani tewas. Sedangkan sosok ketiga tak pernah ditemukan. Apakah ia manusia, sosok hitam atau burung hitam yang kebetulan terbang? Tidak ada yang tahu pasti.

Seorang polisi muda, Robin yang bertugas menyelidiki kasus tersebut punya berbagai teori. Dugaannya tentu bukan orang luar karena apartemen itu dijaga ketat oleh satpam selama 24jam. Bersama Barata dan Nadia, tante Agung, mereka menyusun bukti-bukti untuk membangun skenario. Semua penghuni Apartemen Lt 7 diperiksa, dan ternyata masing-masing ada yang menyembunyikan fakta yang seharusnya diceritakan pada polisi.

Saat memeriksa kamar Ani, Robin menemukan mantel hitam bertudung. Namun tanpa sidik jari! Dari baunya ketahuan kalau mantel itu sudah lama tak dipakai. Milik siapakah mantel itu? Kalau memang kepunyaan Ani, mantel itu terlalu besar, dan tak ada sidik jari pula. Tidak ada satupun penghuni apartemen yang mengaku sebagai pemilik atau pernah memberikan mantel itu pada Ani.

Tapi kemudian terjadi lagi tragedi. Ningsih, pembantu keluarga Wijaya di lt.7 yang juga teman Ani, ditemukan gantung diri. Kebetulan Ningsih dan Ani pacaran dengan laki-laki yang sama. Dari hasil otopsi, ternyata Ningsih sedang hamil, dan dari hasil otopsi Ani ditemukan kadar alkohol yang tinggi. Apakah Ningsih yang membunuh Ani? Apakah ini karena berebut pacar? Lalu kenapa Agung harus ikut dilempar?

Tapi ketika Agung sadar dari komanya dan mampu mengatasi traumanya, ia mengatakan pelaku yang menjatuhkannya adalah setan item! Setan item itu melemparnya ketika ia masih tidur, dan Ani yang mencoba menolongnya juga ikut dilempar. Pernyataan itu jelas merusak semua skenario Robin. Ia terpaksa harus mengulang dari awal lagi.

Di apartemen lantai 7 itu hanya ada beberapa kamar. Rama dan Ava (orang tua Agung), Evita danWijaya yang tinggal bersama Leony, si nenek pemarah yang lumpuh, lalu sepasang lagi pasangan yang tidak punya anak. Satu apartemen lagi sudah lama kosong tak berpenghuni karena sebelumnya ada yang bunuh diri di situ.

Lalu siapa yang membunuh Ani? Ningsih kah? Atau ada orang lain? Siapa setan item itu?

————————–

V Lestari ini salah satu novelis cerita misteri favorit saya. Sudah lama saya tidak baca bukunya, dan kebetulan sekali minggu lalu saya ke Gramed en liat buku ini. Yang saya suka dari V Lestari adalah cara berceritanya yang sangat detail. Even kita mungkin sudah menebak kira2 pelakunya siapa, tapi rasa penasaran tentang motif dan bagaimana si pelaku melakukannya membuat kita ingin terus membaca sampai habis.

Ngaku aja nie…. saya baca ini kan tiap malam sebelum tidur (& hubby pasti bln pulang ktr dongg..). Suka ketakutan sendiri karena terbawa oleh emosi cerita. Klo sudah begitu, saya langsung berhenti membaca. Drpd ntar parno…! Hahahahah…..

2 Responses to “Apartemen Lantai 7 – V. Lestari *****”

  1. Rita says:

    Sama nih kesukaannya sama mamaku. Mama kalau baca buku-buku V.Lestari juga sampai ketakutan sendiri :) .

    [Reply]

  2. titiw says:

    V Lestari ini aku pernah baca yg tentang anak kembar itu. Mantab juga doi ya..

    [Reply]

Leave a Reply: