Cemilan Favorit

Siapapun pasti punya snack favorit waktu dia masih kecil. Termasuk saya tentu saja. Kalau mau diurut-urut, cemilan favorit saya berdasarkan posisi teratas adalah Coklat Wafer Superman. Dulu cobain pertama kali karena saya sering liburan ke rumah sepupu saya di Ampera (Jakarta). Hampir tiap hari saya pasti ke warung, beli coklat Superman seplastik. Sepupu-sepupu saya sampai hapal dengan selera saya yang itu-ituuuu mulu, hehehe..

Uwak sayapun kalau datang ke Medan pasti bawa oleh-olehnya coklat Superman itu. Padahal di Medan juga ada, tapi tetap saja yang namanya oleh-oleh (gratis pula) rasanya nikmat sekali. Sampai sekarang saya masih suka wafer Superman, lho!

Selain coklat Superman, ada satu lagi yang saya suka. Yaitu cemilan mie. Namanya Mamee. Kalau Mamee, duluan kenal waktu di Biak. Cemilan mie kering berwarna coklat seperti digoreng ini rasanya memang renyah, dan memabukkan. Soalnya pengen nambah dan nambah lagi. Dan kalau sudah kekenyangan, langsung terduduk dengan tampang cengo. Walaupun dulu juga tidak bisa sering-sering saya nikmati karena harga snek – snek apapun – di Biak sangat mahal, jadi ya tahan air liur saja kalau lagi gak ada uang jajan, hehee..

Dan tadi waktu main ke FoodHall, saya akhirnya memutuskan untuk membeli Mamee value pack – yang selama ini sudah sering saya lewati di rak-rak snack tapi tidak pernah saya ambil karena ceritanya kan mo menjaga pola makan yang sehat. Halaah…

Kemasannya menarik, eye catching. Dan saya tertarik dengan tulisan “Available in Australia & Singapore Healthy School Canteen” di bagian depan kemasan agak ke pinggir. Apakah ini artinya cemilan ini dianggap cukup sehat untuk dikonsumsi anak-anak? Biarpun termasuk cemilan sehat, tapi menurut saya tetap saja tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. *talk to myself.. :p

Mamee

Nah dan yang menempati urutan ketiga adalah permen Sugus. Kalau sudah makan permen Sugus yang kotak itu, mulut sampai penuh karena semua perman dimasukkan sekaligus. Sugus ini juga termasuk yang memabukkan karena kalau sudah makan sugus banyak-banyak dan kekenyangan, bibir dan mulut langsung terasa kebas. 😀

Tapi saya yakin bukan hanya saya yang waktu kecil dulu, kalau lagi makan snek favoritnya pasti deh sampai mabuk :D. Ayo, siapa lagi?

Related Post

Suara Tengah-Tengah “Iya, Pak. Jadi, Senin kemarin saya pesan bantal, sudah dibayar, dan katanya akan dikirim sore itu juga. Tapi saya belum dapat nomor resinya.” “Kami coba cek dulu ya, Pak. Kemarin SMS-an dengan nomor berapa, Pak?” “Oh, nomor yang ini....
Tas Pinggang Saya tiba-tiba teringat dengan tas pinggang karena kemarin pagi ketika sedang merayapi jalan Jakarta menuju kantor, saya melihat seorang pria paruh baya yang sedang jalan kaki dengan rokok di tangan kanan, topi mencantol di kepala, dan tas kecil yang...
Kapan Terakhir Kali Kamu Bersepeda Ternyata bersepeda itu indah ya. Saya tidak bicara tentang saya yang naik sepeda, tapi tentang para pesepeda yang sering saya lihat setiap pagi kalau saya ke kantor. Sekarang pemandangan orang bersepeda ke kantor bukan lagi pemandangan asing, karena ...
2016 Dalam 250 Kata Tak terasa sudah memasuki akhir Desember lagi. Lalu apa rekap yang bisa dilakukan untuk apa yang saya alami dan capai dalam tahun ini? Dan saya pun termenung. Berusaha mengingat, adakah janji khusus yang saya ucapkan di awal tahun untuk diri saya? Ya...
Weekly Photo Challenge: Colorful Hmm. Okay. Maybe I'm new in this challenge, hehe... But not too late to join Weekly Photo Challenge rite? :) So here it is, Colorful. The advantage of having a daughter is, all colors can be used. And this is what happens when the clothes were dr...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | a former Digital Marketing Manager | a Content Creator | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

80 thoughts on “Cemilan Favorit

  1. wah, kalo gue sukanya Chiki Balls (yang rasa ayam/coklat), yan-yan (ituh…biskuit yang dicocol ke coklat, mirip nyam-nyam), sama agar-agar jelly yang kecil2 tuh…slrrrrrrrrrrp.

    • Zizy

      Hai Sal.
      Coklat Ayam juga paporit, tapi memang gak masuk 3 besar yg kutulis di atas. Masih di urutan ke-4 lah.
      Stop dulu ya, soalnya si vaya pun doyan kali coklat ayam itu, dia suka ambil diam2.. 😀 Jadi musti berhenti dulu. Takut sakit gigi 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *