Coffee Morning di Shophaus Menteng

Jadi ceritanya, saya dan beberapa rekan di kantor punya satu rutinitas kecil setiap bulan. Yaitu coffee morning, dengan menyasar tempat-tempat baru yang lagi jadi pembicaraan, yang tentu saja syaratnya adalah harus dekat dari kantor.

Coffee morning. Istilah ini dulu pernah dipakai oleh chief di kantor kami untuk acara ngopi – alias ngobrol pagi sambil breakfast — bersama teamnya sebulan sekali, agar bisa berbagi ide dan masukan. Nah, coffee morning versi kami kurang lebih sama. Bertemu untuk ngobrolin hal-hal kecil mulai dari kegiatan weekend kami dengan teman dan keluarga, sampai isu apa yang lagi heboh di kantor, karena meski kami saling berkoordinasi dalam pekerjaan sehari-hari, kan masing-masing punya circle berbeda. Biasanya coffee morning kami itu di akhir bulan, habis gajian, semacam closing bulan berjalanlah. Biar fresh lagi untuk bulan berikutnya, begitu ceritanya. Janjian ketemu di lokasi sekitar jam tujuh atau delapan pagi, dan langsung pesan aja masing-masing. Yeah kalau janjian di kantor baru berangkat bareng, pasti nanti tunggu-tungguan kan? Jadi langsung ketemu di lokasi saja. Kalau kelamaan datang, ya udah salahnya sendiri kalau jam nongkrongnya jadi dikit, hahah.

Nah, coffee morning kami beberapa waktu yang lalu itu, kita ke Shophaus Menteng. Ini adalah salah satu spot kongkow terbaru, yang mengusung konsep kolaborasi tempat. Berlokasi di Jl. Teuku Cik Ditiro No.36, Menteng, Jakarta Pusat, Shophaus saat ini terdiri dari 5 restoran serta dua service shop.

Tempatnya sih tidak terlalu luas ya, tapi juga tidak terlalu sempit. Dan tempat ini selalu ramai. Yang kurang luas tentu saja areal parkir (di mana pula ya di Menteng, yang parkirnya luas), hanya ada space di depan untuk beberapa kendaraan. Saya paling benci tempat yang tempat parkir terlalu sempit, apalagi kalau harus parkir paralel. Rasanya kurang nyaman gitu kasih kunci ke petugas vallet. (Kecuali vallet di mall, nah itu sudah jelas kan lokasi valletnya)

Saat tiba di tempat ini pertama kali, langsung dong kami jalan keliling. Cek situasi, lihat ada apa saja nih di dalam. Masuk sana masuk ini. Kesan pertama saat tiba, wah ternyata tempatnya memang asyik. Interiornya itu lho, indah di mata dan juga untuk difoto-foto, pantas saja pengunjungnya sejak pagi sudah ramai.

Apa saja yang ada di dalam Shophaus Menteng?

Gelato Secrets

Ini adalah Gelato shop asal Bali yang memang katanya terkenal dengan variasi dan kelezatan rasanya. Antriannya lumayan, jadi ya harus sabar tunggu giliran. Interior di dalamnya bagus, dengan nuansa dominan coklat dan pink. Mungkin tujuannya untuk memberi kesan hangat dan romantis ya.

Pigeonhole Coffee

Sebagai pecinta kopi, yang menurut saya wajib dicoba bila ke coffee shop adalah black coffeenya. Saya bisa merasa cocok dengan tempat itu kalau sudah merasakan black coffeenya. Karena kopi itu harus dirasakan dulu basenya (sebelum dicampur dengan susu dll), pas atau gak. Kadang terlalu asem, sementara saya lebih suka dengan kopi yang rasanya dark. Kalau black coffeenya saja sudah enak, maka jenis minuman kopi lainnya seyogyanya juga selaras. Dan black di Pigeonhole ini, pas buat saya.

Satu yang saya catat dari Pigeonhole ini adalah, DK-nya itu enak banget! Donat Kampung meses dengan tekstur yang halus dan lembut. Harganya dua puluh ribu perpotong kalau gak salah, tidak tergolong murah tentu saja, tapi sesuailah dengan rasa. Lokasi Pigeonhole yang menyambung dengan Gelato memberi pilihan bagi pengunjung, ingin duduk di mana. Kayak kami, akhirnya duduk di Gelato Secret.

Mockingbird Casual Dining

Kalau ini adalah fine dining restaurant yang berada di lantai 2. Tidak se-casual restoran di bawahnya, restoran dengan dua lokasi table – di dalam dan di balkon – ini juga punya interior berkelas tapi juga indah.

Selain ketiga tempat di atas yang saya masuki bersama teman-teman, ada 2 restoran lagi yaitu Berrywell yang menjual smoothie, dan Nameleka Pastry dengan pastrynya yang mengundang selera untuk dibeli. Untuk kedua tempat ini, tidak ada specific area di dalamnya, tapi pengunjung bisa duduk di areal tabel di sisi dalam Shophaus.

Mendadak ingin pangkas rambut karena pas lagi kongkow kok ada yang kece ya, tapi gak pede dengan model rambut? Ada The Roots Barbershop di tempat ini.

Jadi memang tempat ini keren banget. Mau coffee morning, coffee afternoon, sampai bikin event community di sini cocok banget.

Nah, kalau ada yang mau mengundang kami coffee morning di tempatnya, boleh lho. 🙂

-ZD-

Related Post

Memulai Kebiasaan Baik Sejak Dini Sebagai ibu bekerja, mendapatkan laporan kegiatan anak seharian dari pagi sampai sore dari sang pengasuh adalah suatu keharusan. Setiap beberapa jam sekali ibu biasanya akan menelepon menanyakan bagaimana kabar anaknya, seperti sedang apa dia sekaran...
Rekomendasi Wisata Alam Paling Menarik di Kota Sur... Surabaya sedikit berbeda dengan kota lain seperti Malang atau Yogyakarta yang potensi wisata alamnya sangat kaya. Meski demikian, Surabaya yang dipenuhi dengan mal, kafe, dan restoran ini masih memiliki cukup banyak wisata alam yang bisa didatangi ke...
Multilingual Sejak Dini, Yes or No? Beberapa hari lalu, saya menghadiri sebuah talk show yang sangat menarik dan membuka mata. Talkshow bertajuk “Multilingual Sejak Dini, Why Not?” yang menghadirkan Roslina Verauli, psikolog anak dan keluarga, kemudian Meta Fadjria, Director of Studies...
Satu Hari Kerja Bareng Raisa Pada suatu hari di bulan Juni lalu, saya bertemu dengan Raisa, si penyanyi bersuara merdu dengan wajah cantik yang kalau kata fansnya kemarin, “Cantiknya ngajak berantem”! Bukan kebetulan bertemu dengan si biduan ini. Kehadirannya di hari itu ...
Belanja Tanpa Plastik Dua malam yang lalu, saya pergi belanja dengan anak saya. Kita pergi ke supermarket terdekat dari rumah untuk belanja bahan makanan buat Vay. Sebenarnya ingin jugalah sesekali turun ke pasar tradisional, tapi kan tidak bisa sering-sering ya, maklum w...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | Digital Marketer Practitioner | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

5 thoughts on “Coffee Morning di Shophaus Menteng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.