“Cukup sebentar saja kecewanya..”

Baru saja memasuki minggu pertama di awal tahun, saya sudah dikecewakan. Kecewa sama kebijakan perusahaan, kecewa sama management. Tapi rasa kecewa itu hanya bertahan sehari saja. Saya pikir, kalau mau kecewa tidak perlu berlama-lama. Hanya akan membawa aura negatif saja.

Rumusnya kan gampang toh? Kalau tidak puas dengan apa yang dikasih perusahaan, ya carilah yang lebih baik untuk dirimu. Tapi kalau masih butuh, ya janganlah mengeluh. Tetaplah bekerja dengan ikhlas dan ridho sesuai tugas. Sesuatu yang sudah jarang saya lihat belakangan ini, karena masih banyak rekan yang mengusung motto : KSO (kerja sesuai ongkos).

Tapi syukurlah saya bukan orang yang perhitungan banged sama perusahaan. Buat saya bekerja selain untuk cari nafkah juga jadi tempat belajar. Jadi bagaimana kita bisa belajar dengan baik kalau terus-terusan kecewa dan mengeluh? Ya, tahun 2009 baru saja dimulai. Saya harus tetap semangat. Pasti akan ada jalan keluar untuk kita yang mau berusaha. 🙂

Related Post

Kegiatan Dua Hari Kami Apa yang kita lakukan dalam dua hari terakhir di long weekend ini? Karena ibu saya sedang ada di sini, maka pergi makan keluar adalah satu hal yang kami lakukan bareng-bareng. Tadinya ayah saya juga datang, tapi tidak lama-lama, hanya dua hari saja d...
Blitz Megaplex @Grand Indonesia + NasGor Kambing Kemarin malam sekitar jam 7-an, saya dan hubby pergi nonton ke Blitzmegaplex, yang ada di Grand Indonesia. Sebagai pehobi berat nonton di bioskop, rasanya tidak pas kalau belum mencoba semua Cineplex bagus yang ada di Jakarta. So, kini saatnya mencob...
Photo Hunt – Mentari Model Secangkir teh susu : postingan ini disponsori oleh Indosat Mentari, designed for Smartphone but please read it anyway.  ---- Sebelum basi, saya mau posting hasil foto saat photo hunt tema model tanggal 20 April lalu. Acara photo hunt kedua...
#SPOT Bicara soal semangat fotografi, saya adalah orang yang sangat bersyukur bisa mengikuti dan menikmati fotografi. Dari jaman kamera pakai film yang harus diputar ‘krek-krek’ di tahun 80-90an, kemudian ketika kamera digital mulai jadi tren, saya jug...
Wiken ke Gelanggang Samudera Siang tadi jalan-jalan ke Ancol, ke Gelanggang Samudera. Berempat, dengan Vaya, mertua saya, dan baby sitter si Vaya. Suami tidak ikut karena sedang keluar kota. Rencana jalan-jalan ke Ancol ini adalah usulan para ibu-ibu blogger untuk kopdaran. L...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

63 thoughts on ““Cukup sebentar saja kecewanya..”

  1. yendoel

    aku juga berpikiran idem sih. di mana2 gak ada perusahaan yang akan membuat kita puas 100% dari semua aspek. tempatku, GM okeh banget deh, baik banget deh, rajin naikin gajiku. hehehehe.. saking enggannya, maren sampai aku tolak. tapi si pak bos insist, dia bilang, kalo gak dinaikin, ke depannya mungkin aku susah naik lagi. soalnya mau ada boss kedua, jadi si GM bagi tugas gitu… giliran GMku baik, eh atasan langsung reseh, dan anak buah (yg masih ingusan) kurang ajar. ngurut dada .. !
    tapi aku juga gak pernah perhitungan sama perush, pantang korup apa yg bukan jadi hak, yang penting kerjakan yg jadi tanggung jawab dan lakukan yg terbaik (apalagi punya pas boss yang begitu baik)

  2. Dimana-mana sama aja ternyata. Kesimpulannya jgn terlalu banyak berharap dari kantor. Buka mata dan telinga untuk kreatif mencari alternatif mandiri 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *