Gado-Gado BOPLO

 

Sering dengar namanya tapi blm pernah nyobain. Gado-Gado Boplo, yang di Wahid Hasyim – Sabang. Katanya gado-gadonya enak, trus kacangnya bukan kacang biasa tapi dari kacang mede.

Kemarin siang kita satu divisi channel ditraktir sama bos, ada 30 orang gitulah. Naik taxi dari SarJa langsung ke tkp. Tadinya saya dipaksa naik mobilnya P’Sondi, tapi saya menolak, lebih enak jalan kaki ke depan nyari taxi. Semua pada heboh, katanya kasianlah ibu hamil. Hayaahhh… cuma jalan dikit aja kok.

Tempat buat kita sudah di reserve di lt.2. Agak ngos-2an juga siy karena harus naik tangga :D. Gak ada lift soalnya.

Saya gak nyoba gado-gado nya. Ini emang kelakuan, entah kenapa selalu gitu, padahal tujuan utama ke tempat itu untuk nyobain sajian handalannya, eh gitu duduk malah mesan yang laen. Always.

 

 

 

Hampir semua mesan gado-gado. Dan saya pesannya Sop Buntut. Setelah sop buntut datang dan dicoba, rasanya bolehlah, even gak terlalu fantastis. Dagingnya empuuukkk banged, gak perlu berantem

dulu kalau dimakan. Mie goreng dan gado-gadonya juga enak, segar.

image_232.jpg

Sop Buntut

image_231.jpg

 

Minuman yang paling banyak diminati adalah Es Cincau Hijau dan Es Cincau Hitam, tapi saya gak mesan itu lagi. Kan kemarin udah waktu di teSate.

Kalo harga, untuk ukuran resto sedanglah. Gado-gadonya 17rb, aneka Sop > 25rb, dan kalo mie-mie an di bawah 20rb.

Kalo untuk pelayanan, menurut saya yaaa…. karena kemarin kami banyak banged, pelayan jadi kerepotan sendiri. Mungkin mereka belum terbiasa melayani tamu rame-rame gitu. Kemarin itu yang mencatat pesanan ada 3 orang, tapi waktu pesanan diantar ke meja (beramai-ramai termasuk dng si pencatat), mereka gak ingat lagi tadi nyatet di meja yang mana, ujung kanan, kiri, ato tengah??

Trus nasi putih pesanan saya juga tak kunjung datang, sampai-sampai setiap pelayan yang lewat saya ingetin, tapi tetep juga gak datang. Kalaupun datang, untuk teman lain yang pesan belakangan. Setelah lewat 20 menit, baru akhirnya datang juga nasi putih sepiring kecil.

Berhubung udah laper berat, gak sampe 10 menit makanan saya sudah habis. 😀

“Wah, kok cepat banged udah habis?” tanya yang lain.

“Iya, gw makannya langsung telen aja. Gak perlu dirasain lagi, habis sop nya juga udah dingin.” **membela diri… ekekekek…

 

——–

sori fotonya kurang bagus, soalnya ga bawa digicam, jd cuma andelin kamera hp.

 

Related Post

The Spaghetti House @Pacific Place Setiap hari Jumat, saya dan teman hampir selalu makan di luar pas jam istirahat. Bukan suatu kewajiban sih, hanya saja kami sudah terbiasa saja. Bisa dibilang hari Jumat itu sudah setengah libur, karena sudah mau wiken kan? Jadi kerjaan pun dikebut s...
3 Tempat Makan di Solo Yang Terjangkau Yang paling saya suka ketika harus tugas ke satu daerah adalah ketika kita masih punya waktu cukup untuk menjajal kulinernya. Meskipun ya tentu saja tak semua harus dijajal, disesuaikan dengan kondisi. Demikian halnya saat beberapa waktu lalu perg...
Ayam Goreng Jl Surabaya Sebagai salah satu penggemar berat ayam goreng, saya pasti selalu mencari-cari tempat makan yang menyajikan ayam goreng. Nah, salah satu yang jadi tempat favorit saya adalah Ayam Goreng Pemuda, di Jl. Surabaya No. 4, di depan deretan pasar barang ant...
Restoran GARDENIA Nama tempatnya Gardenia. Saya tidak begitu ingat nama jalannya apa, tapi kalau kita dari Jl. Dr. Mansyur, kira-kira 200mtr sebelum simpang jl.setia budi, di kiri itu ada deretan tempat makan, mulai dari Waroeng Steak, Warung Ijo, dan Mie Ayam Kak...
Soup of The Day-nya Arella Jakarta Bulan puasa itu bulan yang paling sibuk, itu menurut saya. Pertama, di bulan ini waktu kerja memang jadi lebih pendek karena jam kerja kami juga berubah. Karena waktu istirahat hanya diberikan setengah jam saja, maka jam pulang pun jadi maju setengah...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

32 thoughts on “Gado-Gado BOPLO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *