Happy Ramadhan di Medan

Vay bukan anak yang bisa enjoy saat terbang. Dia selalu cemas dengan guncangan, dan selalu memilih untuk tidur. Maka, ketika kemarin siang pesawat kami akhirnya menjejak bumi dan melaju perlahan mendekati gedung, perlahan-lahan roman wajahnya kembali normal. Alhamdulillah, kami sudah di Medan.

Kegembiraan terbesar buat Vay adalah bisa berkumpul dengan keluarga besar. Dia senang dengan keramaian, karena keramaian berarti ada banyak tawa, banyak permainan, serta banyak cerita. Dan kalau mudik ke Medan, itu berarti semua cucu akan menginap di rumah Opung, dan akan bersama terus sepanjang waktu.

Anyway, sejak hari Minggu lalu, Vay sudah puasa full terus, tidak selang seling lagi, cuma kemarin saja ketika kami berangkat ke Medan, dia terpaksa buka setengah hari karena telinganya sakit ketika akan turun pesawat.

Jadi, kemana kami hari ini? Pagi tadi, ketika semua anak sudah bangun, saya membawa mereka pergi ke swalayan favorit yang jaraknya tak terlalu jauh dari rumah. Buat kami orang Medan, swalayan lokal adalah pilihan favorit ketimbang swalayan di mall. Tak perlu repot cari parkir dan naik turun eskalator, keluar dari mobil sudah langsung masuk ke toko, yang isinya pun tak kalah lengkap. Mungkin sebentar lagi mami saya akan mulai belajar mengenal belanja bulanan online, karena katanya sudah mulai capek kalau menyetir sendiri.

Eniwei, untuk merekam perjalanan siang tadi, saya buatkan nih video kehebohan Vay saat belanja. Kami berbelanja jajanan, untuk stock anak-anak saat liburan lebaran. Jangan lupa ditonton, ya!

Salam dari kami di Medan. ^^)

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

Related Post

Wajah Puasa Vay Tahun ini Vay sudah mulai diajarkan puasa beneran. Ya kalau tahun lalu dia sudah ikut puasa, tapi sahurnya itu jam delapan pagi, buka jam dua belas. Sekarang sudah bangun sahur, lalu seminggu ini dicoba berpuasa sampai jam sepuluh. Rencananya masuk m...
Safety Adalah Yang Utama Dulu sekali, Vay pernah tanya. “Mami, Vaya umur berapa boleh nyetir mobil?” Yang kemudian saya jawab, “Kalau usianya sudah tujuh belas tahun, ya.” “Ha? Seventeen?” dia sedikit membelalak. “Tapi kenapa Mami sudah nyetir sejak umur f...
Oleh-oleh Mudik 2 : Berlibur ke Danau Toba "Kasangnya, nak..." seorang ibu tua dengan wajah penuh keriput menghampiri saya. Di atas kepalanya ada baskom berisi kacang rebus. Saya tersenyum dan menggelengkan kepala. Sebenarnya pengen juga makan kacang rebus, tapi gigi sedang sakit, plus pe...
Day 4 in Perth : City of Perth =>Wiken Perth, 24 Feb 2007 01.45pm Hari Sabtu di Perth. Semua orang berlibur, menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Sebagian besar toko tutup, kecuali Myer. Dan sepanjang Hay St ramai, lebih ramai dari kemarin. Biasanya kalo wiken begini, mer...
Virgin Beach di Pulau Pari Jadi ceritanya hari Jumat kemarin, saya bersama agency dan team rumah produksi berangkat ke Pulau Pari, yang berada di gugusan Pulau Seribu. Menaiki kapal kecil berkapasitas empat belas orang, butuh waktu sekitar empat puluh lima menit untuk tiba di ...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

14 thoughts on “Happy Ramadhan di Medan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *