I’m a Mommy but still look good in Jeans

Bulan ini, tepat 3 (tiga) tahun berdirinya tehsusu di ranah blogsphere. Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat ya, dan setelah saya lihat-lihat lagi, ternyata saya bukanlah seorang blogger yang aktif, karena postingan saya sedikit sekali. 🙂

Banyak hal yang saya dapat selama tiga tahun ngeblog di sini. Dulu waktu awal-awal ngeblog, blog ini sepi komen, yang komen paling ya teman-teman dekat saya saja. Cuma dua tiga orang kali ya. Tapi saya tetap fun dalam menulis, tak peduli mau dikomen atau tidak, karena apapun itu yang terpenting adalah sebuah konsistensi.

Hasil dari sebuah konsistensi akhirnya membawa blog ini mendapatkan PR 6 di bulan ke-sebelas. Hore! Padahal waktu itu pemberi komen tetap tidak banyak, blogwalking juga hanya ke itu-itu saja tapi PR bisa 6. Ah, tapi kan sebenarnya karena waktu itu belum banyak saingan aja, secara jumlah blogger saja masih sekitar 300rb-an, dibanding sekarang yang mungkin sudah empat kali lipatnya. Hehehee…

Dari PR 6 itu saya jadi terpancing juga ingin ikutan mengeruk dollar dari blog ini. Setelah berjalan sebentar, PR blog ini kena gebuk jadi 4, lalu kena gebuk lagi jadi 3. Hahahahaha. Menggunakan blog pribadi untuk mencari dollar ternyata membuat blog saya jadi kelihatan berantakan dan beberapa teman protes dengan adanya postingan berbayar itu.  Bertobatlah saya, akhirnya saya buat blog khusus yang dipakai untuk cari dollar dan meneruskan fungsi blog ini sebagai personal blog. Setelah muncul di Metrotv tahun lalu, banyak yang penasaran (dan juga gak terima) dan mencari-cari contoh postingan berbayar di blog ini. Sorry guys, sebagian besar sudah saya remove, sebagai bentuk pembersihan. 🙂

Saya juga dapat banyak teman di sini. Mereka yang masih mau menyempatkan diri membaca postingan saya dan kemudian memberi komen. Apalagi kalau diberi komentar yang interaktif, rasanya senang sekali. Tapi buat yang kasih komen singkat atau ala kadarnya juga gpp, saya tetap terima dengan senang hati. Thank you, guys.

Untuk merayakan ulang tahun tehsusu yang ketiga, saya kembali berganti theme, judul dan tagline. Untuk theme, masih dengan tukang buat theme yang sama, Bundanya Abin, yang punya banyak stok kesabaran menghadapi saya yang terusss saja minta revisi. Plugin inilah, itulah, musti justifylah, banner kurang besarlah, bolak balik ganti font pula. Hihihi… Tq banged Yan…

Awalnya sih cuma ingin rombak sidebar saja, eh akhirnya malah rombak semua alias bikin baru. Saya pikir, ah sekalian sajalah, karena Vaya juga sudah besar, jadi foto dan headernya sudah tidak sesuai lagi.

Untuk judul, akhirnya saya kembali lagi ke judul blog di jaman dahulu kala : “Secangkir Teh Susu”. Judul itu pernah membawa ruh tersendiri pada saya saat menulis, dan saya butuh ruh itu kembali lagi agar saya bisa tetap menulis.

Lalu, tagline? Kok tagline ganti-ganti sih? Ya iyalah, perusahaan besar saja berganti tagline tiap beberapa tahun, kenapa blog tidak? Saya butuh tagline baru sebagai pelengkap ruh menulis. Ini adalah tagline kedua saya. Pertama dulu tidak pakai tagline, lalu tahun lalu mulai pakai tagline “Karena Teh Saja Tidak Cukup.” Tapi kok kayaknya tagline itu masih kurang bounding ya dengan saya? I need more, karena meskipun teh itu sudah pakai gula dan susu plus sepotong croissant, masih belum cukup juga. Ada yang terasa kurang di situ. Kurang personal. So, saya akhirnya membuat tag line baru, simpel saja, gak aneh-aneh dan gak berlebihan menurut saya. Cukup menggambarkan tentang isi blog dan si empunya blog. “I’m a Mommy but still look good in Jeans.”

So, ini dia tampilan theme baru saya.

Ya ya ya, enough lah. Cukup pamer themenya. Mari kita melanjutkan konsistensi kita. Membuat blog itu mudah, tapi maintain-nya itu yang tidak gampang.

Ayo dong, kasih selamat buat tehsusu… 🙂

Related Post

Mercon Beberapa hari ini kalau pulang dari kantor saya selalu lewat Jatinegara. Sepanjang sisi kiri jalan, bertebaran aneka lapak penjual. Ada yang jualan helm, CD-CD, tapi yang tergres di bulan puasa apalagi kalau bukan penjual mercon dan kembang api. S...
Tas Pinggang Saya tiba-tiba teringat dengan tas pinggang karena kemarin pagi ketika sedang merayapi jalan Jakarta menuju kantor, saya melihat seorang pria paruh baya yang sedang jalan kaki dengan rokok di tangan kanan, topi mencantol di kepala, dan tas kecil yang...
Toleransi Sejak sadar bahwa acara sekolah sering jatuh di hari Sabtu, maka les electone Vay pun dipindah ke hari Minggu. Maksudnya sih biar gak sering-sering bolos, seperti waktu choir competition bulan lalu jadi bolos lesnya. Sayang dong, sudah bayar terus bo...
Nama Laki-laki or Nama Perempuan, ya? “Halo, selamat siang. Bisa bicara dengan Bapak Astrid?” “Hhmm??!! Mo bicara dengan siapa?” Terasa perlahan-lahan tanduk di kepala mulai keluar. Siang-siang lagi mumet kerjaan begini, gampang emosi bo’. “Siang, Bu. Maaf ini dengan Ibu As...
Lengan Kencang Waktu di toilet tadi, saya ketemu ibu Mart, seorang pengurus aerobic di kantor kami. Orang batak. Umurnya 47thn. Fyi, biarpun judulnya ibu-ibu, ibu Mart ini jauh lebih enerjik dari mereka yang masih muda (termasuk saya). Mungkin itu sebabnya dia yang...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | a former Digital Marketing Manager | a Content Creator | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

88 thoughts on “I’m a Mommy but still look good in Jeans

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *