Day 4 in Perth : City of Perth =>Wiken

Perth, 24 Feb 2007

  • 01.45pm

Hari Sabtu di Perth. Semua orang berlibur, menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Sebagian besar toko tutup, kecuali Myer. Dan sepanjang Hay St ramai, lebih ramai dari kemarin. Biasanya kalo wiken begini, mereka suka ke pantai (Fremantle) atau kalau abege ya mejeng di mall.dsc03657.JPG

Saya jalan-jalan melihat barangkali ada lagi yang bisa dibeli, walau sepertinya tidak ada, karena ya itu-itu juga. Jam 10 tadi sudah makan, lagi-lagi di KFC. Gondutlah, gondut! Jangan harap ada lontong sayur untuk sarapan disini, hihihi..

Pengamen-pengamen semakin banyak. Ada rocker gaek, ada kelompok pelajar yang bermain alat musik dan bernyanyi, dan ada juga ibu-ibu bergaya serba silver berpantomin bagaikan angel. Ini yang paling menarik perhatian, karena turis-turis mengerubungi untuk berfoto.

Di sisi lain, ada kelompok barongsai, bersiap-siap untuk atraksi. Di sebelahnya gembel-gembel juga keluar, tapi herannya mereka tidak menadahkan tangan meminta-minta, dan gembelnya makan McD (huh!! McD di Indo dibangga2in, ternyata di Oz jd makanan paling murah).

Bosan. Balik ke hotel. Waktu sedang nunggu di lobby, ada sekelompok orang asal Indonesia (Jkt) yang sedang mencari tempat tinggal. Kayaknya mau sekolah. Nah trus ada Korea datang, si Korea ini gak bisa bahasa Inggris, sampai si orang India bingung nerangkannya. Saya setengah mati menahan tawa, melihat si Korea bengong, terdiam mikir mo bilang apa. Jadi ceritanya mereka mau taking apartment si Korea & temannya, jadi tadi mereka lagi nego harga. Cuma karena si Korea bingung, jadi agak susah gitu. “Monday, 4pm. Okay? Monday, Tuesday…” mbak-mbak India itu sampe ngajarin gitu.

Kekekekek…

Menghabiskan waktu sebelum jam 3, saat sedang terik-teriknya kami akhirnya jalan lagi, melewati Stirling Gardens. Yang dekat St. Georges. Wah, taman full. Banyak yang pacaran, piknik, tidur-tiduran sambil baca buku atau dengar musik. Bahkan ada yang bergumul loh, kekeke……

Lalu kita turun ke bawah, ke tempat Ferri-ferri kemarin. dsc03663.JPGPanas semakin terik, dan bule-bule lewat hanya bertanktop namun mereka kelihatannya nyaman saja, tidak merasa kepanasan gitu. Padahal saya sengaja pakai jaket, karena gak mau terbakar (tapi tetep… muka terbakar juga 🙁 ). Tidak lama kami disitu, hanya ingin menikmati siang hari di pinggir sungai.

Dari situ, kita naik Blue CAT, kembali ke Hay St, balik ke hotel dan bersiap-siap untuk ke airport, back to Jakarta.

  • 05.00pm

Sampai di bandara, saya berinisiatif mengambil troli untuk mengangkut koper-koper kami. Dan dasar norak, saya gak memperhatikan kalau harus bayar $2 dulu baru troli bisa ditarik keluar. Hhihihihi.. 😀 *Kayaknya di Perth ini, yang berhubungan dengan kepentingan pribadi (kek chilli sauce & trolley) harus bayar, tapi kalau kepentingan umum kayak bis gitu gratis. Ck ck ck…

Beli-beli lagi di Duty Free, menghabiskan sisa dolar (banyak kali gayamu zie… zie….), lalu makan dulu di Red Roaster (makan ayam lage……..).

Sebelum naik ke Lt.3, kami berencana menukarkan pajak pembelian ke bagian refund. Di Perth memang ada peraturan, bahwa turis boleh melakukan refund atas belanjaan mereka di bandara untuk pembelian minimal $300 (dalam 1 struk). Namun ternyata kami harus memperlihatkan barang-barang yang kami beli pada petugas. Too bad, semua belanjaan kami kan tidak ada yang kami tenteng. Semua di-pack masuk bagasi.

Petugas wanita itu memang menyarankan kami untuk kembali ke bawah dan meminta petugas di bawah membawa koper kami ke atas, agar dia bisa melihat buktinya. Tapi kok repot banged yah? Dia meminta maaf karena tidak bisa membantu kami, namun begitulah peraturannya. Begitu katanya. Ya sudah, tidak jadi saja.

*intermezo… aq ngeliat Kiki Fatmala sama cowok bule baru (juga naik Garuda, mo ke Jkt juga), kayaknya sih bukan mantan suaminya itu (bah! goseepp….)*

*Indonesiaku tercinta, aku kembali………………..To Gate

Miss u……….*

Related Post

Karena Taman Simalem Terlalu Indah untuk Tak Disin... Melanjutkan postingan sebelumnya, setelah dari Berastagi, kami pun lanjut menuju Taman Simalem Resort. Taman Simalem Resort ada di bukit Merek, Tanah Karo Sumatera Utara, bila ditempuh dari kota Medan makan waktu kurang lebih tiga setengah jam de...
Wiken ke Bandung Akhirnya jadi juga saya dan hubby wiken ke Bandung. Ini sebenarnya termasuk rencana dadakan, sebab kami berdua kalau mau bepergian biasanya selalu berencana sejak jauh-jauh hari. Tapi kali ini kami baru berencana seminggu sebelumnya, dan ketika senin...
Day 5 : aKhiRnya tiba di MeDan Medan, 25 Feb 2007 16.40wib I missed my bed I missed my music I missed my notebook I missed my Black G (bcoz I saw so many Getz in Perth) I missed my AC I missed my office desk I missed everything in Me...
Nona Vay Pengen Jadi Designer Sudah hampir enam bulan ini Vay ikut kursus fashion. Mungkin pada tanya, kenapa Vay jadi les fashion ya? Jadi, kalau mau dirunut-runut, sejak Vay mulai bisa menulis, dia memang kelihatan sekali kalau suka menggambar. Yang dia bawa kemana-mana selalu ...
3 Tempat Makan di Solo Yang Terjangkau Yang paling saya suka ketika harus tugas ke satu daerah adalah ketika kita masih punya waktu cukup untuk menjajal kulinernya. Meskipun ya tentu saja tak semua harus dijajal, disesuaikan dengan kondisi. Demikian halnya saat beberapa waktu lalu perg...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

4 thoughts on “Day 4 in Perth : City of Perth =>Wiken

  1. uam

    is it short holiday or long one??

    harusnya singkat karena cuma empat hari, dan itu luar negeri kan..?
    tapi mungkin panjang untuk kak si, secara gitu kak si paling gag bisa klo gag kerja, hehehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *