Me, Deniya & Ari @ Cup&Chino Plz Semanggi

Sebulan sudah saya menetap di Jkt, dan hari ini untuk pertama kalinya saya menyetir sendiri keluar dari rumah. **rasanya otot-otot di kaki ku sempat mengendor semenjak absen nyetir hihihi..** Tujuannya adalah ke Plz. Semanggi. Janji ketemuan sama Deniya. Ini pertemuan kedua kami, setelah sebelumnya kami bertemu di KL.

Kami duduk di Cup&Chino, yang terletak di dekat pintu lobby barat, di GF. Dengan posisi duduk yang pas sehingga bisa melihat orang yang lalu lalang. Seorang waitress datang membagikan menu pada kami. Eemm… pesan apa yach..? Terakhir kali saya kemari, saya pesan Calamari dan sedikit kecewa karena rasanya tidak enak. *Lalu kenapa pilih duduk disitu kalo dah tahu gak enak??

Soalnya suasana kafenya enak, cozy banged. Dan siapa tahu menu yang lain rasanya lebih nendang dibanding calamary nya. 🙂Tiramisu Royal

So, karena saya sedikit kenyang, saya pilih pesan cakes saja. Tiramisu Royal, dan minumannya Espresso. Nah, untuk kali ini saya beruntung, karena keduanya rasanya lumayan. Tampilannya juga canggih, he hee ..

Espresso

Tapi untuk Chicken Wing nya Deniya, rasanya ‘kurang bumbu’, sama dengan calamary kemarin. Yup, ambil positifnya sajalah, mungkin untuk makanan utama mereka punya bumbu sendiri yang gak cocok di lidah kami berdua.

Waktu kami berdua sedang cerita ngalor-ngidul, pintu Lobby Barat terbuka, dan masuklah seraut wajah yang sudah tidak asing lagi. Kurus tinggi, item manis, kepala plontos dengan kacamata.

“Eeeh…!! Kau kok bisa disini?” Saya langsung lupa kalau lagi di kafe, maen tereak-tereak aja. **keluar bataknya, hahahaa**

“Eeeehhhh…. MAAKK..! Apa kabar? YA AMPUUUNN… aku ga tandalah tadi.” Ari balas berteriak. “Rambut lu kan dulu gak kayak gini, sih?!” Yuukk… mulai dah rumpinya. :))

Ari pun bergabung dengan kami, dan obrolan kami semakin seru karena banyak yang saya dapat dari cerita-cerita si Ari. Dan memang dunia ini begitu kecil, karena ternyata gak disangka gak diduga kami semua saling nge-link. **Hhahahhaa…. sudah aku dapat lah rahasia-rahasia itu….**

Sampai akhirnya kami berpisah karena saya dan Deniya masih ingin cuci mata lihat-lihat baju, sementara Ari masih duduk di Cup&Cino menunggu model-nya. Ini foto kami waktu di Cup&Chino.

dsc04589.JPG

 

dsc04590.JPG

Related Post

Putar Saja “Sweet Emotion” buat Debt C... Pernah gak ditelepon sama debt collector yang marah-marah? Nah, saya sering. Mending kalo saya yang berhutang. Ini, salah satu kerabat keluarga yang melarikan diri dari kewajiban membayar hutangnya ke bank, dan karena saya tertulis di kolom “saudar...
Makan Siang Mahal..part 2 Siang kemarin, ada email masuk. Dari Gin. "Gals.. Ada yg mo welcome party neh (telat banget ga sehh, hhuuuuuhhh) ---->yg dr Tegal (pokonya makannya hrs yg enak dan mahal) Siang ini yah, ada ide ga dmn? Klo Chatter Box ?" Lalu gak lama telepon d...
Pasar Malam Kalau saya tidak salah ingat, pasar malam di pemukiman kami ini munculnya sekitar setahun yang lalu, menjelang libur anak sekolah di tengah tahun. Jadi ada dua kelompok yang berbeda yang bergiliran mangkal di taman depan. Yak, masih ingat dengan post...
Dasar Tikus Busuk…! Beberapa hari lalu, saya nonton Good Morning-nya Transtv, yang meliput kompetisi para petani untuk membasmi hama tikus. Karena lokasinya di Siantar, saya jadi penasaran dan terus menonton. Ternyata seru juga, sawah penuh dengan para pemburu tikus, ti...
Menghargai Kesenangan Hidup yang Sederhana Haiii... Selamat Tahun Baru semuanya. Memasuki tahun 2017 ini, ada beberapa hal yang jadi catatan dalam diri saya ketika saya mencoba memikirkan resolusi. Sebenarnya saya tak biasa menetapkan resolusi apa yang harus dicapai, namun awal tahun adala...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | a former Digital Marketing Manager | a Content Creator | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

2 thoughts on “Me, Deniya & Ari @ Cup&Chino Plz Semanggi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *