Minions Datang ke Jakarta

Setiap kali ada acara mengumpulkan stamp belanja untuk mendapatkan tiket nonton atau meet & greet dengan salah satu tokoh idola anak-anak, saya termasuk yang deg-degan. Deg-degan karena takut gak kebagian tiket. Soalnya biasanya terbatas kalau sudah judulnya berdasarkan stamp. Nukernya musti tepat waktu biar kebagian.

Nah, sejak setahun terakhir ini, Jakarta semakin rutin dikunjungi karakter-karakter film favorit anak-anak. Mulai dari Barney & Friends, lalu ada High Five (tapi yang ini kita tidak nonton karena waktunya bentrok dengan acara sekolah Vay), Barbie (ini juga tidak nonton karena Vay gak terlalu tergila-gila sama Barbie ini), dan yang sekarang sedang hits adalah si minion Despicable Me. Huhuy…

Masih ingat dong, kalau Vay itu takut badut? Ya. Tiap lihat badut, dia gemetaran. Nah, pertama kalinya dia berani dekat dengan badut-badutan adalah ketika Juli lalu kita nonton Barney & Friends di KoKas juga. Waktu itu saya katakan padanya, Barney belum tentu sering-sering datang ke Jakarta, dan kalaupun nanti datang, pasti Vay sudah besar dan sudah gak doyan Barney lagi. Jadi sekaranglah saatnya dia mencoba berdamai dengan ketakutannya.

Ihhh dan dia berani lho. Memang sih, alasannya dia mau foto karena katanya badut Barney itu kan bukan badut, itu robot. Tapi tetap saja itu luar biasa buat saya, apalagi dia gak mau foto sama saya, maunya sendiri saja, membuktikan kalau dia berani. Ini dia fotonya, waktu itu saya memang belum posting cerita tentang ini. Dia senang sekali karena akhirnya bisa ketemu langsung dan foto dengan Barney.

barney

Nah, begitu pula saat kemarin kita nonton Minions di KoKas. Sejak kemarin-kemarin dia sudah bilang, nanti dia mau maju untuk jadi volunteer. Ceritanya sih dari minggu lalu kita sudah lihat dari lantai atas shownya Minions, jadi sudah tahu nanti acaranya ngapain aja. Cuma tiket yang kita punya jadwalnya ya Kamis kemarin. Janjian bareng dengan teman saya yang bawa Raisa, anaknya.

Lucu lihat anak-anak loncat-loncat ikutan dance bersama para kru sebelum minionnya keluar. Diajak bernyanyi bareng, dan Vay – yang memang sengaja berdiri di depan – sering kebagian mic dari MC-nya. Tapi waktu MC mencari anak-anak kecil untuk nyanyi bareng di depan, Vay yang sudah angkat tangan tidak ditunjuk, MC lebih memilih anak-anak yang lebih kecil. Pastinya karena anak-anak yang lebih kecil itu menyanyinya sepatah-sepatah, jadi akan lebih lucu. Tapi Vay tidak kecewa, begitu juga ketika tak terpilih jadi volunteer untuk main games. Haha, itu karena dia salah posisi sih. Jadi kakak-kakak kru itu main tarik aja siapa yang ada di dekatnya, jadi kalau mau dipilih jadi volunteer, sebaiknya sih ambil posisi di samping dekat tangga, jangan di tengah.

dance1

dance2

dance3

Eniwei, saat menunggu acara mulai, saya heran kenapa Vay duduk sendiri di depan dan cemberut. Sementara Raisa, dan dua temannya duduk agak ke belakang. Tadi saya tanya, kenapa kemarin cemberut dan bete. Lalu dia bilang, Anabel, temannya Raisa itu marah-marah terus ke dia, padahal dia gak ngapa-ngapain. Tapi iya sih, waktu mereka mengantri untuk foto, saya lihat temannya Raisa itu juga membentak Vay karena mengantri di belakangnya, mungkin dia takut adiknya ketinggalan kalau Vay yang ada di belakangnya.

Saya bilang ke Vay, berteman itu cocok-cocokan. Mungkin Anabel itu merasa cocoknya dengan Raisa, dan bukan dengan Vay, secara umur mereka juga sudah mau delapan tahun, bisa jadi sudah gak cocok kalau diajak main ala permainan Vay. Tidak usah khawatir, kata saya padanya. Kalau dia gak suka dengan Vay, tinggalkan. Saya suruh dia hitung, ada berapa teman dekatnya di kelas, biar dia tahu betapa banyaknya keberuntungan yang dimilikinya.

Dan, ketika minionsnya keluar, semua pada menjerit senang. Menganga, sumringah. Minions hanya tampil tidak lebih dari lima menit ya bo’, please deh kita sudah mengantri dan ikut acara sejam tapi bintangnya hanya muncul lima menit. Pelit banget, ya.

SAM_1947

SAM_1950

SAM_1953

Minions

Minions

Ini ada video singkat yang kemarin diambil. Sayangnya saat lagu Banana, kameranya hang, jadi tak dapat rekamannya deh. Tapi lumayanlah dapat juga 1 lagu.

 

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

Related Post

5 Things To Do: Ketika Sedang Di Luar Kota Rindu A... Secangkir teh susu : Terpikir untuk membuat konsep listing di blog ini, agar saya bisa terus konsisten membuat tulisan. Maunya sih begitu, jadi harus dicoba. Hampir setahun belakangan ini, saya – kelihatannya – rajin sekali bepergian. Seringny...
Toleransi Sejak sadar bahwa acara sekolah sering jatuh di hari Sabtu, maka les electone Vay pun dipindah ke hari Minggu. Maksudnya sih biar gak sering-sering bolos, seperti waktu choir competition bulan lalu jadi bolos lesnya. Sayang dong, sudah bayar terus bo...
Anakku Sayang Anakku Sakit … @page {margin: 2cm; } P { MARGIN-BOTTOM: 0.21cm } Lama tidak updated blog dan juga tidak blogwalking, rasanya seperti putus hubungan dengan dunia. Yeah, dua minggu ini pikiran saya terkuras habis untuk my baby Vaya. Maaf buat teman-teman ...
Aktivitas Pagi Bulan April sudah datang, tapi belum posting dari kemarin. Long weekend kemarin, yang pas Vay ultah itu, bawa Vay main ke Kidzania kemudian besok-besoknya ya main ke mall seperti biasa, sekalian Vay les electone. Sekalian Vay juga minta dibelikan ...
Ulang Tahun Vay vs Bedinde ULANG TAHUN Ini adalah postingan yang tertunda sekian hari, bahkan tepatnya seminggu. Hari Senin lalu, anak saya berulang tahun yang ke-3. Dan seperti halnya orangtua lainnya, tentu saja doa saya adalah mengharapkan yang terbaik untuk anak saya. A...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

14 thoughts on “Minions Datang ke Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *