Krasivaya 2nd Birthday

Beberapa tahun yang lalu, saat masih kerja jadi marcomm, saya terbiasa dengan segala tetek bengek event, mulai dari mengurus izin, mendesign flyer, sampai mencari peserta juga saya kerjakan.

Lalu sekarang? Saya kembali menjadi penyelenggara event. Ya, bukan event musik or event amal dari kantor saya, tapi event ulang tahun anak saya. Hahahaha…. iya, anak saya Krasivaya baru saja berulang tahun yang kedua pada hari Minggu 28 Maret 2010 kemarin.Awalnya saya gak pengen ngerayain ulang tahunnya. Alasannya karena saya pikir, ah dia masih kecil pastilah belum begitu excited soal ulang tahunan begini. Sama seperti ulang tahunnya tahun lalu, pengennya keluarga saja. Jauh-jauh hari saya sudah pesan kue ulang tahun sama Nana. Saya kenal Nana ini waktu kopdar pertama kali di Semanggi, doi ini penulis novel tapi sekarang sedang istirahat kayaknya, beralih dulu jadi tukang kue ya Na :).

Nana sampai bilang,”Baru kali inilah aku ketemu mamak-mamak yang udah pesan kue anaknya dari sekarang, padahal ulang tahunnya masih 2 bulan lagi.” Hahahahaaa…. habis kan harus ada pembicaraan lagi dari awal, biar jelas semua kan. Saya sampai cerewet banged bilang sama Nana, gak pengen cake Vaya kali ini berakibat sama kayak waktu dia ultah tahun lalu. Ya sud, tenang-tenanglah saya kan, kue udah beres kok.

Lalu dua minggu lalu, eh ternyata ada teman Vaya di sekolah yang buat acara ulang tahun. Ah, kebeneran pikir saya. Berhubung anak juga baru satu, belum pengalaman pula buat acara ultah, saya juga hadir waktu itu untuk mengintip seperti apa sih acara ultah toddler? Segera saya beli undangan juga, jadi kalau emang mau dibikin di sekolah, tinggal bagi undangan, karena ketepatan minggu berikutnya sekolah sudah libur seminggu, jadi harus bagi undangan secepatnya kan biar anak-anak pada datang, jangan sampai bolos hehee…

Pulang dari acara ulang tahun itu, saya langsung bbm Nana, ganti skedul. Ulang tahun Vaya akhirnya dirayakan saja di sekolah. Karena tanggal 28 jatuhnya hari Minggu, maka ulang tahunnya rencananya akan dirayakan pada hari Selasa tanggal 30 Maret (hari ini).

Waktu yang tersisa seminggu langsung dipakai untuk siap-siap. Beli goodie bag, beli puzzle, pesan balon, coklat, minuman uht. Dan lain-lain. Untuk urusan cake, piring kertas, sendok, titip sekalian sama Nana saja. Heboh benerlah pokoknya.

Seperti kata Mbak Silvi, anak yang punya gawe tapi emaknya yang mules. Dari kemarin saya deg-degan membayangkan aduh bagaimana nanti ya acara ulangtahunnya Vaya. Soalnya yang terakhir ultah itu nangis terus selama acara, dan saya jadi parno takut anak saya juga begitu.

Apalagi tadi pagi kami sempat terlambat dari rumah, karena menunggu mertua saya yang datang bawa balon. Tukang balonnya telat, jadilah balon-balon itu harus dipompa dulu baru dibawa ke rumah. Dari sekolah sudah telepon ke no hape saya, katanya snack time sudah tiba, anak-anak sudah duduk manis, dan Vaya juga sudah ready. Perut semakin menjadi-jadi mulesnya. Passsss banged saat mau keluar rumah, mertua saya tiba. Syukurlah.

Tiba di sekolah, gadis kecil yang berulang tahun sudah duduk di kursi kecil di depan kelas. Wow. Saya terpukau juga lihatnya. Ahh…! Ternyata yang saya takutkan tidak terjadi. Dia benar-benar jadi anak yang manis hari ini. Pinterrr banged. Saya letakkan cake di depannya, membuka kotaknya, dan tangan kecil itu dengan tidak sabar langsung mencabuti huruf-huruf yang terbuat dari fondan. Buset deh Vayaaa…. kue disayang-sayang, dibawa dengan penuh hati-hati, gitu dibuka langsung kena samber. *Tx ya Na untuk cake-nya. Kali ini semua yang makan juga puas, sampai habis :D…

gadis kecil yang tidak sabar ingin memakan kue ulang tahunnya

Miss berdiri di depan kelas, memimpin anak-anak untuk bernyanyi Happy Birthday. Lalu Vaya dengan senangnya bertepuk tangan sambil ikutan nyanyi hanya di bait “to you” saja, “tuuu” “tuuu”… ya, soalnya belum lancar bicara hehehe…

Hei, mengagumkan sekali perkembangannya selama sekolah dua bulan ini. Vaya sudah dua bulan ini bersekolah di Kinderfield. Saya pilih sekolah ini karena dekat sekali dari rumah, hanya 3 menit naik kendaraan. Terus di sini belajarnya motorik halus, bukan lagi motorik kasar, dan anak juga tidak boleh didampingi saat sekolah. Menurut saya itu bagus untuk meningkatkan rasa percaya diri anak karena membiasakan anak mandiri sejak usia dini.

Dulu di bulan pertama sekolah, dia memang masih menangis setiap ditinggal sendiri masuk kelas, tapi seterusnya? Begitu tiba di sekolah, langsung melepas pegangan mami atau mbaknya, lalu ambil kartu absennya, menggandeng tangan miss-nya, masuk ke kelas. Belagu bener.

Jadi, lenyap sudah rasa mules di perut. Acara ulang tahun Vaya hari ini ternyata lancar, aman, terkendali, dan meriah sekali. Ibu-ibu pada heboh mengintip ke dalam, sementara teman-teman sekelas Vaya seperti penasaran dengan cake Vaya, ikutan coel-coel pengen makanin figurin yang ada di cake. Vaya? Dia dengan senang hati menerima ucapan selamat dari teman-temannya, menerima kado, lalu diletakkan di meja, setelah itu dia lari kesana kemari dengan hebohnya. Godain opungnya, bou-nya, ayahnya, omanya. Dia tahu ternyata dirinya hari itu jadi Putri Sehari. 🙂

menerima ucapan selamat & kado dari teman-teman sekolah

Dan maminya Vaya? Tentu saja maminya senyum-senyum bahagia. Alhamdulillah anakku sudah genap usianya 2 tahun sekarang. Semoga dia selalu dilindungi oleh Tuhan, diberi kesehatan selalu, makin pintar di sekolah, dan jadi anak yang selalu cinta sama keluarganya tentu saja :). Amin.

by

About Zizy Damanik | Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

96 thoughts on “Krasivaya 2nd Birthday

  1. Kalau saya perhatikan, Mbak mengisi blog ini seminggu atau 2 minggu sekali. Terlalu sibuk atau terlalu banyak blog yang dikerjakan? Hehehehe … sukses ya, Mbak. Salut saya bagaimanapun juga….

  2. Happy Belated Birthday dear Vaya..Sorry yaa telat ngucapinnya..Semoga Vaya selalu sehat, tambah pintar, tambah cantik dan sayang sm mami-papi yaa.. mmuaah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *