Perenang Yang Cemberut

Ini memang judul yang tepat sekali menggambarkan Vay kemarin itu. Anak gadis satu itu tidak pernah bisa sabar setiap dimintai foto, padahal sudah tahu kalau dialah model favorit maminya. Maunya sekali foto dan selesai. Ya gak mungkin juga kan, biasanya jarang tuh foto pertama langsung puas. Belum lagi kalau ada penyesuaian settingan kamera.

Jadi ceritanya, dia sudah tak sabar ingin segera berenang. Padahal ya, ini baru minta foto pertama. Dan udah ngomel-ngomel. Katanya, kenapa sih Mami selalu foto? Yang selalu saya jawab, karena Mami selalu ingin mengabadikan anak Mami yang cantik inilah. Tapi lama-lama jawaban itu tak mempan juga, hahah.

Kemudian lihat foto berikut ini setelah dia mencebur ke kolam. Senangnya bukan main. Bersahabat betul dia dengan air kolam itu, tak pernah mau disuruh keluar cepat-cepat kalau sudah masuk.

Bicara soal foto. Foto Vay yang cemberut di atas itu saat saya ambil pertama kali, sebenarnya settingannya cold, karena saya pada dasarnya suka dengan warna yang cold.

Lalu ketika dia sudah hepi dan tidak komplen diminta loncat-loncat di air, settingannya saya ubah jadi sedikit warm dan tone biru dinaikin.

Dan ketika dipindah ke laptop dan saya bandingkan foto-foto itu, “Eh, kok pas ya!” Si Cemberut sangat pas dengan tone cold, dan Si Happy pas dengan tone cold sedikit warm. At least saya merasa demikian. Tak mudah memang menemukan color tone yang pas. Kemarin saat mengambil gambar untuk tulisan Relaksasi Warna Pengobat Stress, sampai berkali-kali ganti settingan white balance dan color tone, mencari yang pas supaya warna dominannya keluar.

Anyway, supaya momen kedua foto ini bisa inline dan tidak terlalu beda, dan beberapa tone yang kelihatan masih cold, akhirnya saya rapikan warnanya juga pakai Lightroom.

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

Related Post

Momen Mudik 2013 Bagi yang merantau ke Jakarta atau kota besar lainnya, mudik atau pulang kampung adalah hal yang dinanti. Selalu ada momen-momen yang hanya bisa didapatkan kalau kita mudik. That's whyyy kenapa kita rindu untuk mudik. Ada yang tidak suka mudik? Ya ba...
Tiga Cerita Baru Tentang Vay Secangkir teh susu: Ada beberapa kabar tentang Vay yang akan saya ceritakan di sini. Saat melewati tiga cerita ini, baru deh ngeh bahwa semuanya pas sekali dengan usianya. Jadi, saat dia sudah masuk lima tahun, perlahan-lahan kebisaannya yang tadinya...
Happy New Year 2016 Selamat tinggal 2015 dan selamat datang 2016. May the New Year bring joy, peace and happiness. Hmm apa ya. Saya tidak pernah buat resolusi khusus setiap tahun, tapi yang bisa saya katakan adalah, tahun 2015 menjadi tahun yang baik buat saja, ...
Indosat BlackBerry Z3 Bicara soal video yang kemarin dibuat di Kota Tua, ini dia hasilnya. Video ini dibintangi oleh para Duta IM3. Di dalam video ini, kalian bisa melihat offering apa saja yang ditawarkan oleh BlackBerry Z3 bundling Indosat., seperti free akses SuperW...
Bye Bye Pelampung Lama juga ya gak update blog. Keasyikan dengan Instagram dan juga kesibukan lainnya, agak mengalihkan perhatian saya dari blog. Saya lagi happy. Kemarin ini, saya melalui sebuah momen berharga. Ya, memang menurut saya itu sangat berharga karena un...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

9 thoughts on “Perenang Yang Cemberut

  1. semua anak2 kyknya begitu.. ;p.. anakku pun susahnya luar biasa tiap diminta foto.. eitss…tp aku ga bs nyalahin dia mba..krn aku tau pasti, akupun dulu seperti itu pas kecil ampe kuliah bahkan..benci banget di foto… aku baru suka difoto pas mulai traveling bareng suami..krn mikirnya, gila rugi amat udh ke suatu tempat, tp ga ada bukti fotonya ;p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *