Menjajal Watersport di Tj Benoa – Bali

Hari kedua di Bali bersama rombongan Adu Gokilz, pagi-pagi sekali anak-anak sudah bergerak naik bus menuju watersport di Tanjung Benoa.

Gerimis yang kemudian berubah jadi hujan deras mengiringi perjalanan kami menuju Tanjung Benoa. Our talent, Chelsea, akan menyusul datang belakangan karena masih belum sehat juga. Jadi memang Chelsea ini kondisinya kurang sehat kemarin itu, jadi doi minta izin tidak ikutan kegiatan watersport kayak diving, banana boat, dan jet ski. Tapi tetap ikutan datang ke lokasi untuk menonton.

Agak khawatir juga dengan hujan deras, tapi tak lama hujan berhenti, dan kegiatan pun dimulai. Pertama-tama semua orang diberi briefing dulu oleh instruktur dive mengenai pengetahuan dasar yang harus diketahui sebelum menyelam. Anak-anak ini sangat aktif berpartisipasi, senang mendengarkan mereka tidak malu-malu bertanya.

Sedikit bicara tentang kegiatan dsd (discovery scuba dive) ini, jadi paket yang saya ambil tidak langsung ke salah satu operator di Tj Benoa ini, tapi langsung ke dive instructor yang saya kenal. Concern saya hanya satu, safety. Masalahnya di daerah watersport ini, yang akan membawa kita ke tengah laut sana itu, levelnya paling tinggi adalah dive master. Itu iya kalau benar dive master. Rata-rata nih ya – info yang saya dapat dari teman instruktur – levelnya masih open water dan advanced. Aduh, gak beranilah. Untuk DSD kan seharusnya level instruktur, meskipun pada kenyataannya banyak level open water pun berani bawa orang turun diving. Sempat berdebat dengan agency kami – yang maunya cari murah – saya mencoba mengingatkan bahwa kita pergi bukan atas nama pribadi, tapi atas nama brand. So, tak masalah kita bayar sedikit mahal tapi kita mendapatkan rasa nyaman dan prosedur safety yang benar ketimbang cari murah dengan kualitas seadanya.

Setelah briefing setengah jam, rombongan peserta kemudian dibagi dua. Kelompok pertama akan pergi DSD ke tengah sana, dan kelompok kedua akan main permainan lainnya.

Saya ikut bersama rombongan yang pergi ke tengah laut. Sebagian menunjukkan wajah stress, karena ini pertama kalinya bagi mereka. Tapi, setelah dicoba turun pelan-pelan dengan instruktur, mereka baik-baik saja tuh. Pokoknya keren deh. Apalagi instruktur-instruktur ini pun sabar-sabar, menunggu sampai mereka nyaman bernapas dengan regulator baru dibawa turun. Jadi tidak dipaksa harus cepat turun.

DSC05194

DSC05170

Selesai diving, anak-anak naik ke kapal dan sebagian langsung tepar. Mabok laut. LOL.

Rombongan pertama kembali ke darat dan kemudian bertukar giliran. Yang tadi main banana boat, flying fish dan jet ski, kali ini diving, dan yang tadi pada mabuk laut di kapal, begitu tiba di darat malah katanya mau langsung main banana boat. Sudah pada semangat lagi.

Lucu banget lihat anak-anak ini. Mereka kayaknya gak tahu kalau naik banana boat itu akan diterbalikkan, jadi santai-santai aja. Baru pada jerit kaget saat sama abangnya dijatuhkan. Flying fish juga serunya bukan main. Pada bilang kalau ternyata serem juga ya dibawa terbang setinggi itu. Tapi kan rugi kalau tidak mencoba toh, kapan lagi, ya gak. Saya sih tidak sempat mencoba semua permainan lain, karena ikut ke tengah laut menemani mereka yang diving. Rasanya gak tenang kalau gak menemani langsung, kan. Minimal mereka bisa merasa nyaman karena ada Kak Zizy di sampingnya, meskipun Kak Zizy bouyancy aja masih berantakan. Eniwei, siapa tahu ada yang tertarik ingin ambil course dive, coba ke ID Safaris saja.

DSC05211

DSC05214

DSC05234

DSC05252

DSC05285

Habis main, jam tiga sore kita bergerak menuju zoo. Semua tepar dengan sukses di bus. Capeeekkkk….

Note: foto-foto underwater diambil oleh dive instructur  dan foto darat oleh team dokumentasi. Album lengkap cek di Flickr.

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

by

About Zizy Damanik | Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

8 thoughts on “Menjajal Watersport di Tj Benoa – Bali

  1. Pingback: [Giveaway] Oleh-oleh dari Bali | TehSusu.Com

  2. ihhh aku nyobain smua wahana ini… terutama paling suka yg parasailing itu ^o^ Seruuu… tapi sempet trauma pas nyoba banana boat… kita cuma berdua, tp dgn 2 guide… dan kemudian kapalnya dibalik kan. nah aku yg kaget dan ga siap, mukanya lgs menghantam air gitu..Gilaaa kyk pingsan -__- sakit bngettt…dan bibir sukses berdarah plus bengkak 😀

  3. Seru-seru banget Kak kegiatanya. DSDnya kayaknya seru banget. pengalaman tak terlupakan itu pasti buat pesertanya. Iya ya kak, bawa nama brand kok si agencynya berpikiran gitu ya.. Setuju kalo keselamatan dan prosedur ynag bener penting banget. Beda kalo pergi atas nama pribadi emang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *