Off Road di Gunung Putri

Beberapa hari lalu, akhirnya jadi juga saya ke Bandung. Workshop, juga outbound. Bila dibandingkan dengan outbound dua tahun lalu di Jogja, outbound hari ini lebih seru dan asyik. Tidak pakai jorok turun-turun ke lumpur, hahah. Tapi karena lokasinya di Lembang, naik turun jalan berbukit tak bisa dihindari. Luar biasa ngos-ngosan dan bikin betis pegal.

Memang, sih, ini hanya ke Bandung. Kalau kata rekan-rekan dari grup lain, “Kok jauh amat outboundnya ke Bandung?” Ngomongnya sambil ngikik gitu. Soalnya grup lain rata-rata ke tempat lain yang lebih jauh dan lebih keren. Ke Lombok, ke Bali, Jogja. Bandung, terlalu biasa buat orang Jakarta.

Hahah. Ya sudah, dapatnya Bandung, tetap harus disyukuri. Karena kalau outbound jauh-jauh juga percuma kalau tidak jalan-jalan keliling kotanya. Kayak yang ke Jogja dulu, dua hari pertama di atas, gak keluar kemana-mana, dan hari terakhir hanya bersisa beberapa jam saja untuk ke Mirota. Sama saja dengan outbound di Bandung. Malah pulangnya bisa diatur mau toleransinya sejauh apa, karena kita pakai bus. Mau lama di FO juga bisa. #uhuk

Salut dengan panitia yang berusaha maksimal memuaskan peserta. Blind trip yang bikin penasaran, soalnya kita gak tahu nanti akan stay di mana, lalu acaranya apa saja juga tidak dikasih tahu. Biarpun dipaksa-paksa, panitia tetap tidak mau memberi tahu.
Dan ternyata memang surprise-nya oke bangeeeet.

Pertama, resortnya keren. D Jadul Village, yang terletak di Jln. Sersan Bajuri No.45, Lembang. Resort dengan konsep bangunan jaman dulu, antara Jawa dan Bali. Bangunan-bangunan dari kayu, landscape halaman yang luas, sampai isi kamar juga settingannya serba jadul. Lobbynya seperti gazebo, terbuka dikelilingi kolam ikan. Dari koi sampai ikan buaya (warnanya hitam dan kepalanya memang mirip buaya).

SAM_1479

SAM_1486

SAM_1530

Kamarnya besar, cocok banget untuk rombongan, tinggal tambah ekstra bed. Saya dan tiga teman kemarin dapat tipe Joglo, itu pun masih kebesaran, dan karena suasananya temaram, agak-agak spooky juga bo’. Kamar mandinya itu di luar kamar, jadi seperti keluar ke teras. Ada kolam ikan kecil di sisi kanan dan kiri, di tengahnya bathup dari batu. Atasnya, langsung kelihatan sembulan dedaunan. Serem rasanya mandi malam-malam, serasa ada mata yang diam-diam mengawasi.

djadulvillage1 djadulvillage2

Yang paling bikin kita menganga adalah saat kita jalan ke daerah Spa. Aduh nuansanya, benar-benar eksotik. Rumah-rumah kecil berisi dua tempat tidur untuk yang mau spa, berada di tengah kebun teratai.

SAM_1639

SAM_1637

SAM_1631

 

Oh iya, sampai akhir Desember 2013 ini, D Jadul Village kasih penawaran khusus untuk pelanggan Indosat. Diskon 20% untuk penginapan. Cek infonya di sini.

Foto-foto lengkap dan versi besar bisa cek di My Flickr.

Kedua, kegiatan outingnya keren. Di hari pertama, setelah workshop sampai malam, hari kedua kita outing. Dipandu oleh Tania Adventure yang dihire oleh panitia, kami melakukan permainan dulu di pagi hari. Semacam team building yang selalu dilakukan di setiap outbound. Sudah pastilah kocak dan penuh tawa. Setelah makan siang, baru kita lanjut. Kemana? Ini dia yang seru. Kita pergi ke Gunung Putri, track offroad. Yup! Kita akan offroad naik Land Rover!

Gilaa…. off roadnya asyik banget. Membelah hutan di mana kanan kiri jurang, menjebak diri sendiri ke jalur ekstrem, menggulung ombak sisa hujan. Totally fun! Di track pertama, saya minta turun saat mobil-mobil sedang mengantri. Mau ambil video dong, gak mau rugi mumpung ada momen begini. Jadi kita jalan ke depan sana untuk mengambil gambar. Jepret-jepret juga pakai perjuangan, karena jalanan yang tidak rata. Sampai jatuh-jatuh di lantai mobil. Tapi semua itu sebandinglah dengan yang didapat. Asyiknya luar biasa. Memacu adrenalin.

SAM_1717

SAM_1778

SAM_1787

SAM_1829

Ini videonya.

Ini pengalaman pertama sebagian besar peserta. Jadi saat sudah selesai, langsung pada minta lagi. We want more! We want more! Heeiiih…. sudah cukup. Saatnya kerja lagi.

Hari ketiga, saat telepon Vay dari Rumah Mode (ini kunjungan wajib nih, kan kita turis juga hehe), suaranya sedih penuh kerinduan. Katanya mami harus pulang sore, tidak boleh malam. Sabar ya Nak, Mami sedang menjalankan tugas negara ini… Dan alhamdulillah saat maghrib sudah tiba di rumah, dan mendapati Vay yang cacarnya sudah mulai mengering.

Well, penutup yang manis di bulan November. ^^

(all pictures and videos taken with Samsung NX2000)

 

 

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

by

About Zizy Damanik | Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

39 thoughts on “Off Road di Gunung Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *