Singapura Oh Singapura

Awal minggu kemarin saya ke Singapura lagi. Bosan gak ya? Hahah… ya gimana lagi, ke sana menjalankan tugas. Mendampingi para pemenang Indosat Opera Trivia Quiz 12000. Jadi, sekitar sebulan sebelumnya, Indosat dan Opera mengadakan kuis online, berhadiah perjalanan wisata ke Singapura untuk 6 (enam) orang. Waktu keberangkatan memang pas sekali setelah libur lebaran, jadi bisa dikatakan di bulan Agustus ini saya hanya masuk kantor beberapa hari saja. Enak sih, libur panjang, tapi capek juga. Udah gitu pekerjaan juga gak libur ‘kaleee…. tetap aja dikejar-kejar email selama liburan. Apalagi begitu masuk kantor.

Para peserta ini, sebagian ada yang baru pertama kali ke luar negeri, jadi perjalanan ini memang jadi perjalanan yang excited bagi mereka. Tapi saya lihat sih semua sama excitednya. Ya iyalah ya, namanya juga jalan-jalan gratis, hehe…

Kali ini, karena perginya pakai travel, maka beberapa tempat yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya pun jadi bisa didatangi. Tapi ya kalau pakai travel itu gak enaknya ya itu, hari pertama itu padaaaat banget. Baru aja duduk sebentar di mobil, eh sudah berhenti lagi turun di mana gitu. Pinter nih si drivernya, dibawa ke toko-toko souvenir jadi yang ada uang saku peserta langsung lep di hari pertama. Tapi baguslah, hari pertama kita langsung beli oleh-oleh, biar kewajiban beres, besok gak perlu pusing mikir oleh-oleh yang belum kebeli.

Hari kedua baru kita ke Universal Studios Singapore. Ini kedua kalinya saya masuk ke dalam, dan tetap terkagum-kagum dengan isinya. Norak berfoto dengan Kungfu Panda, Shrek-Fiona, Charlie Chaplin, dan main juga beberapa permainan. Lalu jadi mikir, coba kalau si Vay ikut ya.

Eh ya, saya banyak jepret di sana. Beberapa saya sharing di sini dengan caption ya. Biar enak gitu lihat foto sekaligus baca captionnya. Edisi lengkap bisa cek di Flickr.

SAM_0581

SAM_0607

SAM_0628

SAM_0636

SAM_0719

SAM_0744

SAM_0754

SAM_0763

SAM_0786

SAM_0809

SAM_0862

Tugas saya di perjalanan ini sebagai pendamping para peserta, berdua dengan satu rekan kantor saya. Nah karena dari pihak travel di sini tidak menyediakan guide di sana, hanya driver saja — mungkin karena kami hanya berdelapan — maka saya dan teman sayalah yang jadi ’emak’nya anak-anak, secara mereka semua masih muda-muda banget. Dan mengurus orang itu memang gak mudah ya bo’. Ada yang lambaaaat banget bergerak, lalu ada juga yang kurang sehat. Bagaimana guide yang mengurus puluhan orang, ya? Hehe.

Namun, di hari ketiga, karena itu adalah hari bebas karena sorenya kita akan kembali ke Jakarta, mereka saya bebaskan untuk jalan-jalan sendiri. Jalan ke Bugis di dekat hotel untuk beli oleh-oleh lagi, atau makan di mana sendiri. Biar tahu, jadi lain kali saat mereka ke Singapura sendiri sudah lebih pede. Pulangnya sudah pasti dong, kopernya bengkak semua!

Dan saya? Ya, kali ini saya beli oleh-oleh banyak. Dan hampir semuanya untuk Vay saja! Mungkin karena feeling guilty, sudah ninggalin anak selama tiga hari, rasanya gimanaaaa gitu. Tadinya Vay minta ikut, tapi seperti yang saya bilang kemarin di postingan ini, dia batal ikut karena takut dimarahi Miss kalau bolos beberapa hari.

Tapi kemarin gak puas juga, sih. Mungkin karena sudah biasa ke situ-situ saja, ya. Pengennya sih bisa wisata kuliner, soalnya saya sebenarnya penasaran, seperti apa sih makanan di Singapura? Saya kemarin sih hobinya makan prata terus, lalu juga makan kwetiau dan nasi goreng Singapura, serta duren buat teman saya. Tapi, saat oleh driver travel dibawa ke restoran yang memasak makanan Melayu, aihmak… gak keterima di lidah. Kalau di situ ada Mekdi, mending melipir ke situ. Hehe…

SAM_0866

SAM_0889

Barangkali ada yang mau ajak saya wisata kuliner ke Singapura? 😀 #singapuraagain

35 thoughts on “Singapura Oh Singapura

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *