Relaksasi Warna Pengobat Stress

adult coloring book

Bagaimana caramu mengembalikan suasana hati? Sebagian orang memilih untuk melakukan hobi, atau mendengarkan lagu yang disukai, pergi liburan untuk bertemu banyak orang, dan banyak hal lain. Salah satu yang bisa jadi pilihan, adalah dengan mewarnai corak dan pola gambar.

Ketika beberapa waktu lalu saya mendapati seorang teman sedang mewarnai sebuah pola di buku, saya langsung bisa melihat kalau buku coloring itu bukanlah sembarang buku. Dengan sekali melihat pola gambar, kemudian sebagian warna yang sudah dituangkan di situ oleh teman saya, mata saya langsung berbinar. Omaigat, buku apa itu?

Ternyata buku itu adalah Adult Coloring Book. Buku berisi sekitar 100 pola gambar itu adalah seri buku yang dikeluarkan untuk relaksasi, pengobat stress. Dari sebuah artikel yang saya baca di Google, ternyata penggunaan terapi warna sebagai metode penyembuhan sudah mulai dilakukan sejak pertengahan abad ke 19. Karena sebenarnya tubuh manusia bereaksi pada warna-warna yang ditemui di alam semesta ini, maka para dokter melakukan banyak penelitian untuk mendapatkan kombinasi warna yang dapat memperbaiki mood dan suasana hati, yang akan berpengaruh pada penyembuhan.

Oh, okay. Begitu teman saya bilang buku coloring itu untuk terapi stress, saya langsung bilang, “Oke berarti aku harus beli juga!” Iya dong, ini buku yang wajib banget dimiliki oleh orang seperti kami yang bahkan hampir tak bisa santai saat makan siang atau saat ngopi di bawah. Punya jam istirahat tapi otak sepertinya tak mau berhenti. Penuh dan panas. Persis kayak laptop yang memorinya full. Hang!

Jadi ingat kata trainer kami beberapa waktu lalu, kalau otak sudah terlalu banyak mendownload, akan susah untuk fokus. Jadi harus dikosongkan.

Dan ini dia salah satu caranya. Mewarnai. Entahlah apakah ini beneran bisa mengurangi stress dan memperbaiki mood – saya tahu sekali diri saya yang moodnya gampang naik turun – tapi tak ada salahnya dicoba. Minimal bolehlah saat otak mulai terasa full, pensil warna bekerja sebentar, mewarnai beberapa part kecil.

Saya baru beli buku ini kemarin, tanpa sengaja menemukannya di toko buku di plaza dekat rumah. Adult Coloring Book ini ada 3 seri, dan saya mengambil seri ketiga untuk buku pertama yang akan saya coba. Seri wild animal. Harganya enam puluh ribu saja. Plus pensil mewarnai — yang agak mahal sekitar delapan puluh ribu — saya pikir masih worth lah.

Lumayan, kemarin malam lalu pagi tadi dan sore tadi, satu gambar selesai diwarnai. Lumayan pegal juga. Actually Vay pun tertarik saat pertama melihat pola gambarnya, namun saya meyakinkannya bahwa dia belum tentu bisa sabar mewarnai setiap pola. Bisa jadi dia akan menggilas semua pola dengan dua warna karena tak sabar.

Setelah dia memandang lebih lama, dia akhirnya yakin, ini memang bukan untuk anak-anak. Tapi tak apa, karena Vay juga ingin berkontribusi, saya menawarkannya mewarnai sebuah pola kecil dengan bidang yang ‘cukup’ besar. Dan hanya satu itu.

Bagaimana dengan kalian? Sudah ada yang mencoba terapi dengan buku ini?

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

Related Post

My Farewell Party @Gardenia & Station Jumat, 4 May2007 Malam ini saya mengundang teman-teman dekat saya untuk farewell party. Ya kan bentar lagi saya pindah, hiks.. jadi so pasti yang namanya kowbar-2 after office hour bakalan jarangggg banged kalo saya sudah tidak di Medan lagi. ...
Bahagia bersama Mereka (part-2) Dunia anak itu memang menyenangkan ya. Melihat mereka tertawa terbahak-bahak bikin saya teringat masa kecil itu, yang kalau tertawa sampai histeris dan gak berhenti-berhenti. Mami saya saja ingat, katanya kalau saya sudah ketemu teman, pasti ketawaaa...
Jiwa Melayani Beberapa minggu terakhir ini saya sering ketemu dengan orang-orang yang bawaannya beteeee melulu. Sebenarnya bete sih boleh saja, manusia kan makhluk yang punya emosi, jadi kadang kala ketika emosi sedang naik turun, hati pun jadi kacau balau, mood h...
Oleh-oleh dari Bali Paling asyik kalau ke Bali itu, oleh-oleh khasnya sangat beragam. Mulai dari kacang disko, pie susu, kopi, sampai kerajinan khas Bali. Meskipun ada teman yang bilang kalau kerajinan dan pernak-pernik itu sebagian besar impor dari Pasar Asemka, Jakart...
No TV, No Cry Tadinya saya sudah mengkhayal akan bersantai penuh di rumah nonton film di tv sambil ngemil dan ngebir. Itu sebabnya pulang kantor saya bela-belain belok ke Kelapa Gading Mall, ke Diamond, untuk beli pembuka botol (ada juga beberapa stuft lain, tapi...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

15 thoughts on “Relaksasi Warna Pengobat Stress

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *