Sore-sore di Central Park Mall

Ada yang sudah main ke Central Park?!

Central Park ini mall baru, di Podomoro City, Jakarta. Jaraknya dari rumah saya ya sekitar 45 menitlah, tapi lancar. Mall super besar yang satu ini tepat berada di sebelah Mall Taman Anggrek, masih soft opening sih, jadi memang masih banyak space toko di dalam gedung yang kosong. Kalau tidak salah, di CP ini nanti akan jadi hunian serba lengkap. Jadi di samping mall, juga ada pusat perkantoran, hotel, apartemen tempat tinggal, dan ada taman tentu saja.

Saya sudah pernah ke Central Park. Baru satu kali, kemarin sore. Tapi langsung jatuh cinta. Hahahaa…
Wait. Bukan isi gedungnya yang bikin saya jatuh cinta. Tapi luarnya. Halamannya. Play yardnya. Tamannya. Iyaaa… si CP ini punya halaman merangkap taman merangkap play yard yang lumayan besarlah di luar.

Yah sejujurnya sih lahan hijau di halaman Central Park ini sedikit saja, karena namanya taman tentu harus ada juga coran semen dan batu agar pejalan kaki bisa lewat dengan strollernya. Cuma caranya mengatur taman ini lumayan oke kok menurut saya. Seperti caranya mengatur play yard yang berjarak-jarak sehingga tidak menumpuk di satu tempat.

Saat saya tiba di Central Park, hari sudah pukul lima sore. Cuaca pun adem dan tidak panas. Udara yang dihirup juga bisa dibilang segar. Nah jadi taman itu meskipun ada di luar gedung, tapi kita harus masuk ke dalam dulu baru keluar lagi dari pintu lain yang menuju ke taman.

Di sisi depan ada kolam ikan dangkal berisi ikan-ikan berukuran besar. Di sisi sebelah sini, banyak pengunjung yang duduk-duduk di tepi kolam sambil menikmati memberi makan ikan (eh entahlah mereka kemarin dapat makanan ikan darimana ya?). Saat saya mendekat, seorang Popo tersenyum dan mundur memberi space agar anak saya bisa melihat ikan-ikan besar di kolam itu.

di depan kolam ikan

Lalu sedikit ke dalam, ada beberapa arena permainan untuk anak-anak. Menurut saya, ini konsep yang menarik. Selama ini mall selalu menyediakan tempat bermain di dalam gedung, tapi ya ampunn kalau sudah ramai, berisiknya itu gak tahan. Nah, kalau main di luaran meskipun ribut juga tapi suara-suara itu tidak saling memantul sehingga tidak terdengar bising. Sementara anak-anak mereka bermain, para orang tua duduk di pinggir sambil mengobrol dan mengunyah cemilan. Tapi untuk bermain arena permainan ya harus bayar. Lumayan mahal juga sih, naik komidi putar 15rb hanya tiga kali putar aja, hahahaa… Sepertinya di dalam gedung juga banyak tempat bermain, tapi saya yakin orang lebih memilih untuk bermain di luar. Wong adem gitu kok! Sambil menyeruput Latte-nya Starbuck or makan ice cream-nya Cold Stone, jelas nikmat sekali duduk sore-sore di taman.

suasana sore hari di Central Park

Komidi Putar, 15rb sekali naik

Taman di CP ini sekilas serasa kayak di luar negeri. Saya melihat banyak pelayan toko yang mungkin sedang istirahat sore, duduk di satu sisi taman mengobrol sambil makan sore bersama temannya. Lalu di sudut sana beberapa remaja berfoto-foto, kemudian ada juga yang membaca buku di sisi lain. Keluarga yang datang ramai-ramai juga memenuhi sisi lainnya. Tidak bisa dipungkiri kalau suasana taman itu begitu nyaman ketika sore hari tiba.

gak tahu apa ini nama mainannya, tempat lompat2an begitu deh..

Saya belum ingin cerita tentang bagian dalamnya, karena ya berhubung masih banyak yang kosong, kita belum jelajahi semua. Tapi melihat beberapa tenant yang sudah buka dan beberapa merk lagi akan menyusul (kelihatan dari triplek-triplek di depan tenant mereka), Central Park ini lebih kurang agak-agak mirip nanti dengan Plaza Senayan. Bedanya dengan Plaza Senayan, PS itu tamannya ada di areal parkir sebelah luar, sehingga lebih banyak  diisi dengan para supir yang tiduran menunggu majikan, sementara di CP ini tamannya memang di dalam, tidak dekat jalan or parkiran. Yah mudah-mudahan saja lama-lama gak jadi jelek kayak Plaza Senayan itu.

Ah jadi ingin ke Central Park lagi besok-besok….

Related Post

Singapura Oh Singapura Awal minggu kemarin saya ke Singapura lagi. Bosan gak ya? Hahah... ya gimana lagi, ke sana menjalankan tugas. Mendampingi para pemenang Indosat Opera Trivia Quiz 12000. Jadi, sekitar sebulan sebelumnya, Indosat dan Opera mengadakan kuis online, berha...
Singapore Trip – Menikmati Manisnya Hidup Secangkir teh susu: Seperti kata iklan, manisnya hidup kita yang tentukan. Maka, begitulah. Hidup memang tak bisa statis, tak melulu senang, dan juga tak melulu sedih. Tergantung bagaimana menyikapi persoalan hidup ini, begitu bukan? Minggu lalu, sa...
Mandi Air Suci di Pura Tirta Empul Waktu ke Ubud kemarin itu, kami hanya sempat berjalan-jalan sebentar di Pasar Seni. Melihat ini, melihat itu, mengagumi ini dan itu, namun tidak membeli. Karena di pikiran saya, nanti saja saat mau pulang bisa beli di tempat oleh-oleh, toh sama-sama ...
Masjid Raya Medan, Masjid Pertama Vay Beberapa waktu lalu, ketika kami sedang berbuka puasa, Vay mengajukan pertanyaan di meja makan. “Mami, kenapa kita gak pernah ke mesjid?” Dia bertanya. Pertanyaan sederhana, namun cukup membuat saya terhenyak. Dan saya harus berpikir beber...
D4 Asakusa Kannon Temple – Hachiko Well, karena memang judulnya training, maka di hari keempat dan kelima, kami tentu harus menyelesaikan kewajiban. 16 Januari 2014, hari keempat. Masalah klise saat trip rame-rame pakai agen travel adalah, menunggu mereka yang selalu turun belak...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | Digital Marketer Practitioner | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

71 thoughts on “Sore-sore di Central Park Mall

  1. DV

    Namanya kebarat-baratan skali ya..:)
    Setuju, Plasa Senayan emang jadi jelek bukan karena ada Senci tapi emang kayak ngga terurus ya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.