Kisah si Supir Taxi

Seminggu terakhir ini rasanya saya minum banyak sekali kopi. Seperti sedang butuh banyak kafein untuk membuat tubuh dan pikiran terjaga dan bisa aktif mikir. Berdasarkan hasil studi, kopi memiliki banyak manfaat untuk wanita. Seperti, minum 2 sampai empat cangkir kopi sehari dapat mencegah depresi. Kemudian minum dua cangkir kopi berkafein sehari dapat meningkatkan memori jangka … Read More

Kesenjangan Itu Nyata

Secangkir teh susu: Keterlaluan ya. Blog ditinggal sekian lama, sudah berdebu sedikit. Padahal sebenarnya ada sekian banyak hal yang bisa dituliskan di sini. Sebenarnya. Seperti juga yang akan saya tulis berikut ini. Mengingatkan saya, bahwa nikmat yang dimiliki saat ini sudah sepantasnya disyukuri.   “Ini, nih, Mbak. Foto. Foto.” Saya menoleh ke kiri, mengikuti arah … Read More

Nenek Nyonya

Setiap kali Imlek datang, saya hampir selalu teringat pada nenek cina yang pernah kami miliki. Panggilannya Nenek Nyonya. Keluarga kami mengenalnya pertama kali saat baru pindah ke kota Medan tahun 1987. Papi saya datang ke Medan dengan membawa lis berkunjung ke semua saudara-saudaranya baik yang satu nenek maupun yang sepupuan. Nenek Nyonya ini adalah salah … Read More

Marga

Marga. Tiba-tiba saja saya teringat untuk menuliskan pengalaman saya seputar marga. Ini karena beberapa kali saya mendapat pertanyaan dari beberapa teman sekelas saya dulu di SMANSA Medan seputar marga Damanik yang “tiba-tiba” ada di belakang nama saya. “Suamimu Damanik ya?” pertanyaan pertama. Dew nama teman saya itu. “Bapakkulah yang Damanik.” “Iih… Aku baru tahulah kalau … Read More

Satu Hari di Pajak Horas

Waktu menunjukkan jam sepuluh pagi ketika saya sampai di Pajak Horas Siantar. Bertiga dengan Vay dan mbaknya, kami diturunkan di tepi jalan oleh supir.  Berbelanja ke pasar tradisional adalah hal yang jarang sekali saya lakukan. Waktu masih di Medan, sesekali saya mengantar mami atau tante saya ke pasar. Tapi sejak mami dan papi saya pindah … Read More

Perempuan yang Mandiri

Tadi siang, karena partner makan siang ternyata tidak masuk kantor, saya pun pergi sendiri ke Grand Indonesia. Pemandangan yang sering saya lihat di mall-mall saat hari Jumat tiba adalah pemandangan para perempuan yang keluar beramai-ramai untuk makan siang. Umumnya gerombolan perempuan ini paling banyak antara tiga sampai empat orang. Sementara yang hanya jalan berdua tidak … Read More

“Itik Penjaga” or “Angsa Pemilih”

Awalnya dari sebuah situasi. Ada beberapa teman pria di kantor yang menganggap saya adalah “angsa pemilih”. Hmm sebenarnya saya tidak tahu apa istilah yang tepat, jadi saya putuskan pakai istilah “angsa pemilih” saja. Well, saya tidak tahu apakah selain mereka ada orang-orang lain lagi, tapi yang jelas beberapa orang ini memang terang-terangan mengungkapkan rasa penasaran … Read More

Kamu Pasti Bisa Asal Kamu Mau

Saya ingin bercerita tentang perjalanan hidup seorang pemuda. Ini postingan yang akan sangat panjang sekali, jadi saya sarankan membagi waktu untuk membacanya dahulu baru berkomen :). Dahulu kala, di jaman ketika Indonesia masih hangat dengan isu Partai Komunis Indonesia, ada seorang anak muda – pemuda batak—pergi bersama abang tertuanya naik kapal ke Irian Jaya. Tujuan … Read More