Perkara Secangkir Kopi

Sore tadi, saat meneguk latte dari paper cup yang menemani saya dalam perjalanan pulang, pikiran saya melayang pada kejadian beberapa jam sebelumnya. Hanya perkara secangkir kopi. Percaya tidak, sifat seseorang bisa terlihat dari secangkir kopi itu? Cerita ini berawal di pagi hari, ketika seorang rekan yang baru pindah ke grup kami (sebut saja X) berbaik … Read More

Harus Ya, Kayak Gitu?

Belakangan ini grup kantor kami sedang hobi bikin acara kumpul-kumpul. Berawal dari sebagian orang yang beranggapan bahwa kita ini kan sudah capek menyiapkan launching ini launching itu, yang bikin sakit kepala setiap hari, muka ketat karena dikejar revisi ini itu, pulang telat terus, sehingga our boss – yang katanya gajinya luar biasa gede – diharapkan … Read More

Ibu-Ibu di Sekolah

Ketika minggu lalu saya pergi ke sekolah anak saya untuk mengambil rapor, muncul perasaan begini: Hei, saya sudah jadi ibu ternyata, dan sebentar lagi saya harus siap-siap hunting sekolah dasar buat dia. Kelihatannya agak berlebihan mungkin ya, toh anak saya sudah hampir tiga tahun bersekolah, masa iya sampai sekarang saya belum terbiasa. Bukan, bukan belum … Read More

Jalan yang Bercerita

Adalah sebuah jalan kecil dan pas-pasan berupa pertigaan ala tusuk sate yang harus saya lewati hampir setiap hari bila mau pergi keluar dari perumahan. Saya katakan hampir karena kadang kalau saya sedang malas, saya akan memilih lewat jalan lain, yang lebih besar. Tapi jalan ini jadi pilihan pertama karena aksesnya ke jalan raya lebih cepat. … Read More

Irritability

Saya paling tak suka dengan dokter gigi yang tidak menepati appointment. Ini serius. Sudah dua kali dokternya molor dan yang terakhr kemarin itu sampai 40 menit! Saya sudah pasang muka ketat dan komplen berat ke pegawainya, saya suruh telepon lagi dokternya sudah di mana. Memangnya kita tidak ada pekerjaan lain gitu, terus kalau giliran kita … Read More

Helping Hand

Jadi seminggu yang lalu, saat saya lagi duduk santai di sofa favorit saya di Food Connection MOI, tepatnya sedang berusaha keras menyelesaikan hutang baca saya (fiuh…!), sudut mata kanan saya menangkap bayangan seseorang datang mendekat. Saya duduk dengan menekuk kaki ke dada, dan bayangan itu datang pas sembilan puluh derajat ke tempat kami. Kelihatannya dia … Read More

Pengamen, Musisi or Penodong?

Tak semua orang suka pada pengamen, itu pasti. Terutama terhadap pengamen-pengamen yang hobinya nodong, mengamen bukan karena dirinya hobi menyanyi dan ikhlas jadi pengamen, tapi demi suara keroncongan di perutnya. Umumnya kalau di warteg-warteg, pengamen seringnya berdua dengan temannya, sementara yang satu baru jrang-jreng memulai dua bait pertama, temannya sudah meletakkan plastik ukuran sedang bekas … Read More

Gossip after Office Hour

Jadi ceritanya ada seorang teman di kantor yang selalu bilang, saya ini kok susah sekali diajak escape after office hour. Beberapa kali kami janji mau nonton bareng di bioskop sehabis jam kantor, tapi melulu gagal. Gara-garanya lebih sering ya karena si teman berbaik hati mau ngajak sekalian banyak orang. Ya jelaslah semakin banyak orang semakin … Read More