Borong Buku di Kino

Kemarin habis borong buku di FX Plaza. Gak sangka aja gitu kalau Kinokuniya sale besar-besaran sampai 70%. Kebetulan lagi ada acara kantor di FX, dan ternyata baru tahu kalau di lantai dasar ada cuci gudangnya Kinokuniya.

Lumayan banget sih. Seperti buku “My First Mother Goose”, sudah harganya spesial Rp47,250, masih diskon lagi 50%. Jadi hanya bayar dua puluh ribuan. Astaga, itu sih sama dengan hanya bayar 10% dari harga awal. Tahu sendirilah buku di Kinokuniya itu mahalnya seperti apa. Saya sampai bolak-balik tanya ke petugasnya, apa benar harganya ini masih didiskon lagi. Katanya iya. Ya sudah, langsung borong buku anak-anak yang masih tersisa. Lalu buku-buku cerita pendek untuk anak-anak yang tipis, yang biasanya puluhan ribu kemarin jadi tinggal sembilan ribu saja. Ada satu story book anak-anak yang pernah saya belikan buat Vay akhir tahun lalu, itu sekarang jadi dua puluh ribuan harganya. **langsung ngelus dada.

Jumat kemarin Vay sudah ikut tes masuk primary di Kinderfield. Kata Vay sih diminta membaca, menulis, math, dan beberapa hal lain yang diminta Miss dari primary. Ada sekitar enam anak yang ikut tes, sebagian dari luar Kinderfield. Dan sebelum ujian, saya kan tanya dulu ke Miss-nya di kelas, kira-kira perlu persiapan apa nih. Dan Miss-nya titip pesan saja agar Vay lebih banyak membaca buku berbahasa Inggris agar semakin lancar membacanya. Jadi sebelum hari tes, di rumah Vay dikasih tugas baca buku cerita. Yang dual bahasa, jadi dia bisa latihan keduanya. Lalu malamnya kita baca bersama lagi.

SAM_1182

SAM_1184

SAM_1193

So, untuk persiapan nanti primary, saya pikir ya gak ada salahnya juga memborong buku-buku cerita berbahasa Inggris. Lumayan kan mumpung lagi diskon. Hanya ada satu buku cerita yang masih mahal sih, dari Rp245,000 diskon 50% jadi Rp123,000. Judulnya: Stories for the Holidays, yang tebalnya 350 halaman tapi ilustrasinya bagus, dan hurufnya juga besar-besar, jadi enak untuk latihan membaca.

Dari tadi malam si Vay buka-buka buku itu terus, saya pikir wah hebat juga ya Vay mau membaca. “Vay, lagi baca apa?” “Enggak, Mi… lagi lihat-lihat gambar ajaaaa….” Hahahaha… dasar. Akhirnya kita baca bareng-bareng. Kalau paragraf yang pendek, saya minta dia yang membaca. Kalau panjang, baru saya. Kalau gak ngerti vocabnya, baru buka kamus. :p

19 thoughts on “Borong Buku di Kino

  1. saya belom pernah ke kino
    paling dmeen juga mampir di gramed
    borong buku yang pake bahasa indonesia
    kalo make english dijamin ga bakal dibaca kak
    hehehehe

    • Zizy

      hahah…. saya juga lbh pilih baca buku bahasa Indonesia. klo buku berbahasa Inggris sesekali yg tipis saja utk nambah2 vocab…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *