Treeangelo Coffee

Beberapa waktu lalu saya menemukan sebuah kafe untuk ngopi yang lumayan nyaman. Treeangelo Coffee, di daerah Kemang. Tepatnya satu gedung dengan Young Chef Academy-nya Vay. Jadi ceritanya kemarin itu, setelah lebih kurang menunggu empat puluh menit, saya mulai merasa lapar juga mulai merasa butuh kopi. Setelah memberi kode ke Vay di kelas bahwa saya akan pergi sebentar ke bawah, saya menuju lift, menunggu. Bermaksud ingin mencari kopi di mini market sebelah. Tak dinyana saat lift terbuka, di dalamnya ada seseorang memakai seragam. Saya masuk, lalu penasaran dong ceritanya.

“Di atas ada apa, Mas?” sambil saya berusaha membaca tulisan kecil di bajunya.
“Ada kafe di atas, Mbak. Treeangelo.”
“Di lantai berapa?”
“Lantai 3.”
“Oohhh….”

Akhirnya saya memutuskan untuk tidak jadi ke mini market sebelah, tapi kembali naik lift, menuju lantai 3. Ketika pintu lift terbuka, pintu kafe sudah terlihat di sebelah kanan. Suasana masih sepi – masih jam dua belas kurang – dan di pintu masih menempel board dengan tulisan “CLOSE”. Sepertinya lupa dibalikkan. Saya mendorong pintu.

_MG_6602

“Mas, ini sudah buka?”
“Oh, sudah Mbak. Sudah.”

Menemukan sebuah kafe – yang jelas-jelas menjual kopi – seperti ini adalah treasure. Dan sudah pasti harus dieksplor. Menunggu Vay di YCA, rasanya kurang nyaman karena namanya juga skul untuk anak dan remaja, jadi ruang tunggu bukan disediakan untuk orang dewasa.

_MG_6579

Ngobrol-ngobrol sebentar dengan pegawainya, saya mendapat info kalau Treeangelo Coffee ini juga sering dijadikan tempat meeting juga tempat bikin perhelatan, kayak acara ulang tahun atau temu artis. Saya lihat di LCD-nya beberapa klip artis yang bikin acara di situ. Kebetulan kemarin saya juga sedang mencari lokasi untuk shooting dan keperluan photo shoot nantinya. Secara interior sangat menarik dan comfort menurut saya. Warna-warna kayu mendominasi namun dipermanis dengan sofa berwarna.

_MG_6575

Saya memesan latte dan scrambled egg. Untuk rasa kopinya, not bad, meskipun di lidah saya terasa kurang pekat. Namun setelah saya pikir lagi, kemarin saya memang minta latte-nya single, namun saya tak menyangka kalau single di situ masih terasa kurang pekat buat saya. Berarti harus double or triple ya? Ok, next visit ya!

_MG_6580

_MG_6596

Untuk harga, Treeangelo ini ada di range Rp50.000 – 100.000 /orang (makan&minum).

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

Related Post

Kalung Kenangannya Peterpan Dua hari yang lalu saya ketemu dengan seorang teman lama saya, dulu kami sekantor di Medan sebelum akhirnya dia kena mutasi juga ke Jakarta. Kami memang janjian mau pergi belanja ke Sarinah. Yah, secara ini kan mau lebaran, barangkali aja ada diskon-...
Soto Kudus Blok M Sudah lama gak singgah ke Soto Kudus Blok M. Padahal waktu tahun-tahun lalu lumayan sering. Tapi Minggu siang kemarin saya & hubby makan siang di situ. Soto Kudus Blok M di Tebet, tahu kan? Di Jl. Tebet Barat Raya, pas di persimpangan yang ada la...
Soto Mie & Pis Gor Waroeng Podjok Suka makan yang berkuah dan panas-panas? Coba datang ke Waroeng Podjok. Ini warung yang -- katanya -- menyajikan semua makanan tradisional khas makanan warung, cuma bedanya warung yang satu ini bukanya di mall. Ada yang di Sarinah, Plz Semanggi, dan ...
Pentingnya Nutrisi Seimbang Postingan saya kali ini masih seputaran anak. :) Saat saya pertama kali dihadapkan pada kenyataan bahwa saya telah menjadi seorang ibu dengan lahirnya seorang putri, rasa negatif yang pertama kali hinggap di kepala saya adalah khawatir. Khawatir a...
A Good Time at The Cafe Cartel Belakangan ini rasanya waktu luang bersama anak menjadi hal yang mahal bagi saya. Waktu habis di kantor, dan di jalan. Kedengaran basi ya untuk orang Jakarta, macet dan habis waktu di jalan itu sudah biasa. Tapi memang sebulan setengah ini kayaknya l...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

18 thoughts on “Treeangelo Coffee

    • Zizy

      Yes! Saya penggemar teh susu memang, saat blog ini dibuat tahun 2007, saya belum menggilai kopi. Gila kopi baru 3-4 tahun belakangan ini 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *