Wiken ke Bandung

Akhirnya jadi juga saya dan hubby wiken ke Bandung. Ini sebenarnya termasuk rencana dadakan, sebab kami berdua kalau mau bepergian biasanya selalu berencana sejak jauh-jauh hari. Tapi kali ini kami baru berencana seminggu sebelumnya, dan ketika senin lalu hubby coba booking hotel, ternyata saudara-saudara, semua hotel full.

Sampai akhirnya hari Kamis kemarin, saya mencoba juga membooking, siapa tahu saya lebih beruntung. Bermodal nomor telepon hotel-hotel di Bandung yang didapat dari internet, saya mulai menelepon satu-persatu. Mulai dari Santika, Holiday Inn, Geulis, Sheraton, semuanya full. Akhirnya, ketika saya menelepon ke Hyatt Regency, ada juga kamar yang kosong untuk hari Sabtu. Gak sangka, loh, padahal 15 mnt sebelumnya hubby sudah telepon kesana, dan katanya full.

Sabtu siang jam satu kami sudah tiba di Bandung. Hyatt ini letaknya ‘nempel’ dengan BIP, jadi dari sisi lokasi bolehlah dikatakan dia beruntung. Cuma sayang sekali kualitas hotelnya biasa saja, tidak terlihat gaya hotel berbintang 5 nya. Kolam renang? Biasa banged. Jauh banged dibanding kolamnya Hotel Danau Toba di Medan, or Hotel Santika Bandung. Kamar? Tidak terlalu luas, even juga tidak terlalu jelek. **apa perlu kita maklumi karena Hyatt Regency ini umurnya sudah 10thn?

graphic1.jpg

 

 

graphic2.jpg

Sebenarnya rate hotel nya bisa jauh lebih murah (yakin !!) kalau pake corporate rate, tapi berhubung saya bookingnya pribadi, dan kantor kami tidak ada kerjasama dengan Hyatt, kami harus membayar dengan rate normalnya. Tentu saja kami kecewa, bayar mahal kok hotelnya standard saja. Yeah, tapi karena memang tidak ada pilihan kan, jadi tetap kami nikmati saja. Actually, kami berdua tidak keberatan menginap di hotel berbintang 3 atau 2, tapi hubby sendiri tidak banyak tahu yang mana yang bagus (dalam arti lokasi dan kenyamanan kamar). Mau coba2 gambling dari list hotel tadi, tidak berani. Mungkin lain kali kami harus booking hotel sebulan sebelumnya sebelum main ke Bandung.

Sorenya kami keluar ke FO. Heritage, Summit, dan fo-fo sekitarnya di seputaran jl. ahmad yani. Sudah bisa ditebak, ramainya minta ampun. Sebagian besar pengunjung sudah bisa ditebak adalah pendatang dari luar Bdg, bahkan ada bus wisata yang langsung parkir di halaman fo (pdhl waktu saya dulu workshop di Bdg, parkirnya jauhhh). Di depan-depan fo biasanya banyak pedagang yang juga ikut mengais rejeki, mulai dari penjual es durian, tahu goreng, & siomay. Anak-anak kecil penjual koran juga banyak (ini lebih tepat disebut eksploitasi, soalnya ini anak-anak masih kecil bangedddd….paling masih 5-6thn). Setiap ada pengunjung masuk dan keluar fo, si anak kecil langsung mengintil.

Memilih produk-produk di fo memang harus pinter-pinter, supaya dapat barang bermutu dengan harga worth it. Kisaran harga baju mulai dari 50rb sampai 400rb. Kalo tas, sekitar 200rb-500rb. Sepengamatan saya, yang jadi favorit cewek-cewek biasanya kaos-kaos ketat aneka model, karena harganya super miring. Kalo ibu-ibu biasanya ngerubutin tas/dompet atau blus bertunik. Cewek bekerja? So pasti incerannya jaket-2 ngepas bodi gitu (Lana Lang banged…. 😀 ). Harganya mulai dari 69rb-an.

Saya tentu saja belanja juga, tapi tidak banyak. Soalnya tidak banyak pilihan untuk bumil, so skinn-2 jeans jangan haraplah bisa dibeli. So pasti ga bakal muat. 😀 (kecuali mau keliatan kayak lemang).

Related Post

Melipir ke Dunia Fantasi Ancol Sabtu kemarin habis main ke Dunia Fantasi sama Vay. Sebenarnya rencana awal tuh mau ke Sea World, Vay suka sekali ke situ. Dia mau lihat ikan babi – lupa namanya, tapi kayak sejenis paus kecil yang moncongnya kayak babi itu – katanya. Ayahnya gak...
Persiapan Sebelum Berangkat Secangkir teh susu: Jangan pernah berhenti berharap dan bermimpi karena suatu saat ada saja jalannya untuk memenuhi harapan itu. **seperti janji saya, saya akan menceritakan trip ke Tokyo selama 6 hari kemarin. Semoga tidak bosan, ya! Maka, ket...
28 Minggu Tidak terasa saya sudah memasuki usia kehamilan 28 minggu. Kalau mau dirunut, banyak sekali perubahan yang saya rasakan selama awal kehamilan sampai sekarang. Jadi tidak ada salahnya berbagi, selain buat cewek-cewek single yang pada mau merit, juga u...
Mencari Sunrise di Pura Ulun Danu Bratan Pura Ulun Danu Bratan Alarm di handphone berbunyi jam tiga lewat tiga puluh pagi. Mata rasanya masih ingin terpejam, tapi suara di kepala memaksa untuk bangun. Rencananya kan mau mengejar sunrise, toh? Vay masih tepar di sebelah, kecapekan karena...
Air Terjun Waimarang Sumba Timur, Seperti Punya Ko... Di Sumba Timur, ada satu air terjun dengan pemandangan yang sangat luar biasa, yang menurut saya wajib dikunjungi bagi traveler. Namanya Air Terjun WaiMarang yang berada di Desa Wai Marang. Saat ke Sumba bulan Juli lalu, bersama rombongan kami...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | Digital Marketer Practitioner | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

12 thoughts on “Wiken ke Bandung

  1. Emang kalau mo booking kamar hotel harus dari jauh-jauh hari, ga akan dapet kalau mendadak. Baru tau ternyata Hyatt begitu ya modelnya, sayang banget ya… harganya mahal karena lokasi aja.

  2. Zee

    eh jl riau ya? wakaakaka…..berarti gw salah liat.
    hotel horison da pernah coba, tp kejauhan klo mo ke fo :p~ …. kita siy maunya yg aksesnya gampang… 😀

  3. hehe gimana zee kotaku itu? katanya pemda mau bikin kota bandung jadi kota berwawasan seni dan budaya (termasuk wisata) mirip2 Yogya. tapi kalo keliling2 pasti ngerasa jauh dari yang diharapkan. btw Summit/heritage itu jalan Riau, bukan jl. Ahmad yani. hihi maap ya :p

    kapan2 cobain ke Hotel Horison, mungkin lebih baik tapi malem suka ada geng motor disana, karena deket basecamp smu 8 (sekolahku dulu) / smu 22.

    udah ah sok tahunya… have anice day! ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.