Wisata ke Alive Museum Ancol

Minggu lalu sebelum libur Natal, seorang rekan di kantor sounding tentang Alive Museum yang ada di Ancol. Katanya ini museum berisi lukisan 3D serta ada patung lilin juga. Tentunya bakal seru kalau bawa anak-anak berlibur ke sana. Kebetulan juga sedang ada promo Groupon untuk beli tiket combonya.

Saya langsung penasaran dan browsing cari info tentang museum di Ancol ini. Ketemu beberapa link tapi informasinya kurang jelas, apalagi informasi di Groupon, harga kok beda-beda. Tapi sudahlah, lupakan Groupon. Sudah dua kali beli tiket di sana, tapi batal dipakai karena si anak ternyata gak mau pergi. Maka saya tanyakan dulu ke Vay, kira-kira dia mau gak diajak ke sana. Katanya mauuuu….!!

Maka, hari Senin kemarin kami berdua jalan ke Ancol. Saya putuskan tidak membeli tiket promonya daripada nanti salah beli. Sengaja juga perginya hari Senin, biar tidak terkena kepadatan manusia di dalam nanti.

Alive Museum ini ada di Ancol Beach City Mall, Taman Impian Jaya Ancol, di lantai 3. Wahana yang baru dibuka ini adalah cabang dari Alive Museum Korea yang sudah didirikan di beberapa negara, seperti Korea, China, Thailand, Singapura, Istanbul, Vietnam, lalu Jakarta. Nah Alive Museum Ancol ini, sekaligus ada 3 museum, yang pertama itu Museum Alive Star berisi patung lilin, kemudian Museum Lukisan 3D, dan berikutnya yang akan dibuka di tahun depan adalah Museum Dynamic Maze semacam labirin indoor untuk aktivitas permainan.

Tiba di Ancol Mall lantai 3, kami berdua lumayan amazed, ternyata Alive Museum ini lumayan besar. Jadi sebagaian space di lantai 3 mall memang digunakan untuk wahana ini. Dan memang ada dua museum yang saat ini sudah bisa dinikmati di Alive Museum, sehingga memang ada harga Combo yang ditawarkan. HTM normal Rp 100,000/orang per-museum, dan untungnya sedang ada promo diskon 30% pakai Debit BCA. Lumayan banget!

Alive Star Museum

Ini pertama kalinya saya dan Vay melihat museum patung lilin. Saya sih terbayang film horor patung lilin yang dibuat dari manusia itu, hiiihhh….

Kalau Vay awalnya kelihatan cukup waspada dengan patung-patung ini, agak serem, gak berani pegang. Tapi lama-lama ya cueklah. Lumayan banyak patung orang terkenal di sini, lengkap dengan biografinya.

3D Museum

Ini adalah museum berisi lukisan-lukisan 3D yang beberapanya sudah dilengkapi dengan teknologi digital juga. Lukisan-lukisan 3D ini dilengkapi juga dengan poster “how to pose” di dinding dan titik foto. Jadi pengunjung bisa meniru gaya yang ada di poster lalu foto harus diambil dari titik foto agar mendapatkan hasil sesuai dengan yang diiginkan.

Lucu-lucu nih. Vay suka di sini. Apalagi saat “naik ke Monas”. Dia bilang dia pas banget memang pengen baring, karena mulai mengantuk. Jadi ekspresinya lumayan pas, ekspresi lelah sehabis memanjat Monas. LOL.

IMG_1239

Kami keluar dari museum sekitar dua jam kemudian. Sedikit agak lama karena di dalam 3D museum ada beberapa area khusus yang harus dilewati, dan kita menunggu orang lain biar bisa lewat ramai-ramai. Hahah…. yang pertama itu Dark Road. Jadi gelap banget di dalam, tapi ya harus lewat kan. Vay gak mau masuk, takut katanya. Jadi kita tunggu ada orang, lalu ramai-ramai masuk melewatinya. Di dalam Dark Road itu juga dipasang pipa-pipa plastik bergelantungan jadi kita tidak bisa melihat di depan ada apa, meskipun sudah saya nyalakan senter dari handphone. Setelah dari Dark Road ketemu lukisan-lukisan lagi, eh lalu lewat Adventure Road lagi. Pe-er nih, beberapa yang agak-agak bikin kaget itu bikin Vay ragu-ragu mau lewat. Tapi seru sih. Cool.

Sebelum pulang, ada yang bilang dia kepengen HagDaz. Iseng kita singgah sebentar ke minimarket di bawah mall, eh ada! Selamat menikmati ya Vay. Mainnya udah, makan ice cream udah. Paling enak memang sih jadi anak-anak. LOL.

Foto lainnya bisa dilihat di Album Flickr ini.

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

Related Post

6 Hal Yang Berkesan di Bali Night Safari Waktu dua tahun lalu saya ke Bali dan main ke Bali Night Safari, sempat janji sama diri dan juga ke Vay, bahwa saya akan ajak dia ke tempat itu. Akhirnya kesampaian juga di liburan terakhir kami ke Bali. Sebenarnya night safari juga ada sih di Tama...
Day 2 in Perth : Kings Park Perth, 22nd Feb 2007 2.48 pm Like I said before, beda waktu di Perth dengan Jakarta adalah 2 jam. Perth itu GMT+8, tapi kenapa pramugari Garuda bilang beda 2 jam, dan ketika saya jalan saya lihat jam setiap orang berbeda-beda. Ada yang +1, a...
The Royal Palace & Puerta Del Sol Square Begitulah. Pada akhirnya perjalanan akan tiba di hari terakhir. Rombongan kami memang tidak lama stay di Barcelona, hanya tiga hari sih. Hari keempat, pagi-pagi benar sudah langsung keluar dari hotel, mengejar train tujuan Madrid. Barcelona saat ...
‘Gak Boleh Ambil Gambar’ di Keraton Ka... Karaton Surakarta Hadiningrat, adalah istana resmi Kasunanan Surakarta. Menurut sejarah, keraton ini didirikan pada tahun 1744 oleh Susuhunan Pakubuwana II untuk menggantikan istana Kartasura yang hancur karena perang. Keraton Kasununan salah satu...
Menginjak Pasir Putih di Pulau Sepa Secangkir teh susu: Apa sih yang menarik dari sebuah perjalanan? Bagi saya, sebuah perjalanan akan sangat berarti ketika kamu mendapatkan pelajaran dari situ. Yeah, let say... ketika kamu pergi ke suatu tempat, dan berkenalan dengan orang-orang baru,...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | a former Digital Marketing Manager | a Content Creator | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

13 thoughts on “Wisata ke Alive Museum Ancol

  1. Wah keren bangetz kak,,,, apalagi yang wanita pakai motor seperti motor nya Gost raider,,, aku mau di bonceng seperti itu kak, hahahahaha,,,, mantafff. Museum 3D memang agak mahal masuknya bila dibandingkan dengan museum – museum lainnya, tapi yang ditawarkan sungguh sebanding dg apa yang diterima,,,, josss lah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *