Cintaku Pada Batik

Dulu sekali, jamannya saya baru jadi pegawai, tidak pernah terbayang dalam pikiran saya bahwa saya akan mengenakan busana batik ke kantor. Apalagi terpikir untuk memakai batik dalam acara santai bersama keluarga dan teman.

Tidak heran sebenarnya, karena sampai beberapa tahun yang lalu batik masih dianggap sebagai busana yang kurang gaul. Dengan kata lain, busana batik dianggap hanya pantas bila dikenakan pada acara-acara tertentu dari semi formal hingga formal. Anak-anak muda kalau disuruh pakai batik pasti sungkan dan rikuh. Alasannya kunolah, gak gaullah, kayak orang tualah.

Namun sekitar dua tahun terakhir ini, batik mulai heboh dibicarakan. Terutama ketika negara kita akan mendaftarkan batik sebagai warisan budaya ke UNESCO. Dan ketika akhirnya batik diterima sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO tahun lalu, dan pemerintah menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional, perlahan tapi pasti, stigma kuno yang menempel pada kesenian batik pun bergeser. Orang mulai cinta dan tertarik pada batik. Ah tapi sebelum kita mengaku-aku bahwa kita adalah pecinta batik, sebaiknya kita cari tahu lebih jauh tentang sejarah dan seluk beluk batik di sini. Biar kita makin cinta dengan budaya bangsa kita. Seperti tag line yang diusung di Batik Cintaku : Cintaku pada batik takkan pernah pudar.

Euforia batik itu berefek juga pada saya dan teman-teman. Hampir setiap minggu kami berburu baju batik (terutama karena kantor kami menetapkan hari Kamis dan Jumat sebagai hari berbusana batik). Batik tidak lagi tak terjangkau karena sekarang bisa kita dapatkan busana batik yang modis dengan harga terjangkau. Kalau mau murah dan modelnya manis-manja-cakep, bisa hunting ke pasar Tanah Abang atau ke ITC. Kalau mau yang kualitasnya lebih bagus tapi modelnya sedikit classic, bisa cari batik yang sudah punya nama, seperti di Sarinah atau Pasaraya. Dan kalau mau cari busana batik yang luar biasa keren dan bisa dipastikan hanya ada satu pieces permodel, nah… silahkan datangi gallery premium seperti UKM Gallery SMESCO. Di sana kita akan melongo melihat busana batik yang dimodif sedemikian rupa sehingga tampilannya luar biasa memukau, termasuk juga harganya :). Sumpah, ada satu dress batik yang saya naksir, tapi harganya di atas 1 juta. Hahaha… ada yang mau belikan? 😀

Tapi, apapun jenis busana batik kita, jangan abaikan cara perawatannya. Saya punya beberapa busana batik yang warnanya mulai pudar karena saya mencucinya dengan deterjen biasa. Suami saya, dia juga punya koleksi batik cukup banyak karena dia mengenakan batik hampir setiap hari. Eips, tapi dengan padanan jeans dan sepatu casual, doski sama sekali tidak terlihat seperti orang yang mau pergi kawinan lho :p. Nah, belakangan suami sudah komplen sendiri kenapa batiknya mulai pudar, dan dia mulai mengambil asumsi sendiri bahwa merk tersebut memang kualitasnya kurang bagus. Saya juga bingung gimana ya biar batik gak pudar, kan sayang kalau semua koleksi batik kita pudar.

Dan kebingungan itu akhirnya terjawab sudah. Saya menemukan satu produk yang memang diciptakan untuk merawat batik. Attack Batik.

Attack Batik

Nah, Attack Batik ini adalah liquid detergent yang terbuat dari bahan alami, lembut dan tidak membuat warna batik pudar, sehingga pemilik batik tidak perlu lagi menggunakan sabun mandi/shampoo untuk merawat batiknya. Saya sudah beli produknya kemarin di supermarket besar tempat saya biasa belanja bulanan, botolnya pink, harganya tidak sampai Rp.20.000.

Attack Batik

So, kalau ada yang pesimis bilang bahwa perayaan Hari Batik Nasional adalah perayaan semu, saya tidak setuju. Daripada berpikir pesimis tanpa berbuat apa-apa, kenapa kita tidak berusaha melestarikan batik dan terus menumbuhkan rasa cinta kita pada batik. Budaya akan terus ada kalau bangsanya sendiri mencintai budaya itu. Seperti tagline di atas tadi : Cintaku pada Batik Takkan Pernah Pudar. Jadi jangan biarkan cinta kita pada warisan budaya menjadi pudar. Setuju?

103 Comments

  1. Komen lagi ya…
    Ada juga sabun lerak.. produksi Mustika Ratu.. itu jelas dari bahan alami.. bisa untuk nyuci bahan sutra juga..

  2. Wah, baru tau ada produk Att*ck khusus untuk batik… *dasar aku udik tinggal di pelosok hehe..

    Dulu aku juga sempet setengah hati pakai batik tiap hari Jumat untuk ngajar.. sebabnya, karena modelnya nggak sesuai dengan seleraku dan juga ukurannya nggak pas, atau motifnya yang pasaran..

    Tapi setelah nemu cara yg tepat… oke jugalah berbatik… aku jahitkan kain motid batik sesuai model dan ukuran yang pas. hasilnya? hmmm sukaaaaaa….banget!

  3. Saya sejak kecil sudah pakai batik. Saya pernah punya pakaian tidur bermotif batik, juga punya kaos batik untuk sekedar dipakai bergaul sehari-hari. Seragam sekolah waktu SMP juga ada yang batik. Termasuk juga kemeja batik untuk kondangan tentu saja.

    Tapi saya memakainya cuma karena merasa nyaman saja sih, bukan karena cinta atau bagaimana. Saya sih fair saja, kalau ada pakaian batik yang ndak nyaman di badan, saya ndak akan pakai. 🙂

  4. setujuuuuuuuuu….

    saya gak tau kalo batik ini harus dirawat dengan cara khusus *katrok*

  5. L

    ‘deterjen’ untuk Batik yang paling ampuh namanya LERAK. tolong pakai produk dalam negri yaaah 😉 LERAK, bukan Attack Batik 🙂

    ~L~

    • Zizy

      Attack itu produksinya PT Kao Indonesia, lho. Produk dalam negeri, bukan impor. Saya rasa orang bisa memilih sendiri mau pakai lerak or pake attack batik, gak perlu ada alasan untuk sinis…

      • L

        oh, maaf, saya salah terka
        maksud saya sebenarnya adalah produk dari UKM; membantu rakyat yang lebih kecil. Kao kan sudah PT, meskipun mereka juga mempekerjakan banyak tenaga kerja lokal. maaf sekali lagi atas kesinisan saya

        ~L~

        • Zizy

          🙂 Kalo untuk meningkatkan UKM tentu saja saya setuju sekali.
          Barangkali ada produsen lerak yang mau diulas di sini, boleh saja…

  6. oohhh produck attack ada yg utk batik yachh, soale suami pecinta attack dari jaman masih kuliah…tak kan pindah ke lain hati katanya.

    Aku pikir batik cepet pudar karena jemurnya dibawah matahari langsung, trnyata detergent nya berpengaruh juga yachh….makasih infonya.

  7. Kalau bisa sih saya ke kantor tiap hari pake batik ama celana santai aja :D..lebih santai rasanya ,hehe

    salam

  8. Benar mbak. Batik yang saya punya juga langsung luntur takkala direndam dengan detergen. Bingung. Apa mungkin batik saya kualitasnya murahan ya 🙁

    • Zizy

      Biasanya yg luntur yg batik cap gt. Samalah kita mas hbs cuci luntur hehe. Tp cm 2x aja biasanya.

  9. sekarang saya juga suka pake batik kalo ada acara resmi, dan tetep berkebaya n batikan kalo kondangan, love batik too…

    • Zizy

      Aku sudah jarang berfoto skrg Ngie hehe.. Malu jg kelewat narsis hahaa..

  10. Ria

    aku juga seneng pake batik mbak, nenek dan mama sebenernya banyak koleksi batik tapi masih berupa kain…nah begitu batik sedang ini, biasanya aku selalu merayu mereka batiknya buat aku jadinya bisa dibawa ketukang jait dengan model sesuai dengan selera 😀

    • Ria

      ohya…belanja bulanan nanti aku mo nyobain beli detergen ini deh 😀

  11. Secara Bisnis …
    Saya pujikan upaya produk ini untuk jeli melihat peluang …

    Yang jelas …
    Banyak orang bilang saya lebih ganteng kalo pake Baju bercorak Batik …

    So I love Batik Too …

    salam saya Zee

  12. Wah..saya baru tau mbak kalo ada Attack Batik.
    Iklannya belum ada yah di tipi?
    Atau sayanya aja yang belom liat? 😀
    Keren deh, inovatif produknya 🙂

  13. saya salut ma Attack, dia bisa menjemput bola dengan euforia masyarakat indonesia yang mulai mencintai batik. saya juga pencinta batik loh mbak, pokoknya warisan budaya indonesia tidak kalah dengan bangsa lain

  14. seharusnya klaim malaysia terhadap batik kepunyaan kita memang harus membuat kita lebih mencintai produk dalam negeri. Wong richard branson dateng ke indonesia aja pake batik kok kita malah sok gaya2an pake jas, hmmm

  15. iya juga ya, baru nyadar nih Mbak ternyata penting juga tuh pakai batik.
    Besok, ke kampus pakai Batik ah.. 🙂

  16. wah nice banget sih idenya! brillian! kadang kan takut luntur yaa, sangat inovatif!

  17. setujuuuuuuuu (menjawab pernyataan di kalimat terakhir) 😀

    baru tau lho klo attack ada deterjen yg untuk batiknya..

    klo bos saya punya cairan yang namanya “lerak” untuk mencuci batik2nya…

    BTW, Adit sudah menggunakan batik untuk acara2 undangan sejak umur 1 tahunan lho 😀

  18. cinta blue….he salah cintaku pada persahabatan kita seperti cinta blue….hehe salah cintaku pada batik
    salam dalam persahabatan bloger

  19. Zee…baru tau kalo ada Attack Batik Cleaner!
    Saya termasuk penggemar batik karena di umur saya sekarang *hihihi, sok tua* kayaknya baju yang aman adalah baju batik. Jenisnya banyak, coraknya bervariasi. Jadi buat model juga lebih mudah disesuaikan… 😉
    Beli batik sih sangat jarang, mungkin karena sudah punya tukang jahit langganan, saya lebih sreg buat ngejahitin bahan batik saya ke dia aja… 😀

  20. iya pengen nyobain nih attack khusus batik, biasanya kalo batik bagus gitu nyucinya di laundry, sayang duitnya hehehe

    Anyway, i just found your blog and it’s very interesting to read. Please come by my blog too 🙂

    Salam kenal,
    YURI

  21. Wah….ini attack baru yach..spesialis batik, batik? saya suka batik kebetulan sering nitip beli sama teman

  22. selain hari jumat, seminggu kadang sy bisa pake batik 2 atau 3 hari yg saya padukan dng celana jins.
    **skrg sy lagi seneng2nya pake batik sasirangan yg bahannya dikasih temen narablog dr kalimantan tengah dan selatan. 🙂

    produk attack batik? saya baru tahu nih, Zee. thanks infonya

  23. Perasaan udah pernah comment di postingan ini… tapi ga ada yach!

    bLoGwaLkinG aja dech…!
    ditunggu kunjungan baliknya yach!
    Hatur tengkyuw 😀

    • Zizy

      Udah pernah komen, mas, yg bilang ga ada ukuran anak2 kan? 🙂 Ada di halaman depan…

  24. Eh..baru tau ada ‘attack batik..’ 🙂

    aku baru punya baju batik sekitar 1-2 tahun belakangan ini… bener sih, modelnya skrg trendi2..klo dulu rasanya didominasi oleh warna coklat/warna2 tanah, sekarang ngga lagi.. batik dengan celana jins..hasilnya oke bgt..

    thx infonya zee…

  25. akhmad fauzi

    Saya juga senang batik mbak?sekarang instansiku mewajibkan batik dari hari kamis – jum’at

  26. Artikel ini benar-benar menunjukkan kalau Mrs.Zee adalah seorang salesman dunia maya handal . Unbelievable ! yang paling seneng tentu aja Attack hehehe *peace*

    Soal batik –> beberapa tahun yg lalu memang sempet nge-boom banget yah. Butik2 indo langsung display batik gila-gilaan padahal dulu gw ingat yang mau jualan batik cuman batik keris .

    PS : Gue memang blogger pemalas. Blog gue udah lama nggak di update jadi kalau tiba2 mau maen2 chit chat sama gw (which is unlikely) bisa via email aja yah 🙂

    • Zizy

      Hai Fer,
      Hahaha elu bisa aja ya… memang attack batik itu ada, dan gue udah coba lho..

      Nah itu blog kenapa sudah 2 bulan terbengkalai… twitter juga kosong nih.. 🙂

      • Iya nih mrs Zee. gue lagi ikutan kursus (dan hopefully useful) jadi rada lupa sama itu ferryprima.com. Dan kemaren gue juga lagi nyoba lho bisa nggak kita hidup tanpa social media jadi gue stop main twitter dan FB (udah deactivated) eh malah keterusan sampe skrg hahaha..

        Back to batik , nanti gue coba attack nya ahh ! *kemasannya rada mirip parfum yah*

  27. kalo baju batik aku biasa pake pas pergi ke mesjid. secra kalo ke kondangan pakenya malah baju putih hitam, secara masih ikut kepemudaan sie….. 🙂

  28. setuju, wah iya, kalo sekarang batik juga gak kuno.
    bahkan banyak bahan batik yang dijahit/dibuat baju yang modern, keren juga banyak!
    aku tetep cinta batik

  29. wah baru berkunjung lagi nih, ternyata ada batik, saya juga suka mbak..

    gimana kabarnya mbak?

    salam damai dari ambon manise… 🙂

  30. Semoga untuk ke depannya perkembangannya lebih baik. Kan dapat meningkatkan kesejahteraan UKM batik yang ada di pelosok-pelosok daerah 😉

  31. Wahh ..saya sejak kuliah udah cinta batik..dulu kuliah pakai rok..dan boleh pake celana panjang kalau kuliah dilapangan. Beda dengan anakku yang seragam kuliahnya jeans dan blouse kaos, setelah jadi asisten baru atasannya pakai kemeja dan berlengan. Akibatnya dia juga tak suka batik, seperti umumnya anak remaja.

    Syukurlah gerakan batik, memaksa berbagai pihak membuat batik menjadi lebih menarik, modelnya bagus-bagus, harga terjangkau. Memang perawatannya yang agak sulit…

  32. red

    eh? gue baru tahu ada produk ini. attack batik. besok langsung browsing di carrefour 😛

  33. heeee…. beneran tuh ada Attack batik… wah nyokap harus di kasih tau nie…

  34. jangan sampe batik kita di klaim lagi ya mbak 🙂
    aku pernah ke jogja mbak, penasaran banget mau lihat langsung cara membuat batik, sayangnya gak kesampaian. apalagi skr ya mbak, batik dengan beragam modela pakaian jadi gak bakal ketinggalan jaman dech.

  35. gara2 sering datang hajatan di kbri, koleksi batikku nambah terus..tapi aku juga suka batik kok apalagi dari sutra bahannya..orang kamboja bilang keren..

  36. setuju ka’
    dulu aku paling ga suka dengan batik, tapi setelah lama kelamaan jadi suka banget, malah pernah dalam 5 hari kerja aku pakai batik terus 🙂

  37. Saya belum pernah pakai batik kalau ke kantor, tapi jika da acara resmi atau setengah resmi lebih aman pake batik.

    Mari kita angkat batik kebanggaan kita, sambil memberdayakan pengrajin dan pengusaha batik.

    Salam hangat dari Surabaya

  38. waaa…bener n sepakat ama lo Zee.. gw jg suka ama batik..n ada rencana neh mau jualan online baju2 batik pekalongan gituh.. itung2 buat nyari tambahan uang belanja…so ntar lo bisa beli di toko gw kalo udah jadi… yaa stuju kan hehe

    tapi ga tau juga kapan tokonya mo dibuka hahhaaa

  39. wuih produk bagus kliatannya 😀
    pinter bgt nih attack bisa ngeluarin produk di saat batik lagi booming 😀

  40. biasanya saya kalo nyuci batik, pake lerak. bukan lerak yang asli sih, tapi yang udah dijadiin semacam deterjen. kalo beli cuma 10.000 kalo gak salah..fungsinya sama kok…

  41. dulunya (dari kecil hingga kuliah) jika mendengar kata “batik”, bayangan saya akan langsung pada baju batik jaman SD dan SMP yang saya pakai dulu. Tentu saja terlihat kuno dan kurang gaul.

    Tapi setelah mendapat “warisan” beberapa baju batik dari mertua, ah ternyata memakai baju batik itu lebih cocok buat saya dibanding kemeja biasa. Hehe

  42. Haa.. saya baru tahu produk itu…!
    Klo saya tentang kesukaan pada batik tidak memiliki kisah khusus, sejak dulu sudah memakai apa yg dimiliki…

    Pernah suatu kali waktu kecil dibelikan batik lengan panjang sama si Ibu. waktu itu umur 7 ato 8 taunan lah…

    Sangat suka make baju batik tersebut. Klo dah mau ke gereja yg saya pake adalah batik itu, biarpun belum diseterika dan gak sempat nyeterika lagi. tetep saja saya pake batik itu…

    Cuma ada yg lucu, waktu itu saya make batiknya kaya make kemeja biasa, dimasukkan ke celana.. tidak dbiarkan terurai begitu… hahaha

    • Zizy

      Hahaha.a..
      eh tapi sekarang pakai batiknya udah benar kan ito? ga dimasukkan ke celana lagi kan?

  43. Woghhh… Attack sangat jeli melihat pasar. Pas Indonesia lagi cinta2nya dengan batik.. huhu..

    *aku pake batik lho hari ini*

  44. Saya bangga memakai batik
    Biasanya dua hari dalam seminggu saya pakai batik 🙂

  45. hahahahah kita sama mba, saya sendiri demen ma batik apalagi diserang ada toko yang dengan harga murah sekitar 50-60 ribu bisa dapetin batik dengan kualitas sama yang di Mall

    cuman bini kadang protes…

  46. wau … baru ngeliat dan baru tahu kalo ada deterjen yg khusus untuk batik … haha
    gokil juga nih …
    Denuzz sendiri cuma punya 2 batik … tiu pun dipake untuk kondangan doang … hehe

    ~~~ Salam BURUNG HANTU ~~~

  47. Mbak ZEE,
    saya juga sangat menyukai batik walau belum sampai pada level berburu batik setiap minggu.

    Lebih senang mengahadiri sebuah acara menggunakan batik dari pada menggunakan jas. Rasanya lebih membumi.

    • Zizy

      Hhaha… kita berburu tiap minggu, cari batik murah pak. Soalnya seminggu 2x kan hrs pakai batik, masa itu2 saja :D..

  48. oma

    ampe dua minggu yang lalu, aku masih belom punya batik sama sekali, tapi akhirnya terpaksa juga beli batik karena ada job manggung buat acara kampus yang ada kaitannya dengan batik, haha

  49. klo aku pakai baju batik keliatan kayak bapak2 yg udah tua tuch! padahal aku kan masih anak ABG 😀 hehehe

    • Zizy

      Haha… cari dong batik yg untuk anak muda. Banyak kok. Kaos batik pun ada…

  50. belakangan ini ngeliat di blog2 pada nulis tentang attack batik ini… lagi ikutan kontes kah?

  51. sebenarnya saya tidak suka pakai batik kesannya seperti mau kondangan, tapi ketika lebaran kemarin ada acara kumpul teman yang diharuskan pakai batik, jadi terpaksa pakai batik… pas dipakai kok keren jadinya…
    jadi suka ama batik jadinya

    Batik is the best deh…

  52. He he he
    kok baru tahu yah?nggak pernah belanja sih..
    Baju-baju batikku kebanyakan luntur tp bagusnya dia gak pudar…

    AKu cinta batik, apalagi batik Bali dengan berbagai warna dan cantik buat dress ke kantor, he hehe

  53. ha… !!! promosi ni ye 😆
    kalau aku memang senang dengan batik meski tidak tiap hari memakainya karena kain nya terasa adem tapi sekarang kebanggaanku pada batik tulis Indoneisa agak terganggu dengan membludaknya produk textile) batik cap dari china 🙁
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  54. wah batik itu emang keren ya sebenernya…
    tapi kenapa ya banyak anak muda jaman sekarang kurang berminat dengan batik…hmmm….

    Lestarikan Batik….

  55. Dulu waktu sekolah esempe dan esema hari sabtu wajib pake batik, rasanya seneng deh…berasa elegant haha entahlah

  56. salam damai mbak, saya juga sangat cintakan batik sehingga ruang almari juga dipenuhi dengan baju kebaya atau baju lainnya yang bercorak demikian. Dulu pernah berkunjung ke Bali dan beberapa tempat menarik di Indonesia bersama suami, kesempatan itu saya pergunakan untuk membeli beberapa pasang kain batik, tapi ya udah, rupanya batik adalah bahan larangan dan termasuk dalam kawalan pihak berkuasa.. akhirnya cuma bisa membawa balik beberapa helai aja.. 🙂

  57. kmrn waktu hr batik semua orng pake batik.,.

    setelah itu? :))

  58. Jadi inget dulu, pas magang dipaksa pakai batik sama yang punya perusahaan…
    Setelah itu, malah gak pernah pakai batik lagi…
    hehehe…
    Salam kenal mas…

  59. setuju, tapi jangan terlalu hiper, soalnya masih banyak ragam kain adat di negeri kita

    jangan-jangan malah ini gerakan yg pro-Jawa?

  60. kalo saya bukan karena nggak cnta batik Mbak Zee, tapi emang lebih nyaman aja pake kaos, hehe…

    Rok batik akhirnya saya punya beberapa, hasil beli kemarin saat pulang kampung.

  61. aih… baru tahu kalo ada attack khusus batik..
    biasanya saya nyuci batik pake detergen… hehehe… cuman, jemurnya nggak langsung di bawah matahari.. jadi warnanya tetap terjaga. bagus lagi nyucinya pake lerak.. tradisional bgt sih.. tapi emang ngejaga warnanya dengan baik.. nah kalo udah ada attack begini.. lebih gampang kali nyucinya…

  62. batik emang ga boleh dicuci pake deterjen biasa, zee.. kalo bisa beli lerak yang cair aja banyak kok di itc ambas juga ada.. kalo darurat dan keabisan lerak pilihannya ya cuma dua, dicuci tanpa sabun atau pake sedikit shampoo 🙂

    • Zizy

      Nah kita padahal pakai deterjen biasa tp yang katanya ‘terbaik’. Yah pudar juga. Mudah2an yg ini tepat guna deh… 🙂

  63. Kalimat yang benar2 menarik. “Budaya akan terus ada jika dicintai oleh bangsanya sendiri”
    Kalimat itu juga tepat sasaran untuk contoh kasus batik. Jika kita nggak kepengen batik hanya tinggal cerita, ya kita harus ‘belajar’ mencintai; Apalagi sama UNESCO sudah disepakati. Jadi kita nggak khawatir lagi kalau budaya ini di klaim sama pihak lain. Terlebih, sudah ada detergennya. Wuih, mantap pokoknya. Ai eLop Batik;

  64. ga pake batik ga gaul *eh* 😀 😀 sekarang batik2 keren2 banyak macemnya ya hehe

  65. DV

    Sorry kali ini aku tak setuju…

    Entah kenapa sejak dulu ampe sekarang aku nggak terlalu suka batik. Bisa diitung dengan jari berapa kali aku pake batik dalam kesempatan-kesempatan resmi maupun non-resmi.

    Entah kenapa aku lebih suka pake jas dengan/tanpa dasi untuk kondangan ketimbang beli batik.

    Aku tak bisa menjelaskan stigma apa yang ada di otakku tapi pokoknya ngga sreg ajah..

    Anyway, selamat hari batik!

    • Zizy

      Wah Don,
      Justru kalau kamu yg pakai batik, kamu bisa menciptakan tren anak metal berbatik. Secara tattoo tetap terlihat. Besok2 lgsg diikuti gayamu sama anak2 abege…

  66. Ade

    Yay!! Definitely will buy it!

    Atau Zee mau ngadain kuis berhadiah Attack batik? *kedip2 😛

  67. (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    wah saya baru tahu kalau attack bikin sabun khusus buat batik.

    • Zizy

      Iya mas Alamendah, ini produk baru. Baruuuu saja keluar tgl 2 Oktober kemarin.

  68. Gw juga suka banget batik zi, suka sama model2nya yang skrg udah modern ya. Gue paling suka liat bos2 bule gue pada pake batik kalo jumat, they look so dapper. Keren banget 🙂

    • Zizy

      Eh iya, lho. Klo bule2 pake batik pasti deh keren banget. Sama kayak direksi2 di kantor itu klo pake batik, so cool… 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.