Susu Formula & Bakteri Sakazakii

Akhir-akhir ini, berita tentang susu formula yang mengandung Enterobacter sakazakii semakin menghebohkan. Ini bermula dari penelitian yang dilakukan oleh IPB beberapa tahun lalu terhadap sejumlah sampel dari beberapa merek susu…

Belanja Tanpa Plastik

Dua malam yang lalu, saya pergi belanja dengan anak saya. Kita pergi ke supermarket terdekat dari rumah untuk belanja bahan makanan buat Vay. Sebenarnya ingin jugalah sesekali turun ke pasar…

Pentingnya Nutrisi Seimbang

Postingan saya kali ini masih seputaran anak. :) Saat saya pertama kali dihadapkan pada kenyataan bahwa saya telah menjadi seorang ibu dengan lahirnya seorang putri, rasa negatif yang pertama kali…

Cintaku Pada Batik

Dulu sekali, jamannya saya baru jadi pegawai, tidak pernah terbayang dalam pikiran saya bahwa saya akan mengenakan busana batik ke kantor. Apalagi terpikir untuk memakai batik dalam acara santai bersama keluarga dan teman.

Tidak heran sebenarnya, karena sampai beberapa tahun yang lalu batik masih dianggap sebagai busana yang kurang gaul. Dengan kata lain, busana batik dianggap hanya pantas bila dikenakan pada acara-acara tertentu dari semi formal hingga formal. Anak-anak muda kalau disuruh pakai batik pasti sungkan dan rikuh. Alasannya kunolah, gak gaullah, kayak orang tualah.

Cintai Produk Dalam Negeri

Sekarang tas Devushka sudah ada outletnya lho. Well, actually not my official outlet sih, karena masih menumpang di retail outlet.

Devushka Bag sekarang hadir di UKM Gallery SMESCO, Jakarta. Buat yang belum tahu, UKM Gallery SMESCO itu outlet retail yang menampung produk-produk unggulan dari ukm.  Sesuai dengan tagline UKM Gallery yang berbunyi “Preserving The Indonesian Heritage”, tentu saja yang dijual di sini adalah produk asli buatan anak bangsa.

Djarum Trees For Life

Di postingan sebelumnya, ternyata banyak juga ya teman-teman yang belum tahu atau bahkan baru mendengar tentang pohon trembesi. Saya sendiri juga sebenarnya belum pernah melihat fisik asli pohon ini meskipun sudah banyak dapat info tentang hebohnya si Pohon Idola ini. Sejujurnya saya malah jadi ragu dengan pohon besar di dekat rumah saya yang kemarin saya foto itu, hahahaha. Daunnya terlihat terlalu hijau untuk ukuran daun trembesi, dan kurang ramping. Pohon itu lebih mirip pohon beringin, tapi sepertinya juga bukan pohon beringin deh. Entahlah.

Di jalan besar Casablanca, di pulau jalannya yang besar – syukurlah, jadi pohon-pohon itu tidak terjepit – saya melihat ada pohon besar yang saya duga adalah trembesi. Kali ini saya bisa katakan bahwa karakteristiknya sangat mendekati ciri pohon trembesi, cuma sayang sekali saya tidak bisa berhenti untuk memotretnya. Padahal kalau saja lalu lintas cukup sepi, mungkin saya bisa berhenti sebentar untuk mengambil gambar.

Trembesi sang Idola

Masih ingat postingan saya tentang Sekaratnya Lahan Hijau? Tak lama setelah saya menulis topik kurangnya lahan hijau di Jakarta, saya mendapati beberapa tulisan menarik yang pantas untuk disimak. Pertama, tulisan…

Dilema Menyekolahkan Anak Terlalu Dini

Sabtu kemarin adalah hari terakhir Vay sekolah sebelum libur lebaran. Sekolahnya mulai libur Jumat depan, pas sekali dengan rencana kami mudik ke Medan pada hari itu.

Mungkin ada yang akan bertanya, kenapa Vay masih kecil begitu (belum juga 18bulan) sudah sekolah? Memang banyak perdebatan seputar anak-anak yang terlalu dini dimasukkan playgroup. Karena ditakutkan nantinya anak akan bosan sekolah.