Idolamu & Giveaway from Barcelona
Giveaway Blog

Idolamu & Giveaway from Barcelona

Tadi sore waktu beli latte di coffee shop langganan, baristanya melihat tumbler saya lalu berseru, “Wah, baru dari Barcelona, nih!” Lalu mengalir begitu saja obrolan singkat di depan mesin kasir. Saya katakan kemarin itu habis bawa anak-anak Indonesia untuk bertemu Leo Messi. Lalu katanya, “Wah, beruntung sekali bisa bertemu dengan Messi, idola gitu lho!”

Benar sekali. Siapapun akan merasa sangat beruntung dan tentu saja senang bukan kepalang bila bisa bertemu dengan seseorang yang diidolakan. Apalagi bila sang idola seperti Messi yang tak mungkin bisa sembarangan ketemu, kan. Bintang sepak bola terkenal, tinggal di luar negeri pula. Siapa menyangka bisa bertemu dan dirangkul oleh dia?

Ada satu cerita yang belum saya tulis kemarin di cerita perjalanan Barcelona. Jadi saat hari pertama kami check in di Gran Princessa Hotel, menjelang waktu bertemu dengan semua delegasi, ada satu peristiwa. Saat itu Arie dan Jeje (kedua pemenang Ooredoo Simply Do Wonders) sedang main bola di luar hotel. Saya baru turun ke lobby lalu menyusul mereka keluar, sekalian mau ajak masuk karena sudah saatnya ketemu dengan semua delegasi.

Waktu jalan ke pintu hotel, tiba-tiba si Jeje melonjak! Dia lalu berlari mengejar seseorang – pria bule atletis berambut kuning keemasan yang baru keluar dari Mini Coopernya. Saya heran, siapa pria bule itu rupanya? Saya sudah lihat dia waktu keluar tadi, dia duduk di mobilnya sendirian sambil menelepon.

Pria itu berjalan sambil menelepon. Jeje menyentuh pundaknya dari belakang, lalu ditepis sama si bule itu! Dia tetap berlalu sambil menelepon. Jeje terkejut, shock. Arie sih tenang-tenang saja. Saya tanya itu siapa? Katanya itu si KIPER-nya BARCELONA FC! Wowww… setelah saya browsing sih, ketemu namanya Marc-Andre Ter Stegen.

Well. Siapa yang bisa menduga bagaimana sifat idola kita, kan? Kalau compare dengan Messi, anak-anak ini bilang Messi itu memang kelihatan aslinya baik dan low profile. Tapi kita tak tahu juga kan si Marc ini aslinya bagaimana, karena kita tidak kenal dia.

Nah, terkait topik tentang IDOLA ini, saya mau mengadakan giveaway nih buat teman-teman pembaca TehSusu. Giveaway pertama nih, setelah umur blog ini delapan tahun, hehe…

Pertanyaan:

Apa yang akan teman-teman lakukan bila ternyata menemukan fakta SIFAT ASLI idola kita tidak sebaik/sebagus yang kita pikirkan?

Cara menjawab: Simpel!

1. Cukup menulis jawaban di kolom komentar di postingan ini.
2. Follow Google Plus TehSusu biar saya bisa follow balik juga (ada juga tuh di sidebar sebelah kanan, tinggal klik follow! Beres).

Ada oleh-oleh dari Camp Nou yang saya bawa khusus untuk 8 (delapan) orang pembaca TehSusu dengan jawaban paling seru, paling asyik, dan paling menyentuh hati jugalah, hahah…

  • 2 (dua) pcs ID Card Hanger Barcelona FC

ID Card Hanger
ID Card Hanger
  • 2 (dua) pcs Musical Pen yang akan menyanyikan FC Barcelona Anthem

Musical Pen
Musical Pen
  • 4 (empat) pcs Magnet kulkas Barcelona FC

Magnet Kulkas
Magnet Kulkas

Ayo silakan di-share pendapatnya. Giveaway ini akan ditutup pada 10 Januari 2015. Ditunggu yaa..!! ^^)

Terima kasih!!

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

110 Comments

  1. Jika itu terjadi pada tokoh idola saya, maka saya tidak akan mengidolakannya lagi, kecuali idola tersebut mau mengubah sifatnya itu. Jika dia tidak mengubah sifatnya, maka bisa saja kebanyakan masyarakat juga tidak akan mengidolakannya lagi. Jika idola tersebut peka, dia akan mencari-cari dan bertanya-tanya, apa yang salah pada dirinya, dan semoga idola tersebut dapat membuat sifat buruknya tersebut.

  2. Namanya Idola pastinya jadi panutan ya mba…walaupun idola juga manusia dan bukan dewa-dewi yang tanpa cacat, tapi rasanya mereka terpilih karena banyak hal positif yang kita dapat atau sang idola bisa memicu kita untuk menjadi lebih baik, at least in my case :). So, setelah tau mereka tidak sebaik yang kita kira, aku akan blacklist mereka hahahaha..apalagi kalau hal-hal yang basic seperti courtesy or simply being nice, seperti si kiper tea’. Ngg bangeeet deh..Bahkan kalau keterlaluan dan bener-bener bikin kecewa, aku mungkin akan tegur or kirim surat protes mba :), tentunya dengan bahasa yang elegan :)….aaah, idolaaa, oh idola 🙂

  3. Kalau sifat idola nggak sesuai ekspektasi biasanya udah nggak jadi idolaku untuk sementara waktu kak 😀 nanti kalau udah adem aku ngefans lagi.
    Jadi dulu aku ngefans berat sama Glenn Fredly, jebul terus dia married ama Dewi Sandra. Duh BT banget kak. Lho kok sifatnya Glenn gitu… Mudah tergoda amat ama Dewi Sandra. Nggak teguh hati ah. Ilfil deh.
    Tapi sekarang jadi idola lagi karena udah cerai hahaha *doaku jahat ya* Tapi idola jeeeh.. Gimana donk….
    Btw magnet kulkasnya keren! 😉

    • Zizy

      Tp aku ga paham, memangnya kenapa dengan Dewi Sandra? Hehee..

  4. Haai…
    Pertama kali mampir disini dan langsung ketemu dengan sebuah postingan giveaway ^_^
    Mau ikut meramaikan, tapi semoga bisa beruntung 🙂

    Apa yang akan teman-teman lakukan bila ternyata menemukan fakta SIFAT ASLI idola kita tidak sebaik/sebagus yang kita pikirkan?
    >>> Kalau saya pribadi, jujur tidak punya artis atau public figure yang benar-benar diidolakan banget. Saya menyukai seorang public figure itu biasanya murni karena kemampuan atau hasil karyanya saja, bukan karena dia itu siapa, bagaimana atau karena penampilannya. Aneh banget ya saya…? tapi ya begitulah, hehe
    Jadi, misal ada seorang penyanyi yang nampak sempurna baik karya-karya maupun penampilan dan sifatnya, yang lagunya sedang saya sukai banget kemudian dia mempunyai skandal atau baik secara sengaja ataupun tidak sengaja sifat aslinya diketahui ternyata tidaklah sesempurna seperti yang nampak selama ini, bagi saya, menyayangkan pasti… tapi gak masalah juga, gak akan membawa pengaruhatau dampak apapun bagi saya… toh saya hanya menyukai karya-karya/sebagian karya-karyanya saja. Itu hanya menurut saya saja :))

    Sukses untuk giveawaynya, sukses terus juga untuk Teh Susu.com…. btw, nama web nya manis sekali 😉

    Oh iya, sukses follow G+ Teh Susu, salam persahabatan 🙂

    • Zizy

      Terima kasih sudah mengikuti GA ini… 🙂

  5. urai rizki abri nova

    Setiap orang di dunia ini pasti punya idola, entah dia mengidolakan orang tersebut karena fisiknya yang tampan atau karena kecerdasan-nya. Saya juga punya idola, idolah saya adalah seorang Ilmuwan, Albert Einstein. Dia cerdas, hebat dan sangat berpengaruh di dunia ini. Semua orang pasti sangat mengaguminya.Cukup sempurna, jika dia dijadikan idola. Dan jika saya menemukan fakta SIFAT ASLI idola saya tersebut tidak sebaik/sebagus yang saya pikirkan. Saya akan lebih bersifat NETRAL, toh kita ini manusia yang punya sifat yang bervariasi. Manusia juga punya dua sisi. sisi gelap dan sisi terang. Tak mungkin kan, manusia hanya punya sisi terang saja, tak mungkin juga dia seperti malaikat yang tak pernah melakukan kesalahan

    saya juga menemukan sifat buruk Albert Einstein yang saya baca dari buku, bahwa dia mempunyai hubungan buruk dengan anaknya, menikahi sepupunya sendiri dan terlepas dari semua kehebatannya ternyata idola saya punya sifat yang kurang baik, saya berpikir dia juga manusia, tidak ada yang salah darinya, karena sesungguhnya manusia itu tempatnya salah, dan Albert Einstein bukan malaikat, saya tetap menyukainya dan mengidolakannya sebab sumbangsih ilmunya terhadap dunia ini begitu besar. Saya tetep bersikap Netral terhadap idola saya tersebut. 🙂 karena saya pikir Albert Einstein menginspirasi saya supaya bisa berguna bagi orang lain. Terima Kasih 🙂

    • Zizy

      Terima kasih sudah mengikuti GA ini… ^^)

  6. reaksi pertama saya adalah terdiam saking kagetnya dengan sifat asli sang idola. Selanjutnya saya berusaha memahami alasan saya suka dengan idola tersebut,apakah karena suaranya, aktingnya, penampilannya

    Selanjutnya saya akan tetap mencintai idola tersebut karena alasan yang telah ditemukan, dan saya harus bisa memkalumi Mereka hanyalah manusia biasa yang diberi kelebihan . Mereka dipoles menjadi yang diinginkan karena tuntutan peran, harap maklumi saja jika mereka berbeda saat bertemu

  7. Hmmm…susah2 gampang nih Kak GAnya hihihihi.

    Aku belom pernah ngefans smp yg sebegimanaaa gitu soalnya Kak, ga pernah ngejar2 foto bareng misalnya (kalo ada kesempatan sih ya mau aj sih :P), atau gimana lah ya, biasa aja.

    Tapi aku ada pengalaman ketemu Ebiet G. Ade di studio Metro TV untung taping acara Mario Teguh Golden Ways, mungkin karena sudah senior ya, jadi sepertinya beliau risih saat temen2ku minta foto bareng, beneran diusir kasar dan lgsg pergi cemberut gituh hihihihi. Pdhl saat di atas panggung, beliau ramaaaah sekali menyapa penonton, jadi agak2 ga percaya kalo barusan orang yg sama judes bgt *ups* heuheu.

    Kaget aja sih Kak, tapi ga aneh2 bgt, toh para idola kita itu jg manusia biasa, yg mgkn hrs punya dua ‘kepribadian’ yg berbeda, yg terkadang mungkin tertukar *halah* 😀

    • Zizy

      Ikut kaget ini bacanya…
      Thanks ya sudah ikutan GA ini..

  8. Hai Kak Zee,…

    Sejak jaman sekolah, saya ngepens berat dengan group musik DEWA. Sangking ngefansnya, jaman itu saya dan teman yg juga cinta dengan DEWA janji akan menamai anak kami kelak bernama sama dengan personil band tersebut. Makin ke sini ternyata personil band yg dulu saya idolai malah makin bertingkah. Iya sih, prestasi dan karya ga sedikit, makin bagus malah. Tapi ternyata tingkah dan sifat aslinya tidak bisa kita jadikan panutan. Yang ada sekarang setiap melihat kehadiran salah satu bpentolannya,saya ganti chanel tipi dan ga tertarik lagi dengan cerita kehidupannya. Untuk karyanya, beberapa saya masih suka tapi lainnya mending ganti channel saja. Patah hati jangan ditanya, tapi saya sadar mereka juga manusia biasa yang ga luput dari tingkah laku yang tidak menyenangkan….
    Thank Kak Zee, sun sayang buat Vanya…

  9. bebex rock

    hhhmmm kalo aku sih yasudahlah kl sifat idola ngga seperti yg ku bayangkan… idola kan juga manusia biasa kaya kita juga… saya mengidolakan seseorang karena prestasi bukan sifatnya…jadi santaii aja kalau idola punya sifat yg ngga kita sukai, prestasinya yg menginspirasi kan bukan sifatnya 😀

  10. Yang saya lakukan bila ternyata menemukan fakta SIFAT ASLI idola saya tidak sebaik yang saya pikirkan adalah langsung bersikap low profile. Seperti kejadian di atas: Saya menepuk pundak Marc-Andre Ter Stegen dan dia hanya berlalu. Sikap saya saat itu langsung low profile, seolah tidak terjadi apa-apa. Namun saya juga akan membatin, bahwa seyogyianya memang idola saya itu hanya pantasnya dijadikan sebatas inpirasi saja. Namun jika sampai memfanatikkan, artinya saya juga harus berpikir untuk menerima konsekuensinya bila terjadi peristiwa seperti di atas. Jadi selama saya mampu mengontrolnya dengan baik, saya bisa mengubah pemikiran saya yang salah menjadi positif.

    Lagian kalau dipikir, untuk apa kecewa terhadap idola yang ternyata SIFAT ASLInya tidak sebaik yang saya pikirkan? Idola saya hanya manusia biasa. Bukan seorang Iron Man, Thor, Spider Man, atau tokoh superhero lainnya yang jelas memiliki kelebihan tak tertandingi dibanding manusia biasa. Terima kasih, Kak. 🙂

    • Zizy

      Terim kasih ya sudah ikutan GA ini…. ^^)

  11. Apa yang akan teman-teman lakukan bila ternyata menemukan fakta SIFAT ASLI idola kita tidak sebaik/sebagus yang kita pikirkan?

    apapun yang terjadi, sekali idola tetap idola.
    pemain favorit saya sejak 1994 cuma satu: Alessandro Del Piero.
    awal dekade 2000-an sempat diisukan gay karena belum menikah.
    tapi, saya tetap mengaguminya.
    bahkan, meski saat ini Del Piero sudah tidak lagi di Juventus dan memilih ke Sydney FC hingga kini ISL, saya tetap suka.
    intinya kita mengagumi seseorang dari penampilan di lapangan, misal sebagai pemain bola, penyanyi, atau politikus.

    mengenai sifatnya yang jelek, ya tak masalah, setiap orang punya kepribadian masing-masing
    yang terpenting nothing to lose saat mengagumi sang idola 🙂

    • Zizy

      Terima kasih sudah ikutan GA ini.. ^^)

  12. Tentu saya akan sangat kecewa dan akan say good bye untuk mengidolakan dia, bagi saya idola itu akan menjadi acuan, jadi untuk apa menjadikan dia sebagai idola jika dia ternyata tidak bisa memberikan contoh baik dan dampak positif bagi kehidupan kita.

    kemudian saya akan unfollow dan cari idola yang lain yang lebih baik lagi 🙂

    • Zizy

      terima kasih ya sudah ikutan GA ini..

  13. Hmmm, baru aja kejadian di bulan ini, seorang Idola dengan wajah yang manis dan cantik, bintang Iklan, pemain film layar lebar juga. Saat bertemu langsung dan diberi kesempatan wawancara. Duh ga sesuai dengan apa yang dibayangkan selama ini, ada rasa kecewa juga sih, ternyata bukan sendirian yang punya penilaian sama. Jadinya wawancara pemain lainnya saja ^_^

    • Zizy

      terima kasih ya sudah ikutan GA ini..

  14. Pernah sih ternganga-nganga gegara dikasih tau teman bahwa seorang idol cewek yang terlihat lembut, aktingnya juga bagus, ternyata smoker dan suka marah-marah di lokasi syuting. Sempat illfill juga. Jadinya saya ngasih batasan ke diri sendiri aja, bahwa kita bisa menyukai karya seseorang, atau prestasi-prestasinya, dan kita sangat menghargai hal itu. Namun jangan sampai kita mengadopsi sisi-sisi negatifnya, yang sewajarnya aja 🙂

    • Zizy

      terima kasih ya sudah ikutan GA ini..

  15. saya tak akan mengidolakannya lagi. namanya juga idola, saya pasti akan memuji dan meniru idola saya. kalo sifatnya ngga bagus, mana mungkin saya tiru. mendingan udah aja tingggalin, cari idola lain yg bisa membuat hidup qt positif. Tp kalo perlu kasih masukan ke dia sih dari kita sbg fansnya, bahwa kalau bisa kurangi bahkan tinggalkan sifat yg buruk. Siapa tau aja dia mau denger 🙂

    • Zizy

      Terima kasih sudah mengikuti GA ini… ^^)

  16. emmy

    sifat idola yang ga sebagus yang kita pikirkan??
    mungkin bakalan kecewa banget ya. aku juga sering kok kayak gitu kok. tapi kalo dipikir baik2, mereka kan juga manusia, sebaik-baiknya mereka, pasti ada kekurangan juga kan?? dan aku selalu berusaha mengatasi kekecewaan itu dengan berpikir kalo aku diposisi mereka gimna? mungkin aku juga bakalan kayak gitu. yah sama aja kayak orang pacaran, suami-istri, sahabatan atau kayak orangtua sama anak kan? sedekat apapun mereka, secocok apapun mereka, pasti ada aja kok yang sifat yang gak sebagus atau gak sesuai harapan kita walaupun kita ketemu setiap hari, ngobrol bareng setiap hari, kemana2 selalu sama2 kan?? 🙂

    • Zizy

      Terima kasih sudah mengikuti GA ini… ^^)

  17. Kelebihan yang dimiliki idola tersebut yang saya ambil. Sementara kekurangannya saya abaikan. Mungkin bagi idola tersebut, perilakunya yang kurang berkenan kepada fans adalah hal biasa. Sementara bagi fans tersebut, perilaku itu kurang berkenan di hati. Sebab tidak hanya idola, bahkan sebagai contoh teman kita sendiri yang sudah kita kenal selama bertahun-tahun tidak menampakkan sifat aslinya di awal perkenalan. Saya berharap idola yang tidak seperti yang saya harapkan bisa menunjukkan perubahan.

    • Zizy

      Terima kasih sudah mengikuti GA ini… ^^)

  18. Kaget dan tidak percaya awalnya. Selanjutnya sih biasa saja. Aku ada mengidolakan pemain sinetron cowo lalu dia masuk penjara agak kecewa tapi kasihan juga. Tapi Aku gak benci toh dia juga manusia ya yang gak luput dari kesalahan.

    • Zizy

      Terima kasih sudah mengikuti GA ini… ^^)

  19. aku ikutan yaaa……
    bagi saya..sifat idola yang ternyata aslinya tidak sebaik kenyataan..yaa dimaklumi sajalah,
    karena biasanya mereka itu membutuhkan pencitraan yang bisa mendongkrak popularitas mereka,,,meskipun harus dengan cara berpura-pura jadi idola dengan sikap yang baik, padahal kenyataannya berbeda jauh dengan sifat aslinya…,
    kalo ktemu mereka lalu sifat aslinya muncul,,,palingan saya hanya bilang kepada mereka…kok sifat asli kamu berbeda dengan sifat yang sering kalian pertontonkan selama ini……, begitu saja, selanjutnya..yaa nggak usah dipikirkan lagi…., lupakan bahwa mereka pernah jadi idola, sebab kalo dipikiran terus….akan merusak hati jiwa dan raga……dan….sakitnya tuch di sini……… 🙂
    keep happy blogging always,,,salam dari Makassar 🙂

    • Zizy

      Terima kasih sudah mengikuti GA ini… ^^)
      Salam …

  20. Well….sebelumnya saya ucapkan met ultah yg ke 8. Rasanya udh lama banget ga pernah mampir. Berkaitan dengan idola, saya bukanlah seorang yang fanatik terhadap idola namun pernah juga salah satu idola saya kena bully abis2an di media. Waktu pertama Kali baca sih ikutan panas hati saya. Namun ternyata beliau malah ga ambil pusing dengan urusan media. Sesuatu yg terlihat atau dibicarakan orang itu belum tentu yang sebenarnya. Idola itu khan manusia juga yg punya gudang kesalahan. Ada hal yg kita nilai kalau dia pantas jadi idola karena kehebatan di salah satu bidang. Jangan terlalu kecewa kl ternyata dia tidak sesuai dengan harapan kita lantas kita menjugde dia dengan hal yg kurang pantas…..so…idola tetap manusia sesuai dengan lagu roker juga manusia

    • Zizy

      Makasih Mas sudah ikutan GA ini… ^^)

  21. met ultah ke-8 ya.

    bertemu idola yg ternyata perilakunya di luar dugaan, biasa saja sih. cuek aja, sebab kita tak bisa memaksakan standar kebaikan kita kepada orang lain. bayangkan saja jika seorang idola harus mengikuti standar kebaikan jutaan penggemarnya. kasihan sekali dia.

    btw, cieeee ada yg ketemu sama penyuka tehsusu tapi gak nyadar hahaha…

    begitulah kira-kira soal idola-idolaan.

  22. Vay…modelnya cuantikkkk luthuuu hihihi..

    Kak, memang sih kalau ternyata mengetahui sifat asli sang idola jadi sedikit ilfeel dan kecewa gak ketulungan. Karena sang idola diharapkan menjadi inspirasi sempurna dari karya-karyanya. Misalnya, saya suka sekali sama QUEEN, mengetahui vokalis utamanya yang suka sesama jenis dan pacaran sama Jim Hutton, saya bener2 kecewa…apalagi penampilan terakhirnya gak se flamboyan awal2 QUEEN berkibar. Di masa akhir hidupnya juga doi kena AIDS. Tapi doi berusaha mengakui dengan sportif, minta maaf dan sampai menjelang akhir hidupnya doi tetap nyanyi dan bikin video klip. Total berkarya pokoknya. Dari situ saya melihat sudut pandang lain, dalam karyanya doi tak ada cedera, total menginspirasi dan selalu menjadi yang pertama trend setter. Bahkan Freddie Mercury menginspirasi Deff Lepard yang buruh pabrik menjadi musisi dan sekarang terkenal. Di smaping itu, saya pun suka QUEEN bukan karena vokalisnya aja, Gitaris Brian May juga yang doctor dan sekarang jadi aktivis lingkungan dan selalu menyerukan anti perburuan hewan, saya sangat salut. Jadi, terlepas dari sifat2 aslinya, saya tetap suka karyanya yang inspiratif. Yang penting karyanya yang bisa diambil inspirasinya. Sehingga bisa terpacu untuk membuat karya berkualitas seperti mereka. Kalau soal pribadinya, kembalikan ke masing2 individu 🙂

    • Zizy

      Terima kasih Kak Ani sudah ikutan GA ini.. ^^)

  23. Kita sudah saling follow G+ udah lama kayaknya, kak 😀

    Vaya cantik bgt
    Hmm, klo ketemu sifat asli idola yang nggak sesuai dg yg ada dipikiran kita selama ini, saya sih langsung cr tau dan klarifikasi, bener gak orgnya asli kayak gitu.
    cr tau biasanya dr fans2 yg lain. Dan nyoba berpikir positif, kali aja si idola tersebut lg bete, semisal kayak pengalaman delegasi diatas, yang tangannya lgs ditepis, mungkin dia gak biasa ditepuk org gak dikenal apalagi tiba2.
    kita aja pasti males dong klo ditepuk sembarangan gitu..hehe.

    • Zizy

      Terima kasih ya Mel sudah ikutan GA ini.. ^^)

  24. Kalau saya awalnya sudah mengidolakan seseorang, saya pasti banyak mencari tahu orang itu, mulai dari identitynya, fotonya, makanan dan minuman kesukaannya, prestasinya, karyanya bahkan sampai saya koleksi kalau ada berita atau foto tentang dia di satu buku. Kalau bicara idola, apa dan segala tentang dia tuh, seperti sesuatu yang wajib untuk disimpan. Apalagi kalau idola kita punya banyak prestasi, karya dan kelebihan-kelebihan lainnya.
    Tapi, kalau idolanya kita ternyata ketahuan punya sifat buruk, biasanya saya sangat kecewa. kok..dia kayak gini sih, gak kayak yang saya perkiraan. Tapi bagaimanapun juga yang namanya idola bagiku itu tetap idola, seburuk apapun sifatnya saya gak peduli. Karena karakter manusia itu pasti tidak ada yang sempurna. Selalu saja ada kelebihan dan kekurangan. Karena yang paling sempurna itu hanya Allah SWT.
    Kalau saya sih tetap mengidolakan segala yang positif dari dia selalu itu segala hal baik yang membuat saya terinspirasi, tapi kalau sifat yang negatif ya saya cuekin saja, gak saya peduliin, bahkan gak saya jadikan contoh, karena itu kan tidak baik.

    sukses giveawaynya mba….moga dapet hadiahnya..:)

    • Zizy

      Terima kasih ya sudah ikutan GA ini.. ^^)

  25. Aku sih santai saja sama idola siiih toh mereka juga manusia kadang bete kadang galau hehehe ,, tapi kalo mereka aslinya baik, ramah dan ngga ada kamera disekelingnya, itu jadi nilai tambah dan makin ngefans deh aku. Menurutku siiih bagaimana seorang public pigure itu memperlakukan fansnya dgn baik,mempengaruhi kelanggengan karir dan kebaikan hidupnya, walaupun dia tidak berkarya dan sdh menua dia tetap dikenang, mungkin public pigure bisa bilang inilah gue apa adanya lu mau terima apa ngga, ngga bisa gitu justru semakin terkenal dia seharusnya dia memperbaiki diri karena apapun yg dia lakukan pasti disorot

    • Zizy

      Terima kasih ya sudah ikutan GA ini.. ^^)

  26. Walopun saya selalu berpikir cukuplah mengidolakan sebuah karya bukan orangnya. Karena yang apa yang kita lihat di layar kaca atau media lainnya belum cukup untuk menggambarkan sifat asli sosok idola tersebut. Tapi, kalau kemudian suatu saat nanti saya menemukan sosok yang saya idolakan sifat aslinya tidak sebaik yang saya bayangkan, kayaknya akan kecewa walopun sesaat. Kemudian tetep aja suka sama karyanya.

    Contohnya, saya dari dulu mengidolakan Will Smith. Kalau sp ketemu ternyata sifatnya kurang baik. Ya, udah lah kecewa dikit. Tp, abis itu tetep aja suka sama film-filmnya. Tetep saya tonton 🙂

    • Zizy

      Makasih Mom sudah ikutan GA ini ya.

  27. Ikutan ya Zee …
    Kalau saya nih …
    Saya biasanya mengidolakan seseorang itu bukan hanya dari karya dan kebisaannya …tetapi juga dari perilakunya.
    Ya … saya sadar …kadang media massa tidak bisa menangkap sisi lain dari seorang tokoh. Karena pencitraan semu atau semacamnya …

    • (maap kepencet, belum selesai tadi …)
      … sehingga yang terekspos hanya yang heroik saja …
      Kalau saya menemukan peri laky yang kurang baik … Jujur …akan saya coret dia dari daftar idola saya …
      Saya tau manusia tak ada yang sempurna …tapi kalau saya sudah diperlakukan tidak semestinya oleh si idola … Ya. …maap … Penggemar andasudah berkurang satu … Dan bisa jadi akan bertambah terus … Karena penggemar saya pun pasti akan memusuhi anda .,, (huahaha …syapa eloh ?

      • Zizy

        Hahahaa… komen Om ini selalu bikn ngakak deh. Tx Om sudah ikutan..

  28. Hallo, Kak! Salam kenal sebelumnya. Btw, aku ngefans banget sama satu beauty & fashion blogger sebut aja inisialnya HPS. Saya selalu follow twitter dan hampir selalu membaca tulisan di blog nya. Berkat dia pula, sekarang saya agak mulai memperhatikan penampilan, karena saya pernah baca bahwa “You are what you wear” dan semenjak itu saya mulai mencoba untuk ‘enak dilihat’ dan lebih peduli dengan tampilan saya sehari – hari. Sampai suatu ketika saya ingin mengajak dia bekerjasama karena saat ini saya memegang brand beauty. Ternyata postingannya yang terlihat humble berubah drastis jadi agak congkak saat meeting. Saya dan klien langsung mencap dia BM alias banyak mau. Kecewa, itu pasti. Tapi saya ambil sisi positifnya saja, saya suka postingan di blog dan instagramnya, bukan personalnya. Dan sampai saat ini saya tetap follow akun socmednya walaupun nggak pernah berharap kerjasama dan ketemu lagi^^

    • Zizy

      Aku kayaknya pernah ada kejadian mirip deh… ^^. Thx ya sudah ikutan GA..

  29. Sifat asli tidak dapat ditentukan dalam hitungan detik / menit, mungkin saat dia menunjukkan sifat marah / kurang mengenakkan disaat itu moodnya kurang bagus. Karena kita tahu sendiri sang idola juga tidak mengenal kita, ada peribahasa “Tak Kenal Maka tak Sayang”. Sang idola tidak mengenal kita, mungkin dia menunjukkan sikap cueknya, beda lagi kalau sudah kenal.

    Dikembalikan pada diri sendiri saja, kalau disapa orang yang tidak dkenal, pasti bingung dan bertanya-tanya dalam hati !! takutnya orang itu bermaksud buruk (bukan berfikir negatif tapi antisipasi) Hehehe

    Salam kenal mba zy, saya sering mengikuti blog ini tapi baru berkomentar. Salam untuk si Vay !!!

    • Zizy

      Terima kasih sudah ikutan. Salam kenal juga yaa…

  30. Kecewa pasti lah ya. Pengennya sih guling-guling sambil bilang NO NO NO, terus teriak di depan idola saya sambil bilang, “Ih…nyesel saya ngidolain Anda. Ternyata Anda tidak seperti akting Anda di tipi-tipi.”

    Biar dia ngeh, syukur-syukur kalau dia bisa berubah.

    #ngilersamamusicalpennya

    • Zizy

      Hahah… Terima kasih ya sudah ikutan GA ini.. ^^)

  31. Haai, teh. Eh blog teh susuuu

    Idola orang yang kita kagumi karena sesuatu. Nah, sesuatunya ini bisa macam2. Bisa karena fashion style-nya, muka-nya, skills-nya, atau bahkan kepribadiannya.

    Tentang sifat baik atau gak-nya seorang idola itu menurut saya hanya sebagai bonus aja sih. Kalau ternyata idola kita ternyata baik makin kagumlah kita. Tapi kalau ternyata idola kita itu diluar dugaan yaaah … santai aja sih ya. Seperti opini aku aja teh yg tadi, itu hanya bonus. Hehe

    Tapi sebagai fans (biasa) bukan fans fanatik ya, jangan, hehe. Sifat baik disini yang dimaksud sampai tahap mana dulu nih. Sebagai fans (biasa), idola balas senyuman itu menurut aku udah termasuk sifat “baik” ya. Walaupun itu arti sifat baik dlm skala kecil.

    Tapi kalau idolanya sifanya kurang berkenan, ya jangan langsung ditinggalin juga, hehe. Santai aja sih. Kan tergantung kamu mengidolakannya karena apa bukan karena siapa.

    Intinya : Kalau idola kita ternyata sifat baiknya gak sesuai kenyataan yah harus terima sesuai kenyataan juga. Haha *loh. Santai aja bro, sist. Toh, kamu itu mengidolakannya “karena apa” bukan “karena siapa”.

    Thats my opinion.
    Btw, congrats ya qaqa sudah bisa ke Brazil. Kado akhir tahun yang ehem bgt. Salam buat adik kecil yg di foto itu. Cantik cantik cantiiik, haha

    • Zizy

      Terima kasih ya sudah ikutan GA ini.. ^^)

  32. Aduh, cantiknya model hadiah-hadiahnya hehehe. *salah fokus* Saya kagum sama Nadya Mulya, Mbak. Saya kagum kecerdasaannya. Terkesan waktu blio ikutan Putir Indonesia zaman kapan, ya. Lupa. Pas udah jadi blogger, saya beberapa kali dapet kesempatan ketemu blio. Ternyata orangnya humble dan ramah banget. Klop sama kecerdasannya yang selalu saya tonton di televisi. Jadi makin suka. Saya juga mengagumi seorang blogger karena tulisan-tulisannya. Tapi, pas ketemu, ternyata orangnya ga sehangat tulisan-tulisannya. Malah bisa dibilang kebalik 180o. Somse dan jutek. Semenjak itu, saya ga pernah baca tulisan-tulisan blogger itu lagi hehehe. Tapi … tapi … saya tetap fans berat karya-karya Michael Jackson meski blio kena kasus macem-macem. Haduh, pegimana, yak. *labil* hahaha.

    • Zizy

      Hahah… aku juga ngefans sama MJ kakak…!

  33. Pasti sebel ya kalo ketemu idola yg sok… Tp itu ceritanya orangnya lg telpon ya. Mgkn lagi ada penting sih bisa jadi ya…

  34. keep positive thinking. kita gak bisa menilai orang hanya dalam 1 moment. mungkin si idola itu lagi bad mood atau lagi kelelahan dikejar ama wartawan ataupun fans. Mungkin lagi menerima telpon yang sangat penting dan lagi harus buru-buru… manusiawi dan dipahami saja.

    • Zizy

      Terima kasih ya sudah ikutan GA ini.. ^^)

  35. Menemukan sifat asli idola yang tidak baik? Jujur, pasti sakit hati. Kenyataan tidak selalu sama dengan seharusnya. Kecewa, sudah pasti. Ada kemungkinan rasa mengidolakannya berkurang. Seperti kisah postingan anda. Saya bisa membayangkan kecewa dan sakit hatinya ketika kita menegur dan ditampik. Tapi kembali kita harus mengevaluasi diri, pantaskah kita menyapanya degan cara seperti itu? saat itu idola kita sedang menelepon. Sebagai pengidola, kita juga perlu melihat situasi dan kondisi yang kita idolakan. Artinya rasa senang yang luar biasa tetap harus dikendalikan agar tidak menerima reaksi yang tidak menyenangkan. Kalau saya yang menerima reaksi seperti itu, pertama saya tetap akan menjadikannya idola dalam bayangan saya (Sebatas kemampuan dan penampilannya) tidak mengharapkan keakraban secara personal. Toh pengidola hanya satu dari jutaan penggemar bagi idolanya yang nggak bakal diingat. Itu cara saya menghibur diri. Andai saya yang menjadi idola, saya akan lebih memberi perhatian, misalnya dengan memberi senyum, menyentuh tangannya atau mengangguk (saat itu lagi telepon loh)

    • Zizy

      Terima kasih Mbak sudah ikutan GA ini.. ^^)

  36. ikoooot hahhahaa

    pertama-tama selamat dulu buat anniversary blog Teh Susu. eh kak aku kan dah follow ya google plusnya ya? betol gak?

    sekarang jawab pertanyaannya seandainya aku menemukan sifat asli idola yang tidak sebaik/sebagus ekspektasi kita:

    sejauh ini ada beberapa idolaku yang sebenarnya gak bagus-bagus kali sifatnya malah ada yang cenderung kurang bagus tapi biasanya aku mengidolakan mereka karena karyanya atau karakternya. Tapi pun kalo ada di antara idolaku yang memang sifatnya bagus trus pas ketemu fakta ternyata tak sebagus aslinya ya berarti kan kita ga bisa mengubah sifat dia tersebut jadi aku cuma bisa memaklumi aja dan mengubah cara menyikapinya. Karena kita toh ga tau sebenarnya apa latar belakang yang membuat dia punya sifat itu.

    Gitu kira-kira kak. Sukses yaa giveawaynya
    ngomong2 dah lama kita tak bersua ini sampek dah besar kali itu si Vaya kutengok

    • Zizy

      Iya Jul, kekmana itu kang MT selalu sibuk susah diajak jumpa rame2..

  37. Kalau menemukan sifat asli
    idola yang tidak baik?
    saya sih tergantung. mengidolakannya krn apa.
    misal sy mengidolakan meski ya krn skill sepakbola nya yg fantastis. soal personality no2. suka sama sheila on7 ya krn karya2nya.
    kalo ternyata sifat asli tidak baik ya mau gmn lg. toh itu kan bawaan bobroknya.
    ga bisa kita ubah juga.

    tbs. happy anniversary utk blog ini ya kak.
    keep on writing. hehehe

  38. Kalau menemukan sifat asli
    idola yang tidak baik?
    saya sih tergantung. menghidupkannya krn apa.
    misal sy mengidolakan meski ya krn skill sepakbola nya yg fantastis. soal personality no2. suka sama sheila on7 ya krn karya2nya.
    kalo ternyata sifat asli tidak baik ya mau gmn lg. toh itu kan bawaan bobroknya.
    ga bisa kita ubah juga.

    tbs. happy anniversary utk blog ini ya kak.
    keep on writing. hehehe

  39. ikutan kuisnya ahhhh hahahaha~
    Kalau menemukan sifat asli idola yang tidak baik memang bikin ilfil kadang-kadang, tapi kita juga harus aware kalau merek juga manusia.
    Tapi kalau soal pesepakbola Barcelona ini mereka sih harusnya sudah lebih aware karena mereka merupakan brand atau icon dari klub mereka.
    Pesepakbola banyak sekali dan tinggal move on saja mengidolakan yang lain hahahaha~

    Tapi Messi memang manusia yang berbeda dari sisi skill sepak bola maupun sebagai manusia karena karir dan kesehatan dia diselamatkan oleh Barcelona.

    • Zizy

      Terima kasih MasDidut sudah ikutan GA ini.. ^^)

  40. bintangtimur

    Langsung berubah pikiran, Zy…buat saya idola itu *seharusnya* identik dengan panutan. jadi kalo sifat aslinya nggal seperti ekspektasi saya, batalin aja deh buat jadi idola…hehe 😀
    Follow google plus TehSusu?
    Nggak tau caranya, Zy…
    Ini mah komen memeriahkan aja, nggak usah diikutkan lomba juga nggak apa-apa 😉

    • Zizy

      Hehehe gpp Bu kalo gk ketemu…. terima kasih ya sudah meramaikan..

  41. Wah saya baru tahu kalau blognya mbak Zizy ini sudah 8 tahun alias sewindu.
    Jadi inget lagunya Tulus yg judulnya Sewindu itu mbak…

    Nah, tentang idola. Misalnya begini, saya mengidolakan penyanyi jazz karena suka dengan lagu-lagunya. Pas bisa ketemu, saya pasti berusaha menyapa, tapi misalnya sang idola itu dingin-dingin saja responsnya, ya saya memakluminya saja. Mungkin memang sifat dasarnya demikian. Agak kecewa pastinya. Tapi kekecewaan ini tidak akan menghapus kesukaan saya akan lagu-lagunya…

    Beruntung penyanyi dan musisi jazz yang saya pernah bertemu langsung ramah-ramah dan enak juga berbicara, seperti hubungan di sosial media yg sudah terjalin. Saya pernah ngobrol sejenak dgn Idang Rasjidi di Bogor Jazz Reunion dan Syaharani di Ngayogjazz. Mereka welcome banget.

    Selamat ngeblog terus ya mbak.

    Salam,

    • Zizy

      Wah aku juga pernah ketemu Idang Rasidi waktu acara Blogor 2thn lalu bareng Mataharitimoer. He’s nice dan welcome…

  42. ulu

    Ilang feeling alias ilfil. Kecewa. Sedih. Langsung hapus dari daftar idola kesayangan. Saya punya idola yang bukan artis, begitu kenal lebih dekat, duh kok gak kayak yang saya bayangin yah 😀 tapi dimaklumi kalau tidak berhubungan dengan attitude. Kalau udah gak sopan, galak, cuek kelewat batas, yaa sebel sih jadinya.

    • Zizy

      Terima kasih Mbak sudah ikutan GA ini.. ^^)

  43. Barcelonaaaa, wanna go there (*^â–½^*)
    *ups! Kembali ketopik.

    Jadi kalo ada idola yang hanya bisa kita lihat lewat media tanpa tahu kesehariannya seperti apa dan pas ketemu ternyata sifatnya jauh dari expectasi kita ya wajar saja. Pertama, karena memang kita tidak tahu dan belum pernah bersinggungan sebelumnya jadi sifatnya seperti apa kan tahunya hanya lewat media. Kedua, dari kasus diatas bisa jadi si mas Marc lagi ada hal penting yang lagi diurus, makanya dia buru-buru tanpa sadar acuh sama fans nya. Dua alasan tersebut berlaku bukan hanya untuk kasus diatas saja. Ya misalkan saja dulu pas jaman SMA, kita mengidolakan kaka kelas yang ‘super nge-hits’ dan kata rumor dia baik, eh pas ketemu pertama kali dia nya lagi bete kitanya ikut dibetein, langsung deh tingkat kekaguman turun level. Tapi dihari berikutnya kita ketemu saat hatinya sedang berbunga-bunga dan mau menyapa kita, naik lagi deh level kekagumannya.

    Jadi menurut saya jawaban dari pertanyaan diatas seperti itu mba. Salam kenal ^^

  44. Kak Zy….. Ikutannnnnnnnn hahahaha

    Klo aku, walaupun tergila2 bgt sm idola, klo tau ternyata sifatnya jelek, aku bakalan lsg BIASA aja. Namanya manusia, idola jg manusia biasa, pastilah ada kelemahan nya, cuma tergantung idola itu, dia bisa ga merubah sifat/sikap nya di dpn umum apalagi para penggemar nya. Klo ga bisa dirubah, setidaknya di minimalisasikan (halah) sifat jeleknya itu :p
    Ga perlu dibenci sih, jadi lebih baik mencari idola lain saja hihihihi

    • Zizy

      Gugur 1 idola, tumbuh 1000 idola lain ya.. hehe..

  45. Pertama kalinya sih mungkin kaget, dan pasti terucap duh kok gitu sih, masak seperti itu sih, benar gak sih dan berbagai pertanyaan yang bermakna tidak percaya, serta ada perasaan ilfeel dkit juga, tapi balik lagi semua manusia kan tidak ada yang sempurna, setiap orang ada sisi positif dan negatifnya, jadi tinggal pinter-pinternya kita saja menyingkapinya. Akhirnya ambil sj yang positif dari dia dan buang jauh-jauh unsur negatifnya.

    • Zizy

      Terima kasih ya sudah ikutan GA ini.. ^^)

  46. Kalau pertanyaan itu ditujukan ke saya, sepertinya jawabannya sama, karena dia adalah sosok idola yang dikenal lewat prestasi, karya yang mereka tampilkan ke publik bukan karena pribadi/attitude mereka, dan mengidolakannya juga hanya sebatas itu. pasti akan maklum-maklum aja dengan sikap mereka yang kurang merespon dgn baik SKSD yang ditunjukkan ‘penggemar’.
    Tapi akan lain ceritanya kalau ini terjadi pada anak saya, mungkin dia akan seperti Jeje, shock, bahkan sampai meneteskan air mata, kemudian berpikir ‘idola’ yang dilihat sangat ramah itu kok seperti ‘orang jahat’.
    Tugas saya sebagai emak, jika idolanya seperti Messi dan pemain Barca yg penggemarnya semua usia di seluruh pelosok dunia: memberi pengertian pada anak, idola dia itu juga manusia biasa yang kadang sedang capek, ga ingin diganggu oleh orang lain. Jangankan idola yg punya jadwal super padat, si anak aja kalau sedang asyik main game kemudian sedikit di ‘usik’ jg kesal.
    Bagaimana jika si idola kena kasus asusila atau terlibat penggunaan obat terlarang?
    Justru kesempatan emak untuk ‘menyuntik’ pikiran anak dengan doktrin positif. Yang dia idolakan itu manusia yang sudah mendapatkan semuanya, tapi masih kurang aja, itu karena dia kurang menyadari betapa banyak fans yg selalu memperhatikan tindak tanduk dan mencontohnya, si idola kurang bersyukur atas semua anugerah yg tidak semua orang bisa mendapatkannya itu.

    • Zizy

      Terima kasih Mbak sudah ikutan GA ini.. ^^)

  47. Rebellina Santy

    hmmmm, susah juga jawabnya, soalnya saya enggak punya idola sama sekali. Suka nonton film, denger musik, baca buku, dll, tapi enggak tergila-gila pada aktornya, atau musisi, atau pengarangnya. Pokoknya bagi saya biasa-biasa aja. Jadi saya yang justru suka heran kalau ada yang sampai histeris mengidolai seseorang sampai berlaku diluar nalar. Hanya saja kalau melihat fenomena tokoh yang beda antara terlihat dan watak aslinya, saya sih nganggapnya biasa. Mereka juga manusia, kadangkala moodnya sedang tidak tepat untuk bertemu orang yang mengidolai mereka. Jadi keluar deh watak aslinya. Salam kenal ya

    • Zizy

      Salam kenal juga.. Terima kasih ya sudah ikutan GA ini.. ^^)

  48. Kalau aku nggak mau men-judge seseorang saat bertemu sekali termasuk pada idola. Aku biasanya mengidolakan seseorang karena prestasinya. Nggak sampai ngidolain yang heboh gitu.

    • Zizy

      Terima kasih ya sudah ikutan GA ini.. ^^)

  49. Tiap orang punya kekurangan. Asalkan sifat buruknya tidak kebalikan dari apa yang saya kagumi darinya, tidak apa-apa. Misalnya saja George Clooney yang dulunya gonta-ganti pacar, nggak pengin punya anak dan terakhir nggak milih saya jadi istrinya. It’s okey karena yang saya kagumi acting dan kegantengannya kok. Tapi misalnya artis yang saya kagumi karena solihah, tiba2 cerai dan lepas jilbab, ya udah, anggep aja nggak kenal, meskipun memang nggak kenal sih hihiii…

    • Zizy

      Ah George Clooney…. itu memang ganteengg….

  50. Dewi

    jika kenyataan tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan, palingan saya cuma bilang “ooooh ternyata begitu ya orang itu…sayang sekali” itu jika tau perilakunya kurang baik ndak pas sama wajah/penampilan.

    Yang pasti sih kecewa dan langsuung ngga demen lihatnya, mau dia bintang film, Bintang lapangan atawa bintang apapun itu, pun tokoh politik dll deh.

    Ilfil tiap kali liatnya hihi

    • Zizy

      Terima kasih ya sudah ikutan GA ini.. ^^)

  51. Aku termasuk orang yang mengidolakan sosok aktris cantik berwajah sangat Indonesia dan bersuamikan bule, dan juga sosok aktor berkulit hitam yang baru-baru ini memerankan seorang tokoh yang pernah memimpin Indonesia.

    Di televisi kedua figur ini terlihat humble, ramah, dan lain-lain. Nice personlah. Tapi, semua itu berubah ketika aku disuruh interview mereka.

    si cowok dengan gayanya yang sok asyik menjawab semua pertanyaanku dengan ketus. Asli, bikin dongkol. sedangkan yang cewek, ogah diinterview dengan alasan terburu-buru dan nggak suka ditanya soal yang lain selain filmnya itu. MENURUT NGANA BAGIAN KESEHATAN HARUS BERURUSAN DENGAN FILM SITU? NGANA PIKIR SAJALAH! Gumamku dalam hati.

    Asli. Aku shock seketika. Aku balik ke meja redaksi tanpa berita mereka. sakit hati? Nggak usah ditanya. dongkolnya kebangetan.

    Tapi, apa lantas aku membenci mereka? Secara personal mungkin iya, tapi aku menghargai karya-karya mereka. Akting mereka patut dipuji. Pendalaman tokoh yang mereka mainkan pun patut dipuji. Atitude? pikir-pikir dulu, deh.

    Melihat situasi itu, redpelku mengatakan,”Artis besar dengan sejibun pujian karena aktingnya yang luar biasa itu sombong, biasa. TAPI, ARTIS BESAR DENGAN PERILAKU YANG TIDAK SOMBONG DAN RAMAH, ITU LUAR BIASA. ITU YANG PATUT DIAPRESIASI.”

    • Zizy

      Terima kasih Adiitoo sudah ikutan GA ini.. ^^)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.