Kalau Orang Indonesia Masuk Hotel

Menginap di hotel berbintang punya cerita tersendiri. Harga yang dibayarkan untuk kamar dan isinya – termasuk minuman mineral sebagai komplimen – biasanya bikin orang yang menginap berpikir untuk memanfaatkan semua sepuas-puasnya alias “gak mau rugi”. Menurut saya, sikap gak mau rugi ini lebih sering ditunjukkan sama tamu-tamu orang Indonesia. Pokoknya kalau nginap di hotel berbintang — dan kebetulan hotelnya lagi ada promo ini itu sehingga rate kamar jadi lebih murah — terus orang Indonesia-nya banyak, sudah gak heran lagi kalau ketemu pemandangan yang akan saya ceritakan.

Berbagi di Rumah Singgah YUMA

Berbagi itu indah. Itu saya rasakan sendiri ketika Jumat kemarin saya dapat kesempatan untuk berbagi rasa dengan kaum dhuafa dan anak yatim.

Ini berawal ketika mbak Anny ym saya, mengajak saya, mungkin ada waktu untuk berbuka puasa bersama dengan mbak Anny dan rekan-rekan di sebuah rumah singgah. Sayang sekali saat itu saya memang tidak bisa ikut, karena berkendala dengan hari yang ditentukan.

Berangkat dari perbincangan itu, saya pun terbetik niat untuk bikin acara berbuka puasa juga dengan para kaum dhuafa. Pelan-pelan saya googling dan cari daftar Rumah Singgah yang dekat dengan tempat tinggal saya di Jakarta Timur. Setelah ketemu (ada dua pilihan waktu itu), saya minta tolong pak supir untuk survey lapangan. Dapat satu yang terdekat, yaitu Yayasan Usaha Mulya Abadi di daerah Cipinang. Oleh pengurus YUMA, saya diberikan data anggota mereka yang terdiri dari 60 orang anak yatim, 55 orang jompo, dan 50 balita gizi buruk dari keluarga tidak mampu.

Merokok saat Menyetir?

Banyak orang yang saya lihat, suka sekali merokok saat menyetir. Entah ya, dalam pandangan saya, sebuah mobil yang berjasa mengantar kita kemana saja, sama halnya dengan benda yang harus kita rawat dengan benar. Menjaganya dengan benar seperti menjaga anak kita sendiri.

Dan merokok di dalam mobil sama sekali tidak termasuk kategori merawat. Merokok di dalam mobil jelas mengotori mobil, asapnya bikin interior bau, abunya lengket kemana-mana. Belum lagi kita yang ada di dalam mobil juga serasa jadi asbak rokok, karena bau rokok itu lengket di baju dan badan. Dan pernahkah terpikir bahwa menyetir sambil merokok itu sama bahayanya dengan menyetir sambil main handphone?

Berantakan vs Rapih

Beberapa hari lalu, masuk email dari sekretaris divisi. To all staff. Bunyinya begini :

“Dear rekan-rekan,

Guna menjaga kerapihan ruangan dan keamanan dokumentasi serta perlengkapan di Ruang Kerja, mohon bantuan utk dpt merapihkan dokumen dan barang-barang yg ada di masing-masing meja kerja dan sekitarnya.”

Suasana yang tadinya sedikit lengang, langsung berdengung. Ada suara-suara protes dan gak terima (ini adalah mereka yang mejanya memang berantakan), dan suara-suara penuh kemenangan (ini jelas adalah mereka yang mejanya selalu rapi). Hahaha…

Meeting @J.CO

J.CO Buaran Plaza. Ini adalah tempat spesial lain yang masuk daftar kunjungan tetap saya. Hahahaa…. kalau sepupu-2 saya baca ini pasti pada komplen, katanya, “Yaah, masa mainnya buaran mulu?”

Sekilas info, J.CO adalah restoran waralaba milik Johnny Andrean Group  yang menjual donat dan kopi, berdiri sejak tahun 2005. Jumlah outletnya kalau tidak salah sudah mencapai 65 outlet. Konsep galeri adalah konsep yang dijual J.CO galeri dalam hal penyajian donat dan kopi. Selain tentu saja selalu inovatif dengan menu-menu dan rasa baru.

Sekaratnya Lahan Hijau

Saya paling senang kalau sudah mudik. Setiap kali mudik ke Medan, yang saya rindukan adalah suasana segar dan asri yang ada di sekitar rumah kami di daerah Krakatau. Komplek perumahan…

Jalan-2 ke Pattaya & Bangkok

Hai, saya akhirnya kembali. Alhamdulillah, akhirnya, itulah kata yang pertama terucap dari hati ini begitu pesawat Boeing 747 Malaysia Airlines mendarat dengan mulus di bandara Soekarno Hatta Jakarta.

Beberapa hari sebelumnya, 12 – 15 Maret 2010, saya berada di Pattaya dan Bangkok, menghabiskan wiken bersama rekan-rekan dari kantor cabang Sukabumi dan juga bersama rekan dealer, sub dealer, dan outlet yang mendapat reward dari perusahaan kami. Dari Jakarta hanya saya dan seorang rekan dari Card, diundang sebagai peninjau, but actually acara sebenarnya mah pure rekreasi. Thanks to my Boss karena sudah mengirim saya sebagai perwakilan dari pusat. Lumayan, jalan-jalan gratis. Hehee… **Oh iya, di sini akan ada banyak gambar untuk bercerita tentang perjalanan saya kali ini.

Prada, Gucci, Chanel

Apa kata-kata saktimu? Beberapa malam lalu saya menonton sebuah film remaja di HBO. Film itu (saya lupa judulnya) temanya standar, just another teen movie. Tentang seorang ketua senat sekolah -…

Penata Rambut Cowok

Kemarin malam sepulang dari kantor saya ke sebuah salon franchise di Buaran Plaza, sebuah plaza kecil di dekat rumah. Sekitar jam tujuhan gitu, jadi pengen creambath lah ceritanya, secara sudah…

Musik Senam Pagi

Ide postingan ini muncul saat saya sedang sarapan nasi uduknya Mbak Gendut. Yoi, secara badan udah balik normal lagi, alias udah bisa pakai jeans boot cut favorit saya, sekarang sarapan paginya juga kembali normal. Gak sarapan pake sepotong crackers lagi hehehe…

Saat sedang menyantap bakwan goreng yang renyah, bunyi dentuman musik di belakang mulai terdengar. Ya. Ini Jumat pagi, jadwal umum olahraga buat orang kantoran. Senam pagi alias aerobic. Kantin Mbak Gendut ini memang ada di areal kantor DepHan, jadi sudah jelas musik yang saya dengar adalah musik senam paginya kantor DepHan, bukan musik dari kantor pusat kami.