BAHAYA MEROKOK

Apa Enaknya sih Merokok?

Tak terasa Tehsusu.Com sudah berusia 13 tahun. Dan saya memutuskan untuk paling sedikit sebulan sekali meng-highlight tulisan paling favorit dari masa lalu. Dan ini salah satunya, yang pertama kali diterbitkan pada 30 Juli 2009.

………

BAHAYA MEROKOK

Kemarin sore, saya janjian ketemu orang di Sarinah. Mau bicara bisnis (halaqhh…. gaya kali bah). Mereka adalah pasangan suami istri, masih muda dan tentunya kreatif. Kita ketemu di Oh La La Cafe di Sky Building seberang Sarinah.

Saat si cowok menyalakan rokoknya, dia permisi dulu pada saya. Bertanya, apakah saya nantinya akan terganggu dengan asap rokok. Saya jawab tidak masalah. Karena saya yang tiba duluan, saya memang sengaja pilih tempat duduk di luar, jadi kalaupun ada yang merokok, asapnya akan jauh-jauh melanglang buana. Itu menguntungkan sekali buat saya, karena sebenarnya saya termasuk orang-orang yang tidak tahan dengan dengan asap rokok.

Sebagian kawan perempuan saya adalah perokok aktif. Dan karena saya selalu jalan mereka, saya pun bisa dibilang seorang perokok tapi pasif. Dulu sekali waktu masih remaja, saya pernah juga tertarik untuk belajar merokok. Saya sering melihat teman-teman SMA saya merokoknya kencang bener ya, dan jago-jago pula, ada yang asapnya keluar dari hidung, dari sudut bibir, sampai telan asap juga jago.

Heran, asap kok ditelan ya? Emang bisa kenyang kalau nelan asap?

Saat itu saya diejek, halah masa gak bisa merokok. Akhirnya saya mencoba menghisap sebatang rokok, dan teman saya yang jago nelen asap itu yang jadi gurunya.

“Tarik yang dalam.”

Dan dengan gaya sok profesional saya mencoba mempraktekkan kata-katanya, dan alhasil saya terbatuk-batuk. Rokok itu langsung saya lempar ke mereka sebagai hadiah. Setelah itu saya tidak pernah memegang rokok.

Kedua kalinya setelah saya dapat teman baru lagi saat sudah kerja. Waktu itu dia bilang ke saya begini, “Kawan-kawan aku juga banyak yang gak merokok, tapi kalau mereka clubbing, mereka pasti merokok. Untuk gaya aja.”

Dan saya paham maksudnya, yaitu biar kalau kami berdua pergi clubbing, saya gak cuma cengo aja sambil makan permen karet. Dan katanya merokok berarti menghemat pengeluaran beli minum dan cemilan. Kami memang rutin tiap akhir minggu clubbing, to enjoy the music and juga dancing.

“Ya atur ajalah,” kata saya waktu itu. Maka dibelinyalah rokok Caprie yang kecil banget itu. Dia bilang, rokok itu yang paling ringan dan gaya, cocok untuk perempuan. Asapnya juga tidak terlalu banyak, begitu katanya. Lalu kami pun pergi ke tempat clubbing.

Sampai di dalam, dengan pedenya saya menyalakan rokok Caprie itu. Ingin tahu apa iya rokok yang ini beda. Dan karena memang gak bisa menikmati merokok, rokok kecil itu habis dengan cepat hanya untuk was wus was wus saja. Saat lagi asyik was wus was wus, teman saya datang dan mengagetkan saya.

“Woi… yang betullah merokoknya. Merokok kok kayak gitu, merokok tapi asapnya dikibas-kibas biar menjauh?”

Wakakkaaak…. Astaga! Barulah saya sadar bahwa sedari tadi itu saya was wus was wus tapi asapnya saya usir jauh-jauh karena gak tahan dengan asap rokok. Nah, itulah kedua kalinya saya mencoba merokok, tapi tetap tidak bisa. Setiap kali ingat kejadian itu saya ngakak. Kata teman saya bikin rugi aja, rokok mahal-mahal dihembas-hembus gak jelas dan yang ada cepat habis. LOL.

Kalau teman-teman saya tanya, kenapa saya gak merokok, saya selalu jawab, saya gak suka. Saya tidak bisa menemukan nikmatnya merokok, yang ada malah batuk, mata perih, tangan, rambut dan badan bau rokok. Saya tidak tahan dengan bau asap rokok. Paling tidak tahan. Kalau sudah kena asap rokok, sudut-sudut kening saya langsung ketarik ke atas, pusing.

Saya sama dengan papi saya, kalau mencium sedikit saja bau rokok di mobil, langsung marah besar. Papi saya juga tidak merokok. Biasanya abang saya tuh, udah dia perokok, tapi kalau pinjam mobil orang, dia merokok di dalam mobil. Pernah dia pinjam mobil papi, dan kembali dengan mobil bau rokok. Bos besar langsung ngamuk, si abang harus cuci bersih mobil sampai tidak ada bau rokok sedikitpun.

Syukurlah suami saya bukan perokok. Dia hanya merokok kalau habis makan kambing saja, dan tidak pernah merokok di rumah. Alhasil rumah dan mobil tidak pernah ada bau rokok. Aman. Bersih. 🙂

Tapi saya masih toleransi dengan teman dekat yang merokok. Kadang saya rela saja badan bau rokok kalau habis kongkow. Toh gak sering-sering ini. Syukurlah teman saya juga mengerti kalau saya tidak tahan dengan asap rokok, jadi biasanya dia akan berusaha untuk buang asap rokok jauh ke belakang agar tidak kena saya. Jadi sama-sama ngertilah.

Kadang mikir juga, mungkin kalau saya merokok saya tidak akan terlihat cengo ketika sedang menunggu orang. Tapi saya maunya rokoknya yang sehat, yang gak ada asap. Kalau perlu pakai rasa, entah rasa coklat atau kopi gitu.

Ada gak ya rokok kayak gitu?


Sekarang, tiga tahun terakhir ini sudah ada rokok listrik populer sebagai rokok bakar. Ternyata VAPE hadir menjawab pertanyaan saya sepuluh tahun yang lalu. Ada rasa, ada harumnya, macam-macam tinggal pilih. Tapi, tetap saya tak suka, cium baunya aja udah MAU MARAH!

apa enaknya merokok

Saya bilang sama ayahnya Vay yang pake vape, buat dirinya mungkin itu wangi, tapi buat saya itu tetap rokok, dan saya tak mau ada bau itu di rumah. Mau rokok biasa ataupun Vape sama-sama berbahaya dan bisa memicu kanker paru.

Dan, belakangan ini memang toleransi saya terhadap rokok mulai berkurang. Saya akan berusaha menghindar nongkrong dengan teman-teman yang merokok, meski mereka teman dekat. Apalagi kalau saya bawa anak, wah sebaiknya kita duduk pisah meja saja deh. Jadi kalau diajak nongkrong, sebisa mungkin saya cari tempat ber-AC agar para ahli hisap tidak bisa merokok di dalam ruangan.

Kalau pulang ke Medan dan saya lihat abang saya dengan santainya merokok di dalam rumah, saya langsung cemberut. Ya sepertinya papi dan mami saya sudah bisa mentoleransi anaknya, maklumlah sudah bapak-bapak masa ditegor ya, tapi buat saya tetap kalau mau merokok di luar saja gitu lho. Di dalam rumah ada anak-anak.

Bulan lalu, ketika ada tukang kerja di luar rumah dan merokok, saya bilang begini ke bapaknya, “Pak, ingat ya puntung rokoknya jangan dibuang sembarangan.” Saya paling benci orang lain datang ke rumah dan merokok pula. Kayaknya perlu ini pasang papan pengumuman dilarang merokok seperti di kantor-kantor itu.

Jadi ingat kata seorang teman di kantor telco dulu (dan ibu itu juga sudah pindah dari sana), katanya: “Hanya orang bodoh yang hari gini masih merokok.”

Bagaimana buat para perokok? Apa sih enaknya merokok? Sharing dong.

132 Comments

  1. HAHAHAH….saya juga perokok aktif mbak…sampai seminggu yang lalu. lagi coba brenti, momennya pas aja, abis sakit, trus masuk bulan ramadhan pula. mudah2an bisa konsisten nih.

  2. seru juga jika membaca masalah rokok ini 🙂 salam kenal s0bat …

  3. Begitulah tentang rokok ….banayk ragam pendapat….Tapi mau tahu nggak kalau bagi perokok setiap saat terancam maut ….bisa liat disini….;)

  4. memang terkadang asapnya dan baunya membuat kita menahan nafas barang 2 menit….

    coba ya kalo ada ruang yang penuh asap rokok trus yang ngrokok masuk kedalamnya bagemana?

  5. Aku perokok juga … tempat kegemaranku merokok hanya di WC & lalu asapnya disedot keluar … di rumah jika ada teman mau merokok pasti aku suruh ke dapur dan buka jendela lebar-lebar ataupun ke teras sekalian …

    Aku paling tak tahan jika di dalam diskotik di indonesia (5th yg lalu) … asap rokok yg kebal membuat mataku perih … di Perancis sudah di larang merokok di dalam gedung … termasuk cafe, resto dan diskotik … kalo mo ngrokok ya di luar aja … aku pikir tak jelek pula ya?

  6. sayah juga ga suka asap rokok & juga ga suka jadi perokok pasip apalagi aktip?! hihihi…

  7. sizaam aj mbak, itu rokok yang dari negeri timur tengah yang nyedotnya harus pake selang hehehe dan ukurannya belom ada yang portable wekekek, katanya sih enak ada rasa stroberynya juga loh, tapi tetep aj rokok, berasep juga…

  8. sebenarnya saya tahu kalau merokok itu ndak baik buat kesehatan, mbak zee. tapi kenapa sulit utk menghentikannya, yak, hiks.

  9. Hmmmmmm …
    Sebetulnya …
    Rokok itu enaknya kalau dinikmati sendiri …
    Sayang-sayang kalau asapnya dikasih orang lain …

    bukan begitu bukan ?

  10. hehe..rokok rasa cokelat..hmmmmm..permen cokelat bentuknya kayak rokok sih ada, sis..gw belinya di melbourne or sing .. hehe..lagian buat apa klo merokok cuma gaya..rugi aja ah.. mending ngemut permen cokelat aja..:-)

  11. huakakakak…kalopun ada, pasti rokok2an. kayak dl jaman kecil ada tuh, coklat bentuk rokok, bungkusannya kertas yang di ujungnya merah kayak rokok sednag di bakar he he he…

  12. dulu gw suka banget liat cewe merokok.. tp skrg tiap nongkrong d mal, cafe or lounge liat mayoritas cewe dgn berbagai gaya dan bentuk hampir semua merokok kok malah prihatin yah hehehehe…
    oya klo mo merokok yg ada rasanya sisha aja.. tp tetep ada asapnya 🙂

  13. Ada rokok rasa lemon.. aku pernah coba.. dulu buat bikin kesel pacar juga aku sok2 ngerokok caprie.. tapi yg gak ada asepnya sepertinya belum ditemukan, nak.. Hahaha..

    • Zizy

      tiw. mgkn kamu lbh cocok klo rokoknya dji sam soe hehehee…

  14. Ada Sis! Kemaren aku nemu Cigar rasa coklat.. ada tuh di kulkas. hehehe.. ternyata itu cigar2an, sis..

  15. ada rokok yang sehat,ada rasanya juga.yaitu,
    Cerutumagelang..(cerut te metu,pegele ilang)
    astaghfirullah….
    bercanda kok ya…
    hehehehe

  16. ini cuman himbauan bagi sahabat2 kita yg skrg aktif sbgai perokok “sobat kalau anda sayang sama keluarga anda berhentilah merokok skg krn apa?kel.anda sgt sayang kpd anda serta tidak ingin kehilangan anda skrg juga kalau bisa saya himbau berhentilah merokok” n peace mhn maaf ini hanyalah sekedar himbauan smg bermanfaat

  17. gw juga gak ngerokok zee, dan paling sebel kalo ada orang di deket2 yang ngerokok sampe asepnya kena gw

  18. hmm… klo baca arikel yg ini, serasa jadi kaum minoritas,.. hehe abis sebagian besar yg komen kayaknya bukan perokok..

    • Zizy

      Hahahaa… mgkn krn udah banyak jg yg sadar bahwa rokok memang tidak sehat.

  19. Jgn mbak, rokok ga bgus bwt kshatan, aplg anak mbak nanti

    • Zizy

      Makasih ya… 🙂 memang gak merokok kok, maksudnya sih klo merokok sehat ya boljug. tp kan g ada pula ya merokok yg sehat? hhee…

  20. saya juga tidak merokok, dan padahal saya laki-laki, dan banyak yang bilang, kalo laki-laki tidak suka merokok itu tidak jantan.
    tapi saya tidak menanggapinya, karena dalam hati saya, merokok itu kalo buat saya merugikan, selain bikin kantong bolong kalo penghsilan pas-pasan dan juga kurang sehat.
    ada juga temen saya yang tidak merokok ketika diejek dia jawab “liat aja nanti kamu sama aku matinya cepet siapa?”
    wah bener-bener kurang saling mengerti!
    Stop Dreaming Start Action

  21. kemren gw abis clubbing di venue, dan rata2 emang cewe2 ngeroko cuma buat gaya2an sih.

  22. ad loh rokok yang sehat. bukan rokok beneran tapi, Chocolate stick astor loh, anggap aja cerutu kan malah lebih keren, heheheheh

  23. dulu waktu kecil pernah sih.. tapi permen rokok! hehehe… mirip bgt loh bentuknya kaya rokok, bedanya ini dikunyah 😀 Btw, rokok arab (shiza namanya klo ga salah) rasanya buah2-an loh zy.. Tapi ga merokok tetap lebih baik. Hidup sehat! 🙂

  24. saya nggak ngerokok, tp untuk gaul sama temen2 dan tetangga kadang ngalah bawa rokok 2 bungkus untuk mereka. mereka jd tahu, klo main ke rumah sengaja ngobrolnya di teras.. krn di dalam rumah saya jd kawasan dilarang ada asap rokok 🙂

  25. hadirr…
    malam mingguan sambil jalan2 menyambangi sahabat tersayang

    no komenx dah, soale aku perokok seh
    hehehhe…

    cu…

  26. jadi ingat pas masih sd ngumpet2 ama kakak di kmr mandi nyobain puntung rokok bokap yg masih nyala di asbak, hasilnya terbatuk2 n harus patungan ma kakak buat sogok abang yg mo ngaduin ulah kita..hihi 😀

    • Zizy

      huehehee… ya gitu kali ya namanya anak2.. suka pengen tahu semua yg dilakukan orang dewasa….

  27. setuju mbak. Merokok bnyak mudhorotnya timbang manfaatnya. Makanya sy lgi belajar mandeg ngrokok ini…hidup udara bersih

  28. wah mbak pernah nyoba ngrokok ya…
    untunglah ngak keterusan, dan sekarang suami mbak juga ngak ngerokok… salut dach :)menjadi keluarga sehat itu penting…

    • Zizy

      lebih baik mencoba biar tahu itu penting apa ga buat kita, itu menurut saya. soal kterusan, jelas ga lah, wong ga doyan :).

  29. Rokok yang saya tau, adalah rokok herbal (walaupun yg biasa juga itu terbuat dari herbal juga, daun tembakau kan herbal ? :)) Oh ya, saya pun bukan perokok, 2 hari yg lalu saya diberitau seorang teman, rokok herbal namanya. Saya coba, memang nggak bikin batuk, malah bikin sehat, mengeluarkan dahak. Rokok itu terbuat dari daun sirih, kayu siwak, sudah lulus uji lab lho. Satu bungkusnya utk member Rp. 7500, kalau non member Rp. 10.000 🙂

    • Zizy

      wah ada member dan non member nih, mlm ya?

  30. Saya sebulan lalu masih perokok. Ndak perokok berat sih, paling cuma 10 batang/hari. Masih ada rasa sayang uangnya kebuang2 cuma buat ngeracuni udara. Hehe!

    Pertama merokok waktu SMP. Mulai beli rokok sendiri sejak SMA. Dan rutin merokok waktu kuliah. Sekarang, sudah berhenti merokok. 🙂

  31. wah, kitan senasib teman. Aq jg skrg gak suka ngerokok. Dulunya ngerokok seh,tapi cuman buat gaya2an doang ma klo lagi bingung ma ngapain…

    Btw template blognya bagus mbak. Buat sendiri yah?

  32. Hmm..
    yang penting saling menghargai aja..
    Sebab disitulah letak harga diri..
    Seorang manusia..
    Seberapa besar dia menghargai manusia yg lain..
    Bekan begitu ce.. 😀

  33. Saya kalau merokok pada saat sehabis makan dan kalau ada makanan, minuman, dan kopi manis pasti ngerokok juga… Tapi sekarang sudah berkurang 2 hari 1 bungkus… oh ya Mbak… saya sudah pindah di rumah baru neh mampir ya… dan linknya ditambah atau dirubah juga nggak apa-apa 😀

  34. Ada koq kak…

    Sisha (rokok arab)
    kan macam2 tuh rasanya, ada mint, strawberry, grape… name it lah 😉

    aaaaand asapnya bisa dibuang jauh… kan ngerokoknya pake alat heeem bukan pipa tapi ya sebutlah pipa panjang besar gt…

    anw gue juga gak merokok. sekali doank pas sisha itu 😀
    tapi abis itu sedih sendiri
    berasa ngerusak tubuh hahahhaa

    • Zizy

      gw malah serem liat pipa sisha itu. kesannya g bersih krn gabung2 rame-2… ato bs sendiri-2..?

  35. wakakakakaka sama….aku juga ga suka ngerokok…dua pas sma sering ngerokok cuman ya nggak bisa dapet asiknya ngerokok so mandek alias berhenti saja…
    asepnya ganggu banget emang

    • Zizy

      Kalo batuk2 dan pusing apa bs dibilang alergi? Tp mgkn semua yg ga merokok jg gt kali ya klo kena asap rokok.

  36. hehe…brarti ga’ suka saya nih…?, soalnya saya perokok..

  37. Hmmm ga suka banget dengan asap rokok, ga suka harus ikutan ngisep asepnya dan terutama bikin rambut jadi bau. Klo lg clubbing, di antara temen2 gw cuman gw sendiri yg ga ngerokok, tapi ya karna gw emang dasarnya udah ga suka jd ga pernah tertarik untuk nyoba2…

  38. merokok “dapat” mengakibatkan impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Merokok “beli” enggak apa2

  39. Merokok itu enak bagi yang suka merokok…merokok itu menyegarkan bagi yang suka merokok…merokok mampu memformulasikan pikiran..sekali lagi bagi yang suka merokok….

  40. Siiiip, apapun rasanya kayaknya merokok tetep ga enak deh mbak, hihihi. btw, apalagi perempuan ya mbak … kadang saat melihat bapak2 yang lagi pada asyik ngrokok saya jadi trenyuh … tuh bapak tega juga ga ya ngrokok di rumah tempat anak2nya tumbuh dan berkembang ? hiiks … moga makin banyak orang tua indonesia yang makin sadar ngga pentingnya merokok ya 😀

  41. Kalau saya perokok aktif, namun gak bisa merokok kalau ada orang di sebelah saya yang tidak merokok. Kalaupun saya paksakan merokok di kondisi begini, bukan “enak” malah saya pusing sendiri.

    BTW, kalau yang tidak merokok, sebaiknya jangan merekok. Bisa kecanduan sehingga harus terus merogoh kocek demi asap 😀

  42. mbak zee bener tuh kata c mbak nakja, pake permen roko-rokoan aja xixi jadi inget masa kecil…. tu permen tapi kayak rokok hehehe…

    waduh maaf mbak OOT neh, gpp ya dari pada OON 😀

  43. Zee borong aja tu permen yang mirip rokok, bisa diisep-isep bareng Vaya.. hihi **jangan ampe rebutan yaaa

    • hahahahaaa…..
      kamu mengingatkan aku pada masa kecilku dulu yg suka ngemutin permen rokok itu 😀

  44. Wanita sebaiknya tidak merokok deh.

    Saya memang perokok berat juga. Orang yang tidak merokok pasti bilang apa sih enaknya merokok.Saya yang tidak minum bir,etc juga bilang” apa sih enaknya minum bir ? Kayaknya kok pahit gitu “, he..he..he.

    Good officers do not smoking, but the best officers do.haa..ha..ha…

    salam dari pakde di Surabaya

  45. sungguh suatu anugrah terbesar untuk orang uang tidak merokok

  46. haddiirr…
    salam kenal 🙂
    saya perokok berat tuh 🙂 tapi memang saya tidak pernah merokok di dalam rumah.
    nice article
    cu…

  47. wah merokok atau perokok pasif enakkan mana yah………….? lho koq malah balik nanya yah heheh…………..
    mikir dulu dech
    salam hangat dalam 2 musimnya blue

  48. Isap rokok aroma terapi aja mbak yang dari arab…kalau nggak salah ada tuch 😀

  49. wah, lebih bahaya jadi perokok pasif lho jeung zee.. saya bukan nakut2in lho..tapi cuman nakut2in…halah sama aja yak…:D

    *ngacir*

  50. saya nyoba rokok kelas 2 sd, gudang garam kretek. tapi rasanya gak enak. sepet2 gitu. pengen tau aja sih.

  51. bawa aja permen lolipop kalo lagi nunggu..hehehhehee. atau fesbukan aja dari hp kalo lagi nunggu. kan gak cengok.

  52. ick

    ada..ada…cuman waktu itu pas lagi ngerokoknya…eh..malah dibangunin…ng’gak jadi deh ngerokok rasa keju… 😆

  53. wakaka.. masak permen coklat bisa bikin keliatan tambah macho.. aku yg cowok aja ga rokok.. abis duit kagak cukup.. 😀

  54. ada mbak zee, udah pernah di produksi kok dulu, tapi dari mesin gituh, rasanya sama, tapi gak ada asapnya 😀 *lupa baca di koran mana*

  55. ada zee….permen eeeh…ato coklat yaa…??yang bentuknya rokok buat anak-anak itu….ada yg rasa coklat… 😀 ntar malah keliatan lebih keren zee…orang ngerokok diisep, kamu dimakan….lebih keren kaaan…..lebih macho…hihihiii padahal permen…

  56. YNa

    rokok yg sehat, tanpa asap dan aneka rasa? ide bagus zi! kita cari solusinya yuk.. hehe

  57. Selain biar nggak keliatan cengo, kayaknya rokok nggak ada manfaatnya deh Mbak Zee..

  58. Ada, ambil rokok, celupin sama zat perasa, klo rasa kopi celupin dalam kopi, teh, celupin dalam teh, he he he

  59. DV

    Saya dulu perokok berat.. Sejak usia 14 tahun hingga berhenti empat tahun yang lalu. Sehari rata-rata aku menghabiskan dua packs rokok dan setelah berhenti aku baru bisa mengerti betapa tidak beruntungnya merokok itu. :))

  60. wen

    suamiku perokok mbak hehehe tapi ndak mempan dbilangin tapi ya sudahlah daripada beujung berantem hehehe yg penting kalo dianya ngerokok musti jauh2 dariku, padahal kan yah mbak mendingan ngerok apa ngorok daripada ngerokok hehehe

  61. rokok permen aja, z hihihi khan ada tuh.

    kalo aku memang anti banget, dan tidak pake toleransi. wong watu mudik, janjian karaokean ama teman, tp dia perokok. aku batalin !

  62. ada rokok yang nggak pake asap…pernah liat seorang yang pamer. dari rokok biasa lalu diolesi nggak tahu cairan apa di bagian filternya. terus dihisap, seperti merokok biasa…tanpa asap. batang rokok tetap utuh. katanya efek “relaksasi”nya sama kaya rokok.
    tapi kok mencurugakan kayanya ya…jangan2 zat berbahaya…

  63. gua juga bukan perokok, bahkan gak pernah sama sekali nyobain rokok karena gak pernah pengen… 😀

    tapi gua juga bisa mentoleransi orang ngerokok, asal emang pada tempatnya. temen2 gua dulu juga rata2 pada perokok semua. kalo emang ngerokoknya di tempat yang boleh merokok misalnya kayak di tempat outdoor atau di club, ya gpp. lagian mereka semua pada tau kalo gua gak suka rokok, jadi gak pernah ngebul2in asep nya ke muka gua. hehehe.

    tapi kalo ada yang gak tau diri ngerokok di tempat yang gak boleh ngerokok kayak di restoran, pasti gua jadi kesel setengah mati. untungnya temen2 gua semuanya pada tau diri. hehehe.

    gua jadi inget pernah ada yang tanya ke gua, gua nih suka clubbing tapi gak ngerokok dan gak minum… jadi apa enaknya clubbing kalo gak ngerokok dan gak minum? hahahaha…

  64. Ade

    untung juga suamiku bukan perokok zee.. *udah cita2 sih pengen punya suami yang ga ngerokok 😀 *

  65. wah, merokok biar gak keliatan cengo, sayang donk mbak sama kesehatannya…

  66. waaa jadi ingat dulu waktu latihan ngrokok pake rokok cap gudang garam….waktu kena mulut kesan pertama asin…apa hub nya yah??
    btw alhamdulilah sekarang saya….masih ngrokok…qiqiqiqi…tapi untung aja gak banyak2 nemenin lamunanku…pan ada peringatan pemerintah: tidak merokok bisa merugikan pemerintah, devisa bisa turun, dokter ama dukun gak laku, pengangguran tambah banyak, seniman kurang inspirasi dan saya ndak ada inspirasi lagi buat melamun…wkwkwkwk 😀

  67. Sampe sekarang saya juga blm bisa tahu apa yang membuat saya harus merokok, jadi ya ndak merokok juga.

  68. saat sedang kumpul dengan teman2 terkadang ada niat ingin mencoba merokok. tergoda gitu deh. tapi pada akhirnya sampai detik kami bubar acara kumpul2nya, menyentuh rokoknya pun tidak, boro2 mau merokok. alasannya, “gue takut ketagihan.” 😀

  69. ternyata merokok bukan hanya dapat menyebabkan serangan jantung dan impotensi, tapi juga batuk2 :p

  70. Ih paling sebel deh kena asap rokok, krn baunya melekat banget sampe ke rambut dan pakaian. Dulu mertua merokok juga, sjk kita punya Jake and selalu titip dia di rumah mrk saat aku kerja, hubby selalu wanti2 gga boleh ada asap rokok sedikitpun di rumah mereka. Akhirnya mereka bener2 stop merokok. Yea for Jake…..

    Sekarang tempat2 umum disini udah banyak sekali yg bebas rokok. Udah gga ‘mode’ lagi deh disini untuk merokok

  71. Salam….
    Dulu saya merokok mbak ,juga utk terlihat seksi ,tapi saya sadar utk terlihat seksi tidak harus dengan cara merokok.. jadilah saya berhenti merokok sampai sekarang…dan kata teman-teman sih tetep aja……seksi 😉

    • hehee… yoi… ga da hubungannya kali ya soal sexy dengan merokok 🙂

  72. Merokok…??kalau bisa dikurangi ajalah, karena tingkat polusi kan udah tinggi, apalagi juga tidak baik untuk kesehatan, he…he…saya omong begini karena saya sama sekali tidak merokok, mari Go Green aja dg mengurangi merokok….

  73. malaikat tertawa

    hai zee,situ sama kaya aku.aku juga pernah pergi clubbing bareng temen-temen tu.dugem ceritanya,ya karna beberapa dari temenku nge-rokok,aku jadi penasaran gimana enaknya.ternyata aku batuk batuk,ya ga apalah biar di cap ga okey yang penting aku ga tersiksa dengan asap rokok.ada rokok rasa buah ,menthol uda pernah coba “zizha”.kayanya lebih aman,coz ga ada nikotinnya.di coba dech..

    • huehee…. itulah, sama… mau coba2 malah batuk.
      tp zizha itu saya jg blom pernah coba sih… 😀

  74. aku jg paling gak suka tuh sama bau rokok pasti deh batuk or mau muntah dan kesel banget sama org yang ngerokok sembarangan kayak di dalem angkot. Ato pas lagi makan siang di tenda gt eh duduk udahd empetan tetep aja rokok gak dimatiin. Gangguin kita aja yang lagi makan. hehehhe

    Suamiku jg gak ngerokok krn emang sengaja cari suami yang bukan perokok. hehehe

  75. Di rumah, papa dan adik cowok saya nggak ngerokok. Papa bahkan sama sekali nggak mau ada asap rokok di mobil, sama ya…

    Tapi di kantor, saya udah kayak berada di belakang bajaj, asepnya bo…

  76. hmm, heran jg, apa sih nikmatnya merokok? tp temen2 perokok mungkin heran jg sm saya, apa sih nikmatnya ndak merokok? tp yg jls qt saling menghargai 🙂

  77. saya jg enda merokok n dulu sebel bgt jadi perokok pasif. tapi kok temen2 yg sy kagumi, yg baik, smart, cantik, ada jg yg merokok. sy jadi enda begitu sebel lagi 🙂

  78. oma

    kalo ga salah ada tu rokok yang ada rasanya
    tapi ga dijual di Indonesia
    mau nyobain mbak? 😀

    aku juga ga begitu suka sama bau asap rokok, apalagi yang di dalam angkutan umum
    udah d itu mah lengkap banget
    lega banget rasanya kalo udah keluar dari angkutan umum

  79. Daripada rokok rasa coklat, mending makan coklat aslinya aja sekalian….
    Whehehehe

  80. kalau gak salah ada tuh merokok sehat.. kira2 sebulan lalu saya liat artikelnya..aDanya dijepang kalo gak salah…
    rokoknya terbuat dari apa gitu… lupa saya…
    🙂

  81. nha kalo saya tergolong perokok berat mbak (perokok berat yang pasif) huehehe…
    abisnya temen2 sekantor yang bapak2 kebanyakan perokok semua. sebelnya lagi kalo ngerokok tu suka bareng2. jadinya kantor kayak kebakaran gitu. penuh asap. pffiuhh… untungnya bangunan kantor banyak jendela, jadi masih ketolong sama sirkulasi udara yang cukup lancar.

  82. mau mba di bawain rokok rasa coklat
    jajanan jaman sd 😆

  83. Saat si cowok menyalakan rokoknya, dia permisi dulu pada saya. Bertanya, apakah saya nantinya akan terganggu dengan asap rokok. Saya jawab tidak masalah.

    Sebenarnya masalah sih, tapi dari pada gak jadi dapet obyekan.. hehe… *kabur*

  84. Kayaknya ga ada deh rokok yg rasa coklat atau kopi. Yg ada adalah rokok RASAh mbayar aka gratis hahahaha….

    ga perlu rokok kl cmn mo keren buk.. 😉

  85. hehehe.. ada mBakeee.. mau engga besok saya bawain rokok rasa coklat.. biasanya anak saya yang senang.. hehehe.. kaboooooorrrr
    Salam Sayang

  86. Sama, saya dari semenjak kecil bingung kenapa orang suka merokok, karena setelah dicoba, rasanya biasa saja dan cenderung tidak enak. Jadi saya selalu menantang siapa saja yang bisa membuat saya kecanduan rokok, dan belum pernah ada yang berhasil sekalipun mereka menyodorkan bermacam-macam merk yang katanya enak, beda, mantep, dsb.

    Sekarang gue pribadi juga ngebuka hipnoterapi untuk ngebantu yang pengen berhenti rokok (atau kebiasaan buruk lainnya). Setelah diobservasi, rata-rata kecanduan rokok bukan karena nikotin dsb, tapi karena kecanduan FEEL SANTAI, RILEKS, dan MAIN-MAIN ASAP-nya. Kalau feel itu bisa ditransfer dalam bentuk yang lain, then kebiasaan buruk bisa ditangani dengan baik.

    In the end, sampe sekarang, walaupun kadang merokok, saya tidak pernah dapat efek candunya. Istilahnya pun saya ganti, saya bukannya ‘ngerokok’, melainkan ‘ngedupa’… yaitu menyalakan rokok hanya untuk dipegang-pegang, sesekali dihisap, dan kemudian dipegang dan diputar-putar lagi. Anjuran kesehatan dari Lex: ngedupa aman untuk kesehatan! lol

    Lex dePraxis
    Romantic Renaissance

  87. ada merokok yang rasa coklat
    tepatnya coklat berbentuk rokok heheheh

    saya juga benci sekali asap rokok, untung suami saya yang perokok selalu merokok jauh2 dari saya

    EM

  88. Kalo Saya sebenarnya pingin berhenti merokok (cukup bisa sih) cuman kadang saat tidak ada aktifitas kebiasaan merokok muncul lagi. Mungkin minum tehsusu bisa sebagai pengalihan kali ya 🙂

  89. merorok memang gak baik buat kesehatan….kalaupun ada yg bilang merokok dapat menyembuhkan penyakit yg diderita seseorang itu hanyalah penbenaran dari si org itu agar org lain ikutan ngrokok…

    Beta jg tidak merokok…klo dulu emg pernah coba2 jg sih pas kumpul2 dgn temen2 yg suka ngrokok…tp krn gak bisa merasakan nikmatnya rokok ya…gak diterusin deh… 🙂

  90. B.P

    saya perokok.. tapi setau saya ngga ada rokok yg ngga ada asapnya kekeke.. kl rasa kpi..coklat..cappucino ada.. produk dari djarum kl ga salah…

    nice blog bu.. salam kenal

  91. kemarin dah main ke blog ini, sekarang jadi kecanduan penginnya tiap hari main ke blog ini, wa ka ka
    habisnya sering update sih
    tapi kalo rokok yang pake rasa keliatannya belum ada deh 🙂
    yang ada rokok rasa asap,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.