Lagu Dewasa
Beres-Beres
Dua malam lalu saya bbm-an dengan seorang teman dekat saya. Saya bilang padanya – mungkin sedikit mengeluh – kalau para pembantu bodat ini kok gak balik-balik. Mbok ya bilang kek balik apa gak, jadi biar aku tahu mau ngapain? Begitulah repetan saya.
Teman saya itu ketawa. Katanya, Kak asyik itu aja masalahmu. Dan lalu saya pikir, ah dia benar. Haha, tentu saja karena setiap kali saya mulai ngerep (alias merepet), kejengkelan saya tak lain dan tak bukan memang lebih sering karena kelakuan para asisten yang bikin bosnya high tempre. Lalu saya jawab, ya cemanalah, namanya pun omak-omak, gak jauh-jauh dari masalah bedinde.
Tali Asih Buku Berjendela
Terkejut. Itulah yang saya rasakan saat Jumat sore kemarin sampai di rumah, dan menemukan benda berukuran besar bersampul coklat. Eh, apa ini? Paket dari siapa? Saat saya membaca tulisan di potongan kertas putih di depan paket, refleks bibir ini tersenyum. Ternyata paket itu adalah Tali Asih dari Pakde Cholik.
Buru-buru saya ambil gunting (emang paling demen dah kalo urusan buka kado :D) lalu saya gunting kertas pembungkus coklat itu mulai dari sudut. Aaah. Ya ampun. Saya terkesiap saat melihat isinya. Ini buku yang memang saya ingin-inginkan untuk Vay, tapi always lupa beli kalau ke Gramed. Aduh baiknya Pakde yang satu ini. Benar-benar tak menyangka. Pakde telah mengirimkan “Buku Berjendela†dengan judul : HUTAN, salah satu seri dari “Lihat Sekelilingmuâ€.
Belanja Tanpa Plastik
Like Mommy Like Daughter
Ghost Story Room
Mengurus Anak saat Sakit
Mencaci Bangsa Sendiri?
Presiden Obama datang ke Jakarta. So?
Semalam, saat Presiden Obama dan Presiden SBY live di TV, ada kejadian dimana Presiden SBY ‘terselipet’ saat menjawab pertanyaan.
Banyak orang menghina dan mengejek Pak SBY yang katanya menjawab ‘lari dari jalur’ dikarenakan beliau tidak paham betul pertanyaan yang diajukan si wartawan itu dalam dialek Amerika yang kental. Begitu kata orang-orang di twitter. Hellow… perlukah cacian dan ejekan itu? Di twitter pula, yang bisa dibaca oleh bangsa-bangsa lain di seluruh dunia.
Jangan Cubit Pipiku
Anak kecil dengan pipi chubby dan gembil memang menggemaskan. Rasanya ingin sekali mencubit pipinya. Seringkali kalau kita jalan ke pusat keramaian lalu melihat anak kecil dengan pipi bulat, hati dan tangan tidak tahan ingin menjawil pipinya.
Tapi pernahkah terpikir oleh kita bahwa anak-anak berpipi chubby itu sebenarnya tidak suka kalau pipinya dicubit? Mungkin kalau anak itu masih sangat kecil, dia diam saja dan tidak bisa “melawan†saat ada tangan iseng menjawil pipinya, tapi saat sudah mulai besar, biasanya anak-anak sudah mengerti dan mencari cara melindungi dirinya.