Happy New Year 2008

Gak terasa tahun 2007 sudah hampir tutup. Untuk akhir tahun ini, saya dan hubby tidak ada acara apa-apa. Awalnya, sempat berencana untuk check in di hotel, sementara saya juga sudah hunting-hunting hotel. But, kemudian seminggu lalu mami saya datang ke Jkt jadi ya gak mungkin mami saya sendirian di rumah bersama para bedinde. Jadi kita berdua memutuskan tidak kemana-mana malam tahun baru ini.

Pengen Punya Gigi Bagus? Mahal.

Jadi tertarik posting soal gigi, gara-gara di kantor saya sedang demam pakai behel, alias kawat gigi. Mula-mula Mbak Hagi, bela-belain antri di poliklinik kantor pusat untuk periksa gigi. Tahu-tahu seminggu kemudian, sudah pakai kawat gigi warna biru kehijauan. Lalu gak lama Mbak Olla nyusul, pasang behel juga tapi tidak berwarna. Lalu terjadilah promosi dari mulut ke mulut, besoknya tambah lagi satu orang cowok di ruangan ini ikutan. Lalu bulan berikutnya, teman mereka di lantai tiga juga pakai kawat gigi. Kali ini warnanya biru.

Bandung Again..

Sudah lama juga gak update blog.

Iya, seminggu kemarin load kerja saya memang sedang tinggi, harus menggantikan seorang rekan tim yang berangkat jj ke luar negeri. Jadilah kerjaan saya double, secara jadwal alokasi jatuh di hari yang sama. Tapi akhirnya kelar juga, walaupun akibatnya saya hampir gak sempat blogwalking ke temen-2 blogger.

Atmosphere Resort Cafe

Masih di Bandung.

Malamnya (setelah dari fo) kami kembali sebentar ke hotel untuk mengambil peta. Ya, peta pariwisata Bandung, begitu judul map yang kami beli di toko buku. Petanya aslinya siy tidak lengkap, soalnya kami sempat berputar-putar beberapa kali untuk mencari jalan.

Rencananya mau dinner di tempat yang nyaman dan bisa santai. Saya sempat mengusulkan untuk ke Kampung Daun, tapi hubby sepertinya kurang berminat. Terakhir kali kami kesana 2thn lalu, jalannya memang sempit dan sedang perbaikan, sehingga musti deg-degan bila berpapasan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Penerangan jalan juga sedikit. Ya sudah, akhirnya kali ini kami ke resto dalam kota saja.

Workshop ERM @Novotel Bogor

Dua hari ini saya ada di Bogor untuk workshop ERM (enterprise risk management). Bertempat di Novotel, hari Rabu sore sebagian peserta (termasuk saya) sudah berangkat duluan ke Bogor, naik bus Bluebird. Memang tukang molor, sepanjang jalan saya tertidur pulas. Lagian, melek juga buat apa, yang dilihat juga jalanan Jakarta yang macet dan penuh polusi. 😀

Pizza Timeee…….!!

Ini pertama kali nya saya merayakan hari ulang tahun tanpa keluarga. Tahun-tahun lalu biasanya tradisi kami sekeluarga adalah makan bersama di rumah, sambil makan ayam panggang buatan Tante Cie yang luar biasa lezatnya. **too bad saya gak bisa masaknya, he he hee….

Tapi karena ultah tahun ini saya sudah di Jakarta, saya tidak merayakannya secara khusus. Kebetulan sekali tgl dua sampai empat November kemarin bonyok saya ada di Jakarta untuk acara peringatan lima puluh tahun pernikahan makela dan bou saya (Bpk & Ibu Bismar Siregar), jadi waktu tgl empat masih sempat memberi ciuman selamat ultah buat putri semata wayangnya ini.

Maling Dan Polis Asuransi Mobil

Ada 2 hal yang ingin saya ceritakan disini.

  • Pertama. Sore tadi saya baru dapat kabar kalau abang saya sedang ditimpa musibah. Hari minggu siang, rumahnya kemalingan. Siang hari. Hebad gak tuh malingnya? Jadi ceritanya, abang saya sejak hari Jumat memang sedang ada urusan di Jkt, jadi rumah mereka di Siantar hanya ditinggalin istri, anak-anaknya, dan mertua nya yang datang dari Medan untuk nemenin anaknya.

Musim Hujan

Musim hujan datang lagi. Hampir setiap hari, Jakarta diguyur hujan lebat, kalau gak siang hari, ya sore. Seperti hari ini, sejak tengah hari sudah mendung, tapi hujan belum turun. Ruangan yang sudah dingin oleh AC, serasa makin membeku.

Sekitar jam empat, hujan mulai turun. Deras. Campur angin puting beliung. Halaqhh… gak bener, becanda, maksudnya cuma angin kencang biasa kok, he hee … tapi yang namanya angin kencang ya mengkhawatirkan juga, terutama buat para pengendara.

Kalau biasanya jam setengah lima saya sudah cabut dari kantor, kali ini saya masih betah ngendon di kursi sampai jam 6 lewat. Soalnya saya pikir, kalau keluar hujan-hujan ya sama aja kejebak macet. Udah kebayang antrian panjang mulai dari Monas sampai Tugu Tani, doughh…. males dah…! Sempat kepikir juga mau ke Burger King lagi, tapi lagi-lagi karena mikirin macet di Sabang & Wahid Hasyim langsung males. **iya, nih, klo udah ketemu fast food, suka kemaruk 😀

Tipe-Tipe Polisi

Setelah seratus dua puluh hari jadi penduduk Jakarta, yang sebagian besar waktunya habis di jalan raya, saya suka sekali memperhatikan para polisi. Sampai akhirnya saya coba buat tipe-tipe polisi.

  • Pertama, pagi-pagi kalau saya mau ke kantor, saya kan harus ambil jalur ke kiri — ke Cawang, lalu memutar di Bypass, dan lurus-lurus saja, lalu kemudian ambil kiri untuk masuk jalan Pramuka. Nah, jalanan ini biasanya tidak bisa ditebak kapan macet kapan lancarnya, dan jangan harap ada polisi yang membantu mengatur. Polisi dan tim dishub biasanya hadir jam setengah tujuh lewat untuk berjaga di puteran/belokan — yang menurut saya tidak terlalu butuh diatur, karena puteran yang dijaga itu tidak terlalu macet.

Ayam Goreng Jl Surabaya

Sebagai salah satu penggemar berat ayam goreng, saya pasti selalu mencari-cari tempat makan yang menyajikan ayam goreng. Nah, salah satu yang jadi tempat favorit saya adalah Ayam Goreng Pemuda, di…