tips mengelola keuangan

7 Kebiasaan Buruk Yang Bisa Mengganggu Keuangan Kamu

mengelola keuangan

Pembaca tentu pernah membaca bahwa membangun kebiasaan baik akan membantu kita fokus pada hal-hal yang lebih penting bagi kita. Dan ini benar, dan kadang-kadang kita harus berusaha ekstra keras untuk menghilangkan kebiasaan buruk.

Salah satu kebiasaan buruk beberapa orang adalah menghabiskan uang untuk berbelanja pakaian dan membeli kopi kekinian untuk sehari-hari, terutama ketika kalian tidak mampu menghabiskan jumlah uang ini secara teratur.

Setelah itu kita baru sadar bahwa kita mengalami masalah keuangan akibat kebiasaan yang buruk itu. Dan jelas pastinya ini akan mengakibatkan stres yang tidak perlu dalam hidup kita. Dilansir dari Apa.org, 64% orang Amerika mengalami stress karena masalah uang.

kebiasaan buruk dalam keuangan

Ini Nih, 7 Kebiasaan Buruk Yang Bisa Mengganggu Keuangan Kamu

1. Tidak Menganggarkan Keuangan

Membuat anggaran memungkinkan kita untuk melihat berapa banyak uang yang masuk dan melacak kemana perginya. Ini akan membantu kita membuat perubahan yang diperlukan untuk  menghemat lebih banyak uang. Dengan membuat anggaran, kita akan terhindar dari bertanya-tanya ke mana saja sih perginya uang kita di akhir bulan.

Memulai penganggaran bisa dengan cara sederhana untuk jumlah dan pos-pos kecil. Caranya dengan memasukkan uang ke dalam amplop berlabel item apa saja yang perlu dibayar setiap bulan, seperti sewa aparetemen, belanja dapur, belanja bulanan, bayar cicilan mobil, dan banyak lagi. Cara lain untuk melacak pengeluaran Anda dan menjaga anggaran adalah menggunakan aplikasi penganggaran, misalnya HomeBudget

2. Selalu Mengandalkan Kartu Kredit

Kartu kredit seharusnya hanya digunakan untuk kebutuhan yang terencana dengan baik, misalnya untuk membayar biaya pengobatan sebelum mendapatkan rembers dari kantor. Menggunakan kartu kredit untuk menutupi hal-hal dasar seperti makanan dan sewa atau menggunakannya untuk pembelian barang-barang tersier bisa mendorong kalian untuk terjebak ke dalam masalah keuangan nantinya, karena terlalu terbiasa dengan andalan satu kartu tipis.

Jangan menggunakan kartu kredit sebagai bentuk hutang lainnya untuk menutupi tagihan. Mengelola keuangan yang baik salah satunya adalah menganggarkan sejumlah uang untuk melunasi sebagian utang setiap bulan.

3. Tidak Mempersiapkan Dana Darurat

Tidak mempersiapkan dana untuk keadaan darurat adalah masalah uang yang diperbaiki secepatnya. Tidak ada yang tahu apa yang bisa terjadi esok hari, entah kecelakaan, mengalami sakit berat, hingga hilang pekerjaan. Perbaiki kekurangan ini, persiapkan selalu dana darurat untuk keadaan apa pun.

4. Mengabaikan Situs Kupon Dan Deal

Situs kupon ini sangat membantu untuk kita berhemat. Namun harus diingat bahwa ini bukan berarti jadi belanja di luar anggaran. Penggunaan kupon seharusnya untuk membantu kita mengurangi sedikit pengeluaran dari pos-pos di dalam penganggaran keuangan.

Rajin-rajin cek situs yang menyediakan potongan harga untuk elektronik, peralatan rumah tangga, hingga diskon untuk urusan traveling bersama keluarga. Kalau promo buy 1 bottle get 1 bottle kopi termasuk tidak? Ya kalau ini tidak ada di dalam lis penganggaran, jelas tidak termasuk. Yang ada bukan berhemat, tapi menambah pengeluarna.

5. Sering Terlambat Membayar Tagihan 

Kenapa? Karena ketika membayar tagihan terlambat, ada denda yang dibebankan ke tagihan tersebut sehingga akhirnya kalian harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk biaya keterlambatan.

6. Kurang Giat Menabung Untuk Masa Depan

Ketika berbicara tentang uang,  ketahuilah bahwa perlu ada keseimbangan. Tidak menabung untuk masa depan, maka suatu sat kalian mungkin saja akan menghadapi kehidupan yang sulit dan tekanan finansial, terutama saat masa pensiun tiba. Bantu diri sendiri untuk membangun kekayaan dan masa depan kalian dengan mulai menabung untuk masa depan dan bekerja untuk mencapai tujuan itu.

7. Impulsif Dalam Belanja

Salah satu masalah utama dalam mengelola keuangan adalah sulitnya menghentikan gaya hidupApa pun yang menggoda kalian untuk membelanjakan uang, seperti barang-barang lucu kekinian, hingga gawai terbaru, hentikan ini. Jangan langsung membelinya sebelum dipikirkan benar-benar apakah memang butuh atau mampu membelinya. Belanjalah hanya bila memiliki uang lebih dan karena memang kita butuh produk tersebut.

Apakah pembaca ada tips lainnya? Jangan sungkan untuk berbagi.

Sumber: apa.org

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *