Ada apa di #DiscoverYourStory

Pertengahan minggu lalu, sebuah email masuk ke email kantor. Sendernya Instagram. Undangan untuk menghadiri cocktail partynya mereka #DiscoverYourStory. Yeah, saya sih diundang pastinya bukan karena Instagramer terkenal lho ya – setengah terkenal pun tidak, hahah – tapi karena alamat email kantor saya ada dalam list panjang nama-nama klien yang berpartner dengan mereka. **Dan langsung klik RSVP, memastikan hadir.

Sebenarnya saya ini termasuk pemalas kalau hadir ke acara-acara seperti ini di hari kerja. Di dalam kepala sudah berkecamuk kalau nanti akan pulang makin malam – since sekarang di Jakarta ini makin malam seringnya justru makin macet – sementara Nona Vay di rumah menunggu dengan galau (hahah). Tapi yeah sekali-sekalilah ya, hadir, namanya juga diundang oleh Instagram gitu lho.

Jadilah Rabu kemarin, saya dan dua rekan satu team join di cocktail partynya Instagram. Dugaan kami awalnya, akan ada presentasi khusus mengenai fitur baru mereka Instagram Stories yang bisa dimanfaatkan brand untuk memasang iklan dengan membuat story telling yang baik, tapi ternyata acara malam itu benar-benar hanya cocktail party dan awarding night untuk para artis yang mendapat penghargaan dari Instagram seperti Ayu Ting Ting, Raffi Ahmad, dan Raisa. Dua nama yang saya sebutkan pertama hadir dan kemudian menjadi objek keriuhan para pewarta media yang hadir.

Namun, kalau hasil pengamatan saya kemarin, para selebgram yang hadir tidak terlalu peduli dengan kehadiran para artis, maksudnya ya biasa-biasa saja gitu. Mereka lebih banyak berkumpul dengan komunitasnya dan membuat konten.

Demikian pula halnya dengan kami. Lebih seru berkeliling foto-foto sambil bertegur sapa dengan para teman selebgram yang hadir sebagai undangan. Satu hal yang menarik dari acara ini adalah karena ada banyak spot instagramable yang disiapkan oleh Instagram. Wall berisi quote-quote yang ditulis dengan teknik typography yang keren, langsung oleh artisnya di situ. Saya ada cukup lama di sana mengamati salah satu artis merapikan wallnya, sedikit curious ingin melihat langsung. Dulu kami pernah menggunakan jasanya untuk salah satu activation social media yang kami adakan, singkatnya si artis ini akan membuat sebuah kreasi typography yang indah dari quote para. Kreasi itu dibingkai dengan kaca dan kami kirimkan ke pemenang. Tapi ya tentu saja dia tidak kenal siapa orang yang berdiri cukup lama mengamatinya.

2

Ada pula semacam studio kecil dengan lighting dan props juga disediakan oleh panitia. Silakan digunakan untuk foto-foto. Kemudian makanan yang dihidangkan juga imut dan lucu, gelas-gelas bir dan wine. Singkatnya semua yang ada di sana, bisa dipakai para undangan yang hadir untuk membuat story. Sebuah suara menggoda saya untuk mengambil gelas bir atau wine, tapi suara lainnya melarang. Jadi, yang menang siapa hayo? Hahah..

But eniwei, kalau boleh mengutarakan pendapat saya, event Instagram ini sih ya sekadar pesta biasa. Bukan acara yang kalau kita ketemu orang, kita akan cerita wah tadi acaranya seru banget. Yang bisa diceritakan hanya spot menarik untuk difoto, lalu cemilan yang good looking tapi rasa biasa. Bahkan engagement dengan audience juga tidak banyak. Menurut saya seharusnya mereka bisa melakukan perkenalan kecil dengan meng-introduce para selebgram yang mereka undang, karena para selebgram ini yang bisa membuat acara itu viral jadi obrolan kemana-mana. Ya kali kan, lifestyle Instagramer beneran akan posting selfie or wefie Raffi atau Ayu Ting Ting di feeds mereka. Haaah, meski demikian, ini bisa dibilang “prestige event” lah.

ig10

Satu jam lebih di lokasi, saya mulai gak tahan, dan mempengaruhi teman untuk pulang. Ayo ayo pulang, besok masih harus ngantor. Kalau ada waktu kosong 1-2jam kan enakan di rumah ya, menemani anak belajar atau ngobrol hal ringan lainnya. Sudah lewat masa-masa kongkow buat saya. Kalau kelamaan di luar, seperti ada yang mengingatkan. “Mami, cepat pulang ya.”

So, begitulah ceritanya. Saya hanya bisa melengkapi dengan sedikit foto dari acara #DiscoverYourStory.

-ZD-

Related Post

Kegiatan Sepulang Sekolah Pagi tadi saat perjalanan ke kantor, saya melihat seorang anak SMP diantar bapaknya naik motor ke sekolah. Wah, saya jadi bertanya-tanya, bagaimana ya rasanya diantar (dan dijemput) sama bapak saat sudah duduk di bangku SMP? Soalnya selama bersekolah...
Bahagia bersama Mereka (part-1) Sebagai manusia biasa, seringkali saya dihadapkan pada kenyataan bahwa hidup ini bukanlah dongeng serba indah yang ada di film atau novel-novel. Tentu saja, ini kan kehidupan nyata, bukan cerita yang di-set sesuai skenario. Walau kadang ada masa-masa...
Pentingnya Nutrisi Seimbang Postingan saya kali ini masih seputaran anak. :) Saat saya pertama kali dihadapkan pada kenyataan bahwa saya telah menjadi seorang ibu dengan lahirnya seorang putri, rasa negatif yang pertama kali hinggap di kepala saya adalah khawatir. Khawatir a...
Bulan Pink Kelabu Saya, seperti juga kalian barangkali, biasanya memiliki tanggal dan bulan tertentu yang rasanya berkesan di hati. Mungkin tanggal ulang tahun, tanggal perkawinan, dan hari-hari khusus lainnya. Bahkan bisa jadi setiap bulan dalam satu tahun adalah spe...
Cipika-Cipiki Budaya cium pipi atau istilah kerennya cipika-cipiki adalah hal yang biasa di masyarakat kita. Setiap bertemu teman atau keluarga yang lama tak bertemu, misal ketemu sahabat kuliah di sebuah mall, atau saat arisan keluarga, pasti para perempuan salin...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

6 thoughts on “Ada apa di #DiscoverYourStory

  1. Kalo aku jujurnya ga begitu suka mba ke tempat2 party begini, hahaha, tapi suami suka :D. Jadi kalo ada acara2 prestige party yg mirip begini, pasti deh kita berantem dulu. Krn akunya ga pgn ikut, sementara suami minta ditemenin. Aku mungkin krn ga suka ada ditengah org banyak kali yaa, makanya yg namanya rame2 lgs aku hindari kalo bisa 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *