Menghargai Kesenangan Hidup yang Sederhana

Haiii… Selamat Tahun Baru semuanya.

Memasuki tahun 2017 ini, ada beberapa hal yang jadi catatan dalam diri saya ketika saya mencoba memikirkan resolusi. Sebenarnya saya tak biasa menetapkan resolusi apa yang harus dicapai, namun awal tahun adalah awal dimana saya punya semangat tinggi dan sangat positif untuk melakukan segala sesuatu. Jadi ini sebenarnya sudah jadi satu bumbu utama untuk meracik spirit agar terus stabil selama setahun, kan?

Tapi ya, kalau boleh ditimbang dan diukur, untuk tahun ini spirit saya di pekerjaan sekarang sepertinya tidak sebesar satu atau dua tahun lalu. Some changes di kantor yang terjadi tahun lalu ternyata tidak memberikan rasa excited yang cukup buat saya. Yeah namanya juga kerja kantoran ya, dinamikanya luar biasa. Anyway saya gak mau membahas urusan kantor di sinilah.

Tahun 2017 ini ada satu hal yang ingin saya lakukan dan saya catat secara rutin. Yaitu, mulai belajar lebih banyak menikmati hal-hal kecil. Semakin ke sini, saya makin yakin bahwa menjalani hidup sepenuhnya bukan berarti harus menciptakan goal yang sangat tinggi, misalnya tahun ini harus sudah dapat sertifikat diving, atau dalam setahun harus minimal berapa kali gitu pergi ke tempat baru. Iya itu boleh saja jadi wishlist, tapi sebenarnya dengan menghargai kesenangan hidup yang sederhana saja pun sudah bisa membawa percikan bahagia di hati, lho.

Duduk di teras menikmati kicau burung-burung kecil yang sedang bermain di dahan pohon.

Memandangi anak yang sedang makan dan nonton YouTube dengan serius.

Nontonnya serius sekali, Vay.

Berkumpul dengan teman-teman hanya untuk saling ngeledek dan tertawa.

Minggu ini, ketiga hal itu yang jadi catatan sederhana saya.

Enjoy the little things.Karena ada kalanya hal-hal kecil ini suka terlupakan seiring waktu.

Related Post

Kebutuhan Wanita Bekerja “Bila seorang wanita hamil mendapat cuti untuk melahirkan, sebenarnya itu hak siapa? Cuti hamil dan melahirkan bukanlah hak ibu, tapi itu adalah HAK si anak.” Demikian kata dr. Ali Sungkar, SpOG. “Sebenarnya, UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ket...
Pijat Refleksi Setiap kali mencoba salon baru, yang sering saya coba selain creambath adalah refleksi kakinya. Kan sekarang rata-rata salon juga menyediakan refleksi kaki dan tangan, mau salon franchise, salon biasa, salon mahal, pasti ada. Nah, dari hasil berkelil...
udah pulang, trs…minta balik lagi..? Kemarin malam, masuk sms. Klo liat jamnya, dikirim jam 5 sore, tapi mungkin ada masalah dengan jaringan, jadi sampainya saya malam hari. Isinya begini : "Bapak Ibu yang saya hormati, ma,aifn marno/ tini karena plg mendadak. ternyata se mua, belum ...
Jalan yang Bercerita Adalah sebuah jalan kecil dan pas-pasan berupa pertigaan ala tusuk sate yang harus saya lewati hampir setiap hari bila mau pergi keluar dari perumahan. Saya katakan hampir karena kadang kalau saya sedang malas, saya akan memilih lewat jalan lain, yan...
Fave : Caffe Latte Saya bukan penggemar kopi. Maksudnya saya tidak akan minum kopi hitam pekat itu kalau tidak karena kopinya memang enak atau karena terpaksa. Terpaksa di sini misalnya saat sedang ikut training or seminar di mana gitu, yang tersedia sebagai “pengusi...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | a former Digital Marketing Manager | a Content Creator | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

15 thoughts on “Menghargai Kesenangan Hidup yang Sederhana

  1. Saya hanya berani menebak saja, bahwa ini arah baru dalam kehidupan mbak. Mungkin semakin beranjaknya usia akan timbul semacam pandangan baru berkenaan dgn bagaimana menghadapi hidup.

    Duh, jadi ngelantur. Maklum saja ya mbak, soalnya saya sering salah fokus kalau membaca postingan mbak. Salah fokusnya karena foto-foto yang ditampilkan keren banget…

    Salam dari saya di Sukabumi,

    • Zizy

      Pendapat Bapak sedikit banyak benar. Memang menjalani dan menghadapi hidup selalu harus melalui beberapa pandangan baru.

  2. bener yaa… kdg kita suka lupa ama yg sederhana di sekitar kita tp sbnrnya bisa bikin bahagia… terlalu sibuk mengejar target yg lebih besar, dan ujung2 malah stress waktu ga kecapai…

  3. oooh so true, semakin bertambah usia dan tahun harus bisa lebih dewasa menyikapi hidup, contohnya menghargai semua yang kita punya, dan menganggap itu rejeki yang harus disyukuri 🙂

  4. Benar.. tahun baru.. jadikanlah sesuatu untuk melangkah lebih baru, dan sesuai dengan prosedur prosedur yang berlaku..
    Tapi kita berharap.. sekarang dan kelak akan tetap semangat..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.