Seorang Lelaki Tua

Kemarin sore, di Foodhall Grand Indonesia, saya melihat seorang bapak setengah tua. Dia duduk di kursi roda, dan dia mendorong sendiri kursi rodanya. Saat saya bertatap mata dengannya selama beberapa detik, tatapan matanya kelihatan tidak ramah. Wajahnya cemberut terus. Bahkan dia seperti marah karena saya melihatnya. Padahal saya memang tidak sengaja berpapasan dengan dia, tentu saja wajar kalau mata saya melihatnya.
Di belakangnya kemudian muncul seorang perempuan setengah tua juga, sedang memegang keranjang belanja. Oh, itu istrinya, mereka saling berbicara sebentar sebelum kemudian si istri pergi ke rak lain untuk mencari kebutuhannya.

Old Man

Saya melihat amarah di matanya. Seperti ada rasa keterpaksaan. Mungkin sebenarnya si bapak itu tidak nyaman harus keluar rumah dengan keadaannya, dan rasa kesalnya itu dipancarkannya dengan bebas pada setiap orang. Dia menatap saya dengan marah, lalu melirik anak saya di stroller dengan rasa tidak suka, sebelum dia mengalihkan pandangannya dan pergi ke arah lain.

Lalu ketika saya mengantri di depan kasir, ternyata si bapak dan istrinya juga sudah selesai membayar. Si bapak lewat dari kasir sebelah, tetap dengan wajah cemberut. Istrinya terlihat sudah berjalan lebih dulu di depan dan dia tertinggal di belakang dengan kursi rodanya. Saya sebenarnya tidak ingin melihatnya terus karena saya tahu kalau dia tahu saya melihat dia, dia pasti akan menatap saya lagi dengan pandangan bengisnya, tapi saya tak tahan untuk melihat si bapak itu. Dia mendorong kursi rodanya sendiri untuk menyusul istrinya. Di belakang punggungnya, di pegangan wheel chair itu tergantung sebuah kantong plastik belanjaan.

Terpikir tanya di kepala saya, untuk apa dia keluar rumah kalau dia merasa terpaksa?

Related Post

Selamat Jalan Pak Harto InnalillahiWa Innaillaihi Raji’un.. Akhirnya Jenderal Besar itu pergi. Pak Harto, PresidenRI kedua meninggal pada pukul 13.10 WIB setelah dirawat 24 hari di RSPP. Tubuh tua itu sudah tak kuat menahan sakitnya biarpun ditopang dengan alat-alat ke...
Me Time Our Time Salah satu hal yang selalu membuat saya suka lama update di blog, adalah karena kegiatan rutin saya sehari-hari itu sering membuat saya kehilangan mood. Memang, kerja kantoran di tempat saya khususnya, lebih fleksibel dalam arti I can do it mobile, d...
Sweet Escape ke Cimory Riverside Beberapa minggu yang lalu, ketika Nona Vay libur term 3, melipirlah kami sekejap ke arah Puncak. Belum sampai Puncak Pas sih, hanya sampai wilayah Taman Safari Indonesia. Nona Vay kepengen ke TSI, dan kita di sana seharian sampai menginap juga. N...
Cintai Produk Dalam Negeri Sekarang tas Devushka sudah ada outletnya lho. Well, actually not my official outlet sih, karena masih menumpang di retail outlet. Devushka Bag sekarang hadir di UKM Gallery SMESCO, Jakarta. Buat yang belum tahu, UKM Gallery SMESCO itu outlet reta...
Sendawa Siang tadi, sepulang dari Grand Indonesia, di dalam lift gedung SarJa, saya berdua dengan seorang ibu yang saya perkirakan usianya di atas 40 tahun. Rapi seperti layaknya pegawai kantoran. Kami sama-sama masuk dari B1, dia memencet tombol angka 1, da...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

53 thoughts on “Seorang Lelaki Tua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *