Menjajal Soto Triwindu, Favorit Pak Jokowi

Barisan kabut seakan menggayuti gunung ketika pesawat akan mendarat di bandara Adi Sumarmo Solo. Pemandangan yang indah, tapi tak sempat terekam oleh kamera. Kalah sama bapak-bapak di sebelah, sejak di atas terus memotret, dan seakan tak memberi space kita di sebelahnya untuk mengambil foto juga. *jangan-jangan si bapak itu Instagramer juga… Dalam perjalanan sehari ke … Read More

Treeangelo Coffee

Beberapa waktu lalu saya menemukan sebuah kafe untuk ngopi yang lumayan nyaman. Treeangelo Coffee, di daerah Kemang. Tepatnya satu gedung dengan Young Chef Academy-nya Vay. Jadi ceritanya kemarin itu, setelah lebih kurang menunggu empat puluh menit, saya mulai merasa lapar juga mulai merasa butuh kopi. Setelah memberi kode ke Vay di kelas bahwa saya akan … Read More

Weekend Coffee at Black Canyon Coffee

Kalau wiken jalan ke mall – secara Vay juga les electone juga tiap minggu, saya selalu cari tempat untuk ngopi dulu sebelum pulang. Karena, salah satu janji saya adalah mentraktir diri sendiri, minimal seminggu sekali. Dan karena saya suka ngopi, maka itulah pilihan simpelnya. Jadi tadi siang, sehabis menemani Vay les electone dan juga main di … Read More

Singapore Dining Experience

Membicarakan rencana liburan memang menyenangkan. Mau liburan bareng keluarga, bareng teman, atau pun liburan sendiri, tetap menyenangkan. Yang penting semuanya harus direncanakan dengan baik, mulai dari anggaran, hingga itinerary-nya. Jadi awal bulan kemarin, salah satu teman dekat saya sudah mulai colek-colek. Sebentar lagi anak sekolah akan libur sekitar seminggu, siapa tahu tahun ini kita bisa … Read More

The Cafe Cartel

A Good Time at The Cafe Cartel

Belakangan ini rasanya waktu luang bersama anak menjadi hal yang mahal bagi saya. Waktu habis di kantor, dan di jalan. Kedengaran basi ya untuk orang Jakarta, macet dan habis waktu di jalan itu sudah biasa. Tapi memang sebulan setengah ini kayaknya lebih dari separuh orang Jakarta mengeluhkan traffic yang parah minta ampun. Sejak banjir bolak-balik datang, ditambah banyak ruas jalan yang rusak, sudahlah, pasrah saja kalau harus keluar rumah. Dan pekerjaan juga seperti tak habis-habisnya. Tapi ya tetap tak boleh mengeluh, harus bersyukur masih punya pekerjaan yang memberi penghasilan.

Beberapa hari terakhir ini saya pulang malam terus karena beberapa janji di luar jam kantor yang harus dipenuhi. Kepikiran sama Vay yang menunggu di rumah hanya dengan mbaknya (karena ayahnya pun sedang dinas keluar), tapi tak bisa pergi duluan begitu saja. Udah gitu, ya, si Vay malah tetap menunggu dengan setia, gak mau tidur duluan. Dia tunggu sampai maminya pulang, demi bisa main sebentar, baru akhirnya naik ke kasur. Apalagi ketika di malam berikutnya saya kembali harus pulang telat, dan di tengah jalan sambil ngebut saya telepon Vay, belum lagi ngomong, dia sudah bilang, “Mami, Vaya maunya Mami sudah di Pasar Gembrong..” Pasar Gembrong itu patokan dia, berarti sudah dekat rumah.

Pepatah bijak mengatakan, menghabiskan waktu untuk bersama anak adalah yang terbaik ketimbang menghabiskan uang untuk anak.

Maka hari ini saya berusaha memberikan dia keleluasaan. Pagi kita main di rumah, kemudian siang saat mau ke KoKas, Vay sudah bilang nanti di KoKas tidak mau nge-gym demi bisa ikut mami ke mana saja (ikut maminya nongkrong gitu), saya oke-kan. Begitu tiba di KoKas, Vay minta main cat-cat-an. OK.

SAM_2267

Jadilah setelah saya menemaninya setengah jam di tempat cat, saya pun melipir ke salah satu kafe di dekat situ, ingin cari makanan sekalian kopi. Karena sedikit lagi setelah Vay selesai dengan gambar yang diwarnai, dia tinggal menyusul kan.

The Cafe Cartel. Saya baru pertama kali nih, ke sini. Padahal sudah setiap hari lewat, tapi tidak pernah tertarik untuk mampir. Tapi kali ini, demi dekat dengan tempat cat-cat-an itu, tak apalah. Sebelum masuk, tanya dulu, ada kopi gak? Ada. Oke, deh.

Saya memesan Latte dan Zuppa Soup. Kombinasi yang kurang pas sih dengan perut yang kurang enak. Yang satu bikin perut adem, yang satu lagi bikin kembung, hehe…

Zuppa Soup-nya lumayan, meskipun penampilannya beda dengan gambar di menu. Latte-nya juga not bad, meski masih kalah ketimbang Illy.

The Cafe Cartel

The Cafe Cartel

Tak berapa lama Vay datang. Bolak-balik menu dan dia minta chicken wings. Sebenarnya dia itu hanya tertarik sama crispy-nya saja itu, suka makan kerupuknya. Saat pesanan datang, kita semua bengong. Ternyata itu chicken wings beneran. Alias sayap ayam yang besar. Kirain tadi versi kecil standarnya menu chicken wings. Dan saat dimakan, ternyata tidak sesuai ekspektasi. Vay juga kecewa, ini gak enak, Mamiii…. katanya, dan dia pun batal memakannya. Padahal itu Chef’s Recommended. Ah, mungkin hanya beda selera ya. Berarti next time menu itu tak perlu dipesan.

Saya buat video amatir nih, untuk kunjungan hari ini. 🙂

Kalau melihat menu-menunya, banyak snacks yang menarik, seperti nachos, pastel, pisang goreng. Main course juga banyak. Yeah, buat saya not badlah untuk tempat nongkrong sore-sore. Yang penting dekat dengan tempat nongkrongnya anak juga.

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

Nikmatnya iToast

Sudah lama tidak menulis tentang tempat nongkrong ya. Kali ini ada tempat baru yang benar-benar baru saya datangi kemarin sore. Namanya iToast, kedai kopi keren dengan konsep kurang lebih samalah dengan kopitiam-kopitiam lainnya. Lokasi yang tepat, interior unik, menu yang cocok di lidah, serta harga terjangkau, adalah nilai plus dari iToast ini. Letaknya di Epicentrum … Read More

Mencoba Lamb Kebab di Nannini

Katanya, pelayanan di sebuah restoran itu berbanding lurus dengan harga makanannya. Masa sih? “Iya, coba deh kalo lu makan di restoran fast food ayam goreng, udah syukur kalau kasirnya mau senyum. Belum lagi yang di belakang lu pasti merengut gak sabaran nunggu lu kelamaan mikir!” “Kalo makan di cafe?” “Nah di situ masih mending, lu … Read More

Soup of The Day-nya Arella Jakarta

Bulan puasa itu bulan yang paling sibuk, itu menurut saya. Pertama, di bulan ini waktu kerja memang jadi lebih pendek karena jam kerja kami juga berubah. Karena waktu istirahat hanya diberikan setengah jam saja, maka jam pulang pun jadi maju setengah jam. Dengan jam kerja yang lebih pendek, kerja harus benar-benar optimal, tak sempat leyeh-leyeh. … Read More

Meeting @J.CO

J.CO Buaran Plaza. Ini adalah tempat spesial lain yang masuk daftar kunjungan tetap saya. Hahahaa…. kalau sepupu-2 saya baca ini pasti pada komplen, katanya, “Yaah, masa mainnya buaran mulu?” Sekilas info, J.CO adalah restoran waralaba milik Johnny Andrean Group  yang menjual donat dan kopi, berdiri sejak tahun 2005. Jumlah outletnya kalau tidak salah sudah mencapai … Read More

Katong Pu Ikang Kua Kuning

Akhirnya jadi juga ke dapur. Hahahaha…. ketahuan deh gak pernah ke dapur. But hari ini saya menyempatkan diri ke dapur untuk masak makanan tergampang (versi saya lho yaa…) berpartisipasi di acara Ladies Program-nya Pakde Cholik. Syaratnya masakannya : ada unsur ikan dan sayurannya. Hmm yang mau disharing ini mungkin unsur sayurannya gak ada ya, soalnya … Read More

Wiken Kebanyakan Makan

Salah satu keuntungan menjadi wanita adalah, saat kami pergi beramai-ramai dengan para sahabat dan masuk ke sebuah resto, kami bisa pesan menu ini itu dan dapat saling mencicipi makanan teman tanpa perlu merasa gengsi. Belum pernah saya melihat sekelompok cowok yang makan sambil mencicipi hidangan milik temannya. Tapi mungkin juga ada, but kayaknya gak seheboh … Read More

The Spaghetti House @Pacific Place

Setiap hari Jumat, saya dan teman hampir selalu makan di luar pas jam istirahat. Bukan suatu kewajiban sih, hanya saja kami sudah terbiasa saja. Bisa dibilang hari Jumat itu sudah setengah libur, karena sudah mau wiken kan? Jadi kerjaan pun dikebut secepatnya biar sempat kalau mau keluar makan agak lama. Okay. Kali ini saya dan … Read More

Nasi Uduk Mbak Gendut

Masih ingat postingan saya soal sarapan pake sepotong crackers? Nah dua hari yang lalu, saya terpaksa mengalah pada godaan nasi uduk hehee… Berawal dari teman saya yang menelepon dengan suara terengah-engah. Katanya baru kali ini dia berhasil sampai kantor sebelum jam tujuh, dan dia lapar berat, apalagi tadi habis berdiri di busway. Hmmm… gimana ya? … Read More

Tour Pantai & Ayam Taliwangnya Lombok

Badan rasanya pegel-pegel habis pulang liburan. Soalnya biarpun judulnya liburan, tapi karena hanya bertiga dengan suami dan Vaya jadi tetap aja capek karena musti momong Vaya. Memang sengaja gak bawa babysitter, bangkrut nanti hehehee.. Hari kedua di Lombok, kita memilih untuk tour pantai saja. Mau nyebrang ke Gili Air dan Gili Trawangan, saya gak berani. … Read More