tanggap kebakaran yok..

Hari ini ada latihan kebakaran. Tadi jam delapan lebih duapuluh sembilan menit (1 mnt lagi udah telat tuh..!) saya masih sempat mengabsen. Lalu langsung ke meja, meletakkan tas dan bawaan tak penting ini. Eh, baru saja menghempaskan pantat, sudah datang security.

Saya langsung menoleh dengan cemas, waduh ada apa nih. Kok kayaknya serius amat. Terakhir kali saya didatangi security di kantor ini beberapa bulan lalu, waktu itu si security tanya-tanya soal RS di Medan untuk ayahnya yang sakit.

“Begini, Bu. Kita akan ada latihan kebakaran pagi ini,” terangnya pelan.

“Oh…?”

“Jadi karena ibu hamil, ibu dipersilahkan turun duluan. Supaya nanti Ibu tidak repot saat ada evakuasi.”

“Eh? Begitu ya? Jam berapa, pak?”

“Jam sembilan mulainya, ibu kalo bisa turunnya sekarang.” Si Bapak menerangkan. “Soalnya untuk latihan ini, pakai lantai sini Bu..”

“Waduh, bentar ya pak… 15menit lagi boleh ya pak. Ga enak nie, masa baru datang langsung pegi…” Saya nyengir, toh saya yang kesiangan, mustinya kan bisa pagian datangnya. Habis sekarang jalan tambah macet siihh. **duh ngelesss….

Setelah si bapak security pergi, saya langsung gerak cepat. Capture saldo balance sebisanya, biar nanti begitu latihan kebakaran ini kelar, tinggal buat PO saja. Eh, tanpa terasa, udah jam 9 kurang 4menit.

Kringggg….!!!!! Alarm kebakaran di Lt.6 berbunyi. Walah!! Mampus. Saya langsung menyambar dompet kecil, sebelumnya sudah saya isi dengan dompet, hp, kunci mobil & tiket parkir. Coba deh, untuk apa coba bawa kunci mobil? Saya lupa, masih mikir ini kayak di Medan, klo ada latihan gini bisa sempatin jj pagi kemanaaa gitu. **Jakarta gitu loh…sekali keluar, bisa lamaa…. 😀

“Ihh….! Masa alarm suaranya lemes bangedd…”

“Ini beneran apa boongan siy…?”

“Ah ga usah keluar aja dehhh…”

Begitulah komentar-komentar yang keluar dari mulut orang kantor ketika saya melewati mereka. Langsung ke lift. Si security langsung memberi isyarat agar saya bergegas turun, sebab sebentar lagi Security Gedung Sarja akan naik dan melakukan evakuasi, dan so pasti tidak ada yang boleh menggunakan lift. Setelah saya tiba di lobby, barulah alarm gedung yang kencang dan bising berbunyi. Suara resepsionis terdengar memberi aba-aba evakuasi.

image_190a.jpg

Eh, ternyata latihan ini serius loh. Satu gedung benar-benar di-evakuasi, semuaimage_18a.jpg karyawan harus keluar dari gedung, mengikuti petunjuk para petugas. Huu….mana jam sembilan itu lagi panas-panasnya. Sebuah mobil pemadam kebakaran parkir di pintu masuk, beserta fireman nya. Juga ada tandu untuk mengangkat mereka yang kurang sehat

Acara latihan begini baru selesai sekitar jam setengah sebelas. Yang ngantri di depan lift banyak banged, semua gak sabar ingin segera balik ke meja, secara satu jam lebih panas-panasan di luar.

Para petugas terlihat lelah, sebab mereka memang benar-benar latihan, harus lari kesana kemari. Tapi, kalau seandainya nanti memang ada kebakaran di jam kerja, apa iya para pegawai bisa tertib turun seperti tadi? Gimana klo orang udah panik duluan, apalagi kalo suara alarm nya kenceng banged kayak tadi. Setara dengan kejadian gempa, as long as i remember, waktu dulu di Medan ada gempa, yang ada semua panik dan berebutan turun dari tangga darurat yang sempit ! Sudah gak inget temen lagi, yang penting selamatkan diri dulu. Hhmmm… :-S

Related Post

Musim Hujan Musim hujan datang lagi. Hampir setiap hari, Jakarta diguyur hujan lebat, kalau gak siang hari, ya sore. Seperti hari ini, sejak tengah hari sudah mendung, tapi hujan belum turun. Ruangan yang sudah dingin oleh AC, serasa makin membeku. Sekitar ja...
3 Cerita Baru Tentang Vay Sudah lama gak menulis tentang Nona Vay. Kali ini kembali ke program 3 Cerita Baru tentang Vay. Ada apa ya dengan Vay? VAY MASIH IKUT COURSE FASHION Kadang saya pikir, mungkin suatu saat Vay bisa bosan juga dengan kursus fashionnya di Dream Dress C...
Gempa Woi… Gempa… Kemarin sore Jakarta gempa. Dan dalam hitungan menit saja, jaringan langsung busy, semua orang sibuk menelepon kesana-kemari, jangan lupakan pula mereka yang langsung mengupdate statusnya di facebook. Saat gempa terjadi, saya sedang di kantor, dud...
Pijat Refleksi Setiap kali mencoba salon baru, yang sering saya coba selain creambath adalah refleksi kakinya. Kan sekarang rata-rata salon juga menyediakan refleksi kaki dan tangan, mau salon franchise, salon biasa, salon mahal, pasti ada. Nah, dari hasil berkelil...
Oleh-oleh Mudik 2 : Berlibur ke Danau Toba "Kasangnya, nak..." seorang ibu tua dengan wajah penuh keriput menghampiri saya. Di atas kepalanya ada baskom berisi kacang rebus. Saya tersenyum dan menggelengkan kepala. Sebenarnya pengen juga makan kacang rebus, tapi gigi sedang sakit, plus pe...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | Digital Marketer Practitioner | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

21 thoughts on “tanggap kebakaran yok..

  1. hai mba Zee, di kantor gw jg sama tuh cm sehari sebelumnya…
    cm isunya dah bocor jd ga terlalu heboh dan dah pada nyiapin sunblock jdnya.. 😀

  2. Zee

    pudakonline : huuu…tangga darurat mah apal…cm malesnya ini. 😀
    ekowanz : klo gempa ktnya disuruh bersembunyi di bawah meja, & jgn lupa sediakan air mineral selalu di meja…
    Joell & ajissi & ladokutu : tp emg lbh seru klo g dibilang itu latihan, jd paniknya nyata gt denger alarm bunyi, he hee..
    bebek : sambil makan rujak…
    andi bagus : kyknya enggak, kasian tar ob nya musti ngepel 🙂
    jimmy & puputs : klo g digedung betingkat ato di lt. dasar emg enak, tinggal lari keluar.
    liSan : emberr…..

  3. saya blom pernah latihan kayak gitu, belum pernah kerja di gedung bertingkat, latihannya harus sering2 kayaknya, biar terbiasa dan gak maen sikut2an kalu nggak latihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.