Drumband

Hari Minggu kemarin group drumband Kinderfield Duren Sawit akhirnya berlomba, di POPKI Cibubur. Berkompetisi dengan banyak finalis lain dari sekolah lainnya.

Hari Jumat, anak-anak GR ke lokasi. Lalu hari Sabtu, disuruh lagi latihan di sekolah. Kemudian hari Minggu lomba. Saya bela-belain nahan diri deh, ini anak tiap hari disuruh latihan, karena toh setelah ini kelar, bubye drumband.

Saya melakukan kesalahan kemarin. Salah bawa kamera! Haahhh! Entah kenapa, kok saya – tetap – bawa dslr padahal sudah tahu kamera yang ini tidak bisa auto focus kalau rekam video. Dan kesalahan satu lagi, SD Card yang 16GB kececer entah kemana, jadi pakai yang 8GB. Ya keoklah, baru merekam 4 menit sudah full. Harusnya bawa yang kecil saja. Tapi manusia memang begitu sih, suka mengulangi kesalahan yang sama.

Jadiiii…. saya tak punya rekaman lengkapnya. Hanya 4 menit yang kemudian terpotong. Nasib.

Nah, cerita hari Minggunya, sekitar jam sebelas kita sudah tiba di pintu masuk POPKI, dan ternyata macet parah. Mobil-mobil para pengantar mengantri, hanya maju semeter-semeter saja tiap beberapa menit. Saat waktu sudah genting, alias takut terlambat, alhasil kami turun di tengah jalan, jalan kaki saja. Ayah Vay bertugas memarkir kendaraan, dan itu pun full ya bo’. Sampai parkir di luar. LOL.

Kinderfield Duren Sawit dapat giliran tampil jam 2 siang. Anak-anak perempuan langsung diambil Miss-nya, untuk didandani. Ketebelan sih sebenarnya, tapi mungkin memang begitu kali ya make up panggung. Vay tak suka dimakeup, waktu ke toilet – yang kotornya minta ampun itu – dia garuk-garuk mata, katanya gatal. Lepas deh tempelan kertas gliter sebagai pengganti eyeshadow biru. Jadi diulang lagi. Lipstiknya pun sudah hilang sebelum mereka tampil.

Sambil menunggu jam 2, dia disuapi makanan dulu. Kita para parents sih sudah di dalam, cari tempat duduk, soalnya sudah pada full. Takut gak kebagian spot bagus untuk nonton.

Grup-grup drumband yang tampil keren-keren deh. Ada TK dari Palembang, peralatan drumbandnya besar semua, kayak drumband profesional (padahal saya juga tak tahu yang pro itu kayak apa), lalu temanya Barbie, jadi ada tokoh Barbie-nya, lalu ada rumah Barbie! Lalu selain Kinderfield Duren Sawit, Kinderfield Tebet juga ikut jadi finalis, mereka temanya pirate, ada campuran drama sedikit. Salut sama anak-anak kecil ini. Sudah bisa team work.

Eniwei, satu hal yang saya perhatikan dari Vay selama latihan drumband ini, ternyata daya ingat dan observenya lumayan juga. Dia kan pegang drum, tapi dia ternyata diam-diam hapal semua gerakan dan hitungan posisi yang lain, kayak balira, bass drum, sampai flag. Jadi di rumah dia bisa latihan sendiri melody-nya balira, lalu acting kayak teman-temannya yang pegang flag. Sering kalau dia lagi cerita soal latihan drumbandnya ke saya, dia bisa mengatakan dengan detil kesalahan yang dilakukan salah satu temannya di bagian mana, dan bagaimana gerakan yang seharusnya benar. Waktu perform hari Minggu kemarin, dia juga ingat di sudut sana ada satu temannya yang berdirinya terlalu ke depan. Perkembangan anak tak bisa ditebak ya. Orang tua musti aware terus, agar tak sembarang berkata-kata atau bertingkah laku di depan anak. #talktomyself

Tapi, sampai saat ini belum tahu siapa yang menang. Miss-nya belum ada ngabarin. Tapi, kemarin sore, dapat SMS dari Miss-nya, kalau anak-anak yang ikutan drumband dikasih libur satu hari untuk istirahat. Alhamdulillah. Soalnya anak-anak pasti capek, selama beberapa bulan tiap hari latihan drumband, lalu kemarin wiken dipakai untuk GR dan latihan lagi.

Jadi, foto-foto yang saya punya hanyalah: foto saat Vay latihan hari Sabtu, dan foto setelah selesai tampil, di belakang panggung, dengan teman-temannya. Wajah-wajah sayu dan lelah.

**update tgl 14 Mei : grup drumband DurSaw ternyata dapat urutan 5. Katanya, karena saat mengatur alat-alat, melebihi waktu yang ditentukan jadi berkurang poinnya. Wuih, para teachers kurang persiapan nih, orangnya kurang, akhirnya malah mengurangi poin.

 

Thanks sudah berkunjung ke TehSusu.Com. Subscribe to Get More. Enter your email address:Delivered by FeedBurner

Related Post

Biar Sendiri tapi Tetap Happy Sekarang Vay sudah doyan main air, sudah bisa merasakan nikmatnya sensasi rasanya bila badan terendam di dalam pool. Kalau di sekolah, sekarang pelajaran renang sudah masuk di silabus, sebulan dua kali. Dan karena Vay sudah happy nih, makanya Januari...
Field Trip ke Taman Lalu Lintas Cibubur Katanya Cibubur itu sejuk. Tapi waktu kemarin saya ke sana, huaduh.... kok panas ya? Sama saja dengan Jakarta ternyata. Hanya beda plat nomor saja, hehe... Kemarin itu ceritanya murid-murid KG dari Kinderfield Duren Sawit field trip ke Taman Lalu ...
Seperti Pasir Secangkir teh susu : Menerangkan sesuatu pada anak tidaklah selalu mudah. Dan bila terus melakukan kekeliruan pun terasa tak nyaman. Seperti menginjak butiran pasir, meski kecil dan halus, namun menggelitik dan terasa tak tenak bila terus-menerus dil...
Tete Tua “Ayo, makan, nanti tete tua datang tangkap.” Sayup-sayup saya dengar suara Tante Cie dari arah ruang tamu. Saat itu jam makannya Vay, dan seperti biasa anak kecil satu itu tak pernah bisa anteng makan. Kalau gak lari kesana kemari, ya masuk ke ka...
Happy Birthday My Baby Vaya Hari ini, my baby Vaya berulang tahun untuk pertama kalinya. Genap sudah usianya 1th, pada jam 02.15 dinihari tadi. Ternyata waktu begitu cepat berlalu, tahu-tahu Vaya sudah 1thn. Perasaan baru kemarin saya mengandungnya, membawanya di dalam perut be...

by

About Zizy Damanik | A Working Mom | Activities, Travel and Lifestyle | Photography | Coffee |

26 thoughts on “Drumband

  1. itu anak2 udah di make up tebel haha, jadi pingin ketawa liat pake eyeshadow glitter nya. Jadi juara 5 ngak papa yg penting melatih anak untuk berani tampil di depan umum #eeap

  2. Iya ya …
    Kebayang Vay pakai full make up itu … pasti gerah ya …
    tapi tak apalah … untuk pengalaman bantin si Vay

    Salam saya

    (19/5 : 4)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *