Line Friend Store & Cafe yang Tergemezz

Saat ke Korea beberapa waktu lalu, yang ada di dalam pikiran saya adalah, harus ketemu tempat yang bisa membuat Nona Vay senang dan puas. Dalam artian gini, kalau kita traveling bawa anak, tapi yang dikunjungi adalah tempat yang dalam tanda kutip “tidak bikin antusias” anak, kan kasihan anaknya. Nah, karena kemarin kita pergi pakai travel tour, kekurangannya adalah tempat yang disarankan pasti tempat-tempat hist dan normatif, untuk orang dewasa. Jadi Vay makin lama mulai bosan, kenapa yang dilihat plain semua. Hahah.

Well, ketika akhirnya di hari terakhir kami turun di Myeongdong street, yaitu salah satu area perbelanjaan hits di Seoul, Vay terlihat mulai bergairah. Bergairah karena dia berharap bisa menemukan pernak-pernik atau sesuatu yang cute untuk dibawa pulang.

Kalau tanya saya, saat turun di Myeongdong street, saya gak mata ijo. Karena di situ saya lihat ya kebanyakan brandnya juga ada di Jakarta. Jadi kalau mau cari yang unik, masuknya ke toko-toko yang menjual produk Korea. Eh iya, orang Korea katanya sangat bangga dengan produk fashion mereka, jadi jangan mengira mereka akan membandrol harga murah untuk produk lokal. Kemarin itu, teman saya sempat dibentak sama onni pemilik toko, karena dikira mau menawar murah bajunya. Orangnya bilang, “Eighty thousand” tapi teman saya dengarnya “Eighteen thousand”. LOL. Ya kali, blus harga sejuta ditawar jadi dua ratus ribu.

Eniwei, setelah masuk dan keluar beberapa toko – ada yang keluar toko sambil tenteng belanjaan tapi ada juga yang tidak – ketemulah kami dengan tempat cute ini, Line’s Cafe. Ya ampuuuunnnn….. ini baru namanya TERGEMEZZ…!

Barisan orang ada di depan sana, berbaris untuk dapat bergiliran foto dengan Giant Brown. Tidak ada yang menjaga, semua pengunjung sudah cukup tahu dirilah ya, bahwa kalau mau foto ya harus antri, dan gak pake lama!

Kerennya Line’s Cafe iniiiii….! Beneran. Serasa masuk ke dunia Line, karena isinya adalah semua produk Line baik yang common, rare, hingga special edition. Dan tempat ini sungguh comfy, terlihat dari aura di dalam yang welcome dengan pengunjung. Di lantai satu adalah tempat dengan merchandise Line mulai dari boneka hingga stationary, dan begitu naik ke atas kita akan disajikan sebuah area berisi boneka-boneka besar dari Brown, Sally, Conny. Anak-anak yang ada di sana — termasuk Vay — sangat menikmati seolah berada di dunia Line, sampai heboh sendiri.2

Setelah puas keliling dan foto dengan semua boneka di atas, baru Vay mau turun. Kita tidak sempat duduk di cafe karena suasana sedang ramai dan waktu juga mepet kan. Jadi ya, lanjutlah berbelanja di Line Store.

Mulailah Vay berkeliling, dengan mata berbinar dan gak sabaran mencari apa yang mau dia beli. Tadinya mau ambil brown special edition – yang sumpah keren banget – tapi dia ragu karena dia tahu nanti sampai Jakarta akan dipajang juga. Dan sebenarnya untuk boneka Line pun, Vay sudah punya dari yang besar sampai kecil, karena kantor saya kebetulan kan partnership dengan Line, jadi dulu sempat kebagian jatah boneka Line. Jadi dia gak terlalu penasaran dengan boneka type yang sama karena udah punya juga, hehe.

Jadi yang diambil Vay adalah beberapa stationary, yang cuteeee banget. Kemudian Vay juga mengantri sendiri untuk membayar di kasir. Dan keluar dengan tas belanja yang juga super cute.

Keluar dari situ, barulah kami bisa tenang keliling belanja atau jajan lagi, karena Nona Vay sudah lega, sudah senang karena akhirnya dia bisa ke satu tempat yang berkesan baginya.

Kesimpulannya, kalau ke Seoul, main ke Line Friends Store and Cafe ini wajib banget, karena memang tempat ini TERGEMEZZ. Siapkan tas  belanja besar juga untuk tentengan ya!

-ZD-

Related Post

Day 4 in Perth : City of Perth =>Wiken Perth, 24 Feb 2007 01.45pm Hari Sabtu di Perth. Semua orang berlibur, menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Sebagian besar toko tutup, kecuali Myer. Dan sepanjang Hay St ramai, lebih ramai dari kemarin. Biasanya kalo wiken begini, mer...
Dengan Rp 300.000-an Bisa Menginap di Hotel Jakart... Saat saya baru benar-benar hijrah ke Jakarta hampir delapan tahun lalu, saya sudah sadar bahwa sebagai kota metropolitan, Jakarta dikenal sebagai kawasan dengan biaya hidup tinggi. Bahkan ada yang mengatakan, “Siapa suruh datang Jakarta?”. Tentu ...
Melihat Penyu 70 tahun di Bali Mobil yang membawa kami berbelok ke salah satu penyedia jasa wisata air sekitar jam 10.30 pagi WITA. Begitu keluar dari mobil, panasnya udara langsung menyambar kulit. Tapi bukan Bali ya kalau gak panas, meskipun saat itu juga sedang musim hujan. ...
Off Road di Gunung Putri Beberapa hari lalu, akhirnya jadi juga saya ke Bandung. Workshop, juga outbound. Bila dibandingkan dengan outbound dua tahun lalu di Jogja, outbound hari ini lebih seru dan asyik. Tidak pakai jorok turun-turun ke lumpur, hahah. Tapi karena lokasinya ...
Surga Kedamaian di Gili Air Ckrek.... Ckrek.. Suara jepretan kamera handphone -- sudah pasti -- membuat saya terbangun. Ada apa sih di luar? Saya seketika menganga saat memandang keluar window GA 434. Gunung besar di samping sayap. Seketika saya mengambil handphone -- yang t...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | Digital Marketer Practitioner | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

13 thoughts on “Line Friend Store & Cafe yang Tergemezz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.