[Bali Trip] Pura Taman Ayun Mengwi

Pura Taman Ayun

Pura Taman Ayun

Kalau main ke Bali, rasanya kurang lengkap kalau tidak mengunjungi pura-pura yang terkenal dengan sejarahnya. Kan Bali adalah Pulau Seribu Pura, jadi kalau bisa kita sempatkan mengunjungi pura-pura besar yang masuk dalam lis kunjungan wisatawan.

Pura Taman Ayun adalah pura besar berikutnya yang kami kunjungi setelah Pura Tirta Empul dan Pura Uluwatu. Pura peninggalan Kerajaan Mengwi ini dibangun pada tahun 1634 oleh raja pertama Kerajaan Mengwi, Ida Tjokerda Sakti Blambangan. Taman Ayun dalam bahasa Bali artinya taman yang cantik. Pura ini memang memiliki pemandangan yang indah, dengan luas sekitar 4 hektar, kompleknya dikeliling oleh kolam besar.

Pura Taman Ayun ini memiliki tiga bagian yang terdiri dari ruang terbuka, bangunan utama, lalu bangunan yang hanya diperuntukkan untuk Dewa-Dewi. Yang pertama akan dijumpai wisatawan adalah tempat dilaksanakannya berbagia kegiatan religius dan panggung kesenian. Indahnya susunan pura seperti pagoda dengan atap bertingkat-tingkat adalah daya tariknya.

Bagian berikutnya adalah banguan bernama Bale Pelik, berhias seni ukir, relief, dan patung Dewa Nawa Sanga. Baru kemudian kita akan bertemu dengan satu lagi daya tarik pura ini, yaitu Museum Masuna Yadnya. Di dalam museum, wisatawan bisa mendapatkan cerita lengkap mengenai upacara-upacara yang wajib dilaksanakan sejak manusia berada dalam kandungan sampai kembali ke Yang Maha Kuasa.

Untuk tiket retribusi tidak terlalu mahal, hanya Rp10ribu saja, setelah itu bisa langsung masuk dan menikmati pura cantik ini. Memang, seperti halnya pura-pura lainnya di Bali, beberapa bangunan di dalam Pura Taman Ayun ini pun tidak bisa dimasuki oleh umum kecuali mereka yang akan sembahyang. Jadi kita hanya bisa mengelilingi tembok bagian luar saja. Meski demikian, karena temboknya tidak terlalu tinggi, masih bisa kok melihat ke dalam dengan cara memanjat sedikit pagar batu pembatas di sisi seberang. Sayangnya Vay meski sudah memanjat tetap tak bisa melihat, karena masih kurang tinggi, hehe.

Oh iya, ternyata sebagian besar bangunan pura ini adalah bangunan baru, karena pernah rusak akibat gempa hebat di tahun 40-an.

Kami tiba di sini sekitar jam 11 siang, sudah mulai panas, dan wisatawan juga mulai ramai. Tapi yang jadi catatan saya, untuk menemukan Pura Taman Ayun ini mudah saja, karena letaknya tidak tersembunyi. Dari Google Map saya juga bisa menemukan beberapa tempat makan rekomendasi yang tidak terlalu jauh, jadi bila datang cukup siang ke sini, tak perlu khawatir mencari tempat makan siang. Yang pasti rekomendasi saya kalau ke sini, sebaiknya menggunakan mobil, supaya mudah transportasi ke mana-mana.

Jadi kalau pembaca TS adalah tipe traveler yang suka mengunjungi tempat bersejarah, maka Pura Taman Ayun ini wajib masuk dalam lis kunjungan.

-ZD-

Related Post

6 Aktivitas Seru di Farmhouse Susu Lembang Akhirnya jadi juga ajak Vay main lagi ke Bandung. Jadi, ceritanya seminggu yang lalu, setelah mid semester selesai dan ada waktu libur selama seminggu, kami pun pergi ke Bandung. Playdate dong pastinya biar makin seru. Emaknya temenan di kantor, maka...
Singapura Oh Singapura Awal minggu kemarin saya ke Singapura lagi. Bosan gak ya? Hahah... ya gimana lagi, ke sana menjalankan tugas. Mendampingi para pemenang Indosat Opera Trivia Quiz 12000. Jadi, sekitar sebulan sebelumnya, Indosat dan Opera mengadakan kuis online, berha...
Day 1 in Perth : City of Perth Perth, 21st Feb 2007 04.35 am GA 730 tiba di Perth International Airport pukul 03.45 pagi setelah menempuh perjalanan selama 4 jam. Kalau dalam wib, kira-kira jam 01.45. Perasaan saya baru saja tertidur, tapi kok sudah terbangun. Melangkahkan ...
Ngopi Sore di Kedai Kopi SEDAP – P. Siantar Waktu menunjukkan pukul lima sore ketika kami bergerak dari rumah Opung Vay di Siantar, untuk pulang ke Medan. Bisa dikatakan hari itu adalah hari rekreasi yang singkat tapi padat, karena sehabis dari Danau Toba, sebelum pulang ke Medan, saya ber...
Sampaikan Salamku pada Halilintar "Sudah pernah naik?" Seorang bapak berbaju biru tua dengan tulisan "Strada" bertanya pada saya yang sedang memandang takjub pada roller coaster merah tua di atas sana. Beliau sedang duduk di bangku panjang menunggu istrinya yang ke toilet. Halilin...

by

About Zizy Damanik | Mommy Vay | Digital Marketer Practitioner | A Passionate Traveler and Photographer | Coffee Lovers | Beach Addicted |

6 thoughts on “[Bali Trip] Pura Taman Ayun Mengwi

  1. aku fokus ke Vaya-nya Kak, manis sekali ya 🙂
    asyik tempat wisatanya, kebetulan aku berlum pernah ke sana hihi
    bisa jadi rekomendasi kalau aku ada kesempatan ke Bali.

    terima kasih sudah sharing kak 🙂

  2. Saya sempat sekali kesini dan pas di jam2 panas juga. Hahahah.
    Yang datang kesini lucunya banyakan bule sih waktu itu.
    Seru juga liat aksi pelukis juga disana yang kebetulan emang lagi asik melukis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.