Melipir Dikit Biar Gak Bosan di Rumah Aja

Spread the love

Kok kita gak bisa goodbye sama coronavirus juga ya? Kaki rasanya dipaku, tidak bisa bebas kemana-mana, karena meski sudah ada pelonggaran ya tetep belum kepengen jauh-jauh juga. Tapi kan udah jenuh juga ya.

So ketika Senin kemarin, siang-siang bolong anak saya Vay mulai merengek bilang dia bosan dan pengen makan mie bakso favorit dia di Es Teler, dan maunya ke Mall Kota Kasablanka karena memang cuma di sana tenantnya yang buka, saya langsung lompat. Udah ayo pergi. Daripada mamaknya tambah emosi di rumah aja, kan. Dan yes, itu kan Senin, so daripada kita pergi kesorean, nanti pulangnya akan nyangkut dengan rombongan orang pulang kantor (iyalah, Jakarta mah baru pelonggaran PSBB dikit langsung macet), lebih baik segera berangkat.

Melipit kemana kita

Pelan-pelan saya mulai terbiasa membawa starter pack new normal. Kemarin-kemarin masih rada ribet, karena setelah sekian bulan gak pernah keluar rumah, sekarang jadi rada kagok pas keluar. Contohnya pas mau meeting dua minggu lalu, sampai bolak-balik cek, pouch masker sama hand sanitizer udah masuk belum ya? Masih ada gak tisu basah tisu kering sama sarung tangan plastik di mobil. Padahal sebelum-sebelumnya pun urusan hand-san dan tisu sih memang sudah ada terus di dalam tas (soalnya saya gampang ingusan jadi wajib selalu ada tisu). Tapi kalau dulu mendadak habis atau ketinggalan kan gak panik ya. Kalau sekarang, berabe. Kagok karena kelamaan dipingit.

Jadi pergilah saya dan Vay siang itu ke KoKas. Bawa botol minum dan alat makan sendiri juga, buat Vay. Anak-anak memang suka santai ya dengan keadaan, dia bilang untuk apa bawa sendok garpu kan di sana juga dicuci. Tapi kan setelah dicuci, kita gak tahu sendok garpunya diletakkan di kotak pakai tangan kosong atau pakai sarung tangan, jawab saya. Untuk mangkok pun begitu, saya bilang jangan sampai minum kuah dari mangkok. Iyaa! Vay itu saking doyannya sama kuah, minum kuah lho. Hahahaa…

Untungnya mall belum terlalu ramai, karena memang hari Senin juga. Tapi saya nyaman sih ke mall ini, karena kelihatan mereka benar-benar mengikuti protokol kesehatan. Seperti menggunakan sensor untuk mengambil tiket parkir dan memilih nomor lantai di dalam lift. Bagian dalam lift juga sudah dikasih tanda X untuk pengunjung, hanya ada 4 di dalam, jadi memang maksimal 4 orang 1 lift. Lorong-lorong di dalam mall juga diberi sign kuning besar di lantai bertuliskan “One Way” yang saya yakin ini biar pengunjung gak berdesakan di satu jalur aja. Kalau ada yang tidak melihat tulisan one way itu, ada security mengingatkan. Tapi kan kemarin itu pas sepi ya. Kalau rame, gimana security mau ngatur semuanya? Soalnya kalau sudah rame, itu sign di lantai juga gak kelihatan. Pintu masuk dan pintu keluar di toko-toko juga dipisah.

Lift Kota Kasablanka Setelah New Normal

Lalu fitting room (iya, akhirnya malah mampir bentar ke Pull & Bear beli baju buat abege saya ini) juga dikelang gitu. Eniwei pas di fitting room ini, ada cowok-cowok tomboy yang mau fitting tapi di sisi cowok sana penuh. Eh tuh dua cowok melipir dong ke tempat fitting cewek, terus main buka satu curtain yang memang gak terlalu rapat, dia kira gak ada orangnya. “Eh, sorry…” Lalu saya pas di belakangnya, memang saya udah buru-buru ngikutin takutnya dia masuk ke fitting room Vay. “Heiii! Di sini khusus perempuan.” Saya tegur dia sambil melirik kejam. Lalu saya lihat ke dalam ruangan, ternyata Vay lagi main hape di lantai. Dia juga heran kenapa itu cowok cuek aja masuk ke fitting room cewek.

Setelah dari situ, sebelum pulang ya mampir dulu makan ice cream di Haagen Dazs. Mumpung hari Senin, pakai BCA buy 1 get 1 kannn… saatnya menikmati segelas ice cream coklat buat melepas jenuh. Di Haagen Dazs ini juga pegawainya menggunakan face shield, dan sarung tangan plastik.

Gak lama ya sudah kita pulang. Lumayanlah melipir-lipir dikit buat refreshing, biar gak butek di rumah terus yaaa…

-ZD-

 

by

About Zizy Damanik Passionate in traveling, photography, and digital content. I have a professional experience as a digital marketer and social media strategist at Telco and OTT. Drop your email to zizydamanik22@gmail.com to collaborate.

2 thoughts on “Melipir Dikit Biar Gak Bosan di Rumah Aja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *