Alasan Kenapa Solo Traveling Ampuh untuk Mengobati Patah Hati

Semua orang tentu pernah mengalami yang namanya perpisahan. Rasa sedih, cemas, tertekan, diiringi dengan air mata, pernah ada di hati kita. Hubungan yang berakhir dengan perpisahan baik atas keinginan bersama atau memang dikondisikan oleh keadaan tentu membuat kita patah hati, dan perlu dilewati dengan masa berduka. Namun tentu tidak boleh terlalu lama berduka, ada saatnya bagi kita untuk melanjutkan hidup.

Satu cara terbaik untuk dapat keluar dari keterpurukan akibat patah hati adalah dengan traveling, ke mana saja, agar kita punya waktu untuk menjernihkan pikiran, keluar dari kotak kesedihan kita dengan menemui dunia, memulihkan kepercayaan diri, dan menjadi lebih mandiri setelah melewati semuanya.

Alasan Kenapa Solo Traveling Ampuh untuk Mengobati Patah Hati

Benarkah solo traveling bisa menjadi obat terbaik untuk patah hati? Ya, ini alasannya.

Kamu akan teralihkan

Jangan membiarkan diri terus berkubang dalam kesedihan dan pikiran negatif dan atas diri sendiri, pergilah jalan-jalan karena dengan demikian kamu akan mendapat pengalihan dari kesedihan.

Pergi solo traveling berarti kamu akan jauh dari lingkungan yang akrab, seperti kamar tempat kamu bercucur air mata, lalu restoran tempat kalian suka makan malam bareng, termasuk teman-teman bersama. Resiko bertemu dengan mantan di hotel tempat menginap akan sangat kecil. Jarak yang tercipta antara tempat asal dengan tempat tujuan traveling akan membantu kita menjernihkan pikiran.

Saat traveling, kalian akan ketemu dengan hal-hal yang baru, kalian keluar dari zona nyaman. Tentu rasanya lebih bebas dan bersemangat berada di tempat baru, tidak ketemu dengan orang-orang yang kenal sama kalian. Itulah saat yang tepat untuk beristirahat secara fisik dan mental.

Habiskan waktu sebanyak mungkin dengan menikmati pemandangan dan aroma tempat yang baru, dan perbanyak explore.

Bisa ketemu orang baru

Butuh pengalihan kan? Selain pergi traveling ke tempat yang jauh dari zona nyaman, kamu juga akan bertemu dengan banyak orang baru. Mulailah dengan percakapan ringan dengan orang lain saat di hotel, karena pertemanan bisa terjadi kapan saja.

Mungkin tidak hanya di hotel, saat kamu pergi ke pantai untuk bersantai, atua mampir ke kafe, kamu akan ketemu banyak orang dan bisa berkenalan dengan mereka. Siapa tahu kamu bisa mendapatkan seorang sahabat, atau mungkin saja bibit dari sebuah hubungan baru.

tips memaksimalkan liburan

Mengembalikan rasa percaya pada diri sendiri

Sering kan, kalau sedang menjalin hubungan, kita lebih sering menggantungkan semua pada pasangan, bahkan sampai lupa pada diri sendiri. Ketika kamu pergi traveling (sendirian), maka kamu haya bisa mengandalkan dirimu sendiri.

Jadikan traveling kali ini untuk mengangkat kembali sifat mandiri kamu dan mengembalikan kepercayaan diri. Buatlah jurnal untuk mengingat apa saja yang sudah dilalui selama perjalanan. Percayalah pada insting kamu sendiri ketika kamu memutuskan untuk solo traveling, dan berpindah-pindah tempat namun pastikan selalu jauh dari masalah.

Mempelajari keterampilan baru

Pergi traveling tidak melulu tentang bersantai, namun ini juga kesempatan buatmu untuk mempelajari sesuatu yang baru. Contohnya, fotografi. Bisa dengan mulai memotret semua landscape indah yang ditemui, atau memotret penduduk lokal saat bertemu mereka.

Belajar yoga dengan traveler lainnya di tepi pantai? Cus! Menjadi volunteer juga baik untuk mempelajari hal baru, karena kamu sekaligus bisa mempelajari bahasa daerah baru dan mengenal kearifan lokal.

Kamu berada di masa kini

Ini penting karena biasanya saat patah hati kita akan terus terbawa oleh kenangan dari hari-hari kemarin. Ketika melakukan perjalanan, kamu akan belajar bahwa kamu sekarang berada di masa kini, dan kamu akan bebas dari suara-suara yang sebelumnya bergaung ketika kamu berada di rumah.

Buka telinga untuk mendengarkan dunia sekitar kamu, dengarkan juga apa kata tubuh. Biarkan kulit sedikit terbakar ketika kena sinar matahari pantai, coba rasakan mandi di kolam air curug yang sedingin air es.

Membantumu untuk move on

Catat ya, yang kamu lakukan kali ini adalah untuk dirimu sendiri, bukan untuk siapapun. Setiap hari, lakukan hal yang menyenangkan. Ini akan menjadi kenangan yang sangat indah dan berkesan, karena akan mengingatkan siapa diri kamu, dan bagaimana kamu melewati semua perjalanan ini.

Sharing is Caring

by

Hello, I'm Rina. 20-something, a dreamer and a writer-wannabe/ Currently I am trying to pursue my dream of becoming a true traveler