Berpeluh Lelah di Bandara Kualanamu

HAIII…. kami masih di Medan saat ini.

Sejak jam 10 pagi kami sudah tiba di Bandara Kualanamu, rencananya berangkat ke Jakarta siang ini jam 12.15.

Ternyata di Bandara Kualanamu sekarang, banyak betul tenant dan restoran yang sudah tutup, termasuk Excelso tempat saya biasa ngopi sebelum naik pesawat. Padahal bulan Maret lalu masih beroperasi namun tadi saya lihat bahkan plang nama juga sudah kosong. Yeah pandemi memang menghantam siapa saja.

Tadinya sengaja datang lebih awal agar bisa berkeliling dulu cuci mata di bandara, termasuk Vay yang ingin mencari toko buku. Tapi apa boleh buat, ternyata pada tutup, akhirnya kami mampir di AW, karena si boru hasian sudah kelaparan.

Kemudian ada satu kejadian yang membuat Vay sedikit jengkel, yaitu saat kami mengantri untuk check in. Di depan kami mengantri ada rombongan keluarga, dengan dua anak kecil. Anak-anak kecil ini minum teh botol kemasan, dan kemudian membuat plastik kemasan sembarangan. Nah, masalahnya, si ibu diam saja, tidak berusaha memungut sampah yang dibuat anaknya. Vay cemberut dan ngomel, “Ibunya mana sih?” “Kenapa dibiarkan?” dst…

Yang lumayan oke sekarang dari Kualanamu adalah tambahan kursi-kursi yang sudah disediakan colokan charger (yeah mungkin saya yang telat tahu), meskipun tadi saya melihat janitor menggunakan sapu lantainya untuk membersihkan kursi. Saya tadi berharap dia melihat saya supaya saya bisa memandangnya dengan tatapan, “Tolonglah Bang, gak bisa rupanya dibersihkan pakek kain lap? Itu kan tempat untuk duduk.” Langsunglah rasanya mo merepet dengan bahasa Medan.

Pelajaran yang bisa dipetik adalah, selalu semprot kursi yang akan kita duduki dengan disinfektan karena di tempat publik begini jelas harus ekstra hati-hati.

Ya. Begitulah. 

Karena kami menunggu lumayan lama, lelah juga yaaa.. belum lagi pagi tadi AC ruangan belum terlalu terasa.

bandara kualanamu medan

Bismillah. Sebentar lagi pesawat kami berangkat.

Selamat tinggal Medan. Sampai ketemu lagi nanti.

Sharing is Caring
  • 1
    Share

by

About Zizy Damanik Passionate in traveling, photography, and digital content. I have a professional experience as a digital marketer and social media strategist at Telco and OTT. Drop your email to zizydamanik22@gmail.com to collaborate.

3 thoughts on “Berpeluh Lelah di Bandara Kualanamu

  1. Pingback: 10 Catatan Kecil dari Perjalanan Mudik ke Medan | Life, Parenting & Travel Journal Mommy Blogger

  2. Zam

    hedeeh.. kok bisa ya membuang sampah seenaknya begitu.. apalagi bandara kualanamu ini lagi ramai dengan kasus hasil tes bekas.. haduuh..

    • Zizy Dmk

      Awal-awal bandara ini masih bagus, sekarang udah kelihatan kurang oke nih ruang boardingnya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *