Tips Agar Anak Senang Saat Traveling dengan Orang Tuanya

Semua orang pasti senang bepergian, mau liburan singkat dengan staycation di dalam kota, pergi liburan ke pantai di Bali, sampai liburan panjang ke luar negeri.

Buat seorang solo traveler yang terbiasa pergi liburan sendirian atau yang pergi dengan teman-teman, tentu urusan merencanakan perjalanan adalah hal yang sudah biasa dan tidak terlalu sulit karena masing-masing orang saling membagi tugas. Tapi, bepergian dengan keluarga pasti berbeda, kita harus memastikan semuanya direncanakan dengan baik, apalagi kalau harus pergi traveling bersama anak-anak.

Memberi makan kuda poni di The Hill Sibolangit

Memberi makan kuda poni di The Hill Sibolangit

Bagaimana Agar Traveling Bersama Anak Jadi Lebih Menyenangkan

Kita sebagai orang dewasa mungkin tak masalah kalau pergi traveing itu go show alias dadakan. Melewatkan bagian perencanaan dan langsung saja pergi ke luar kota kelihatannya sih menantang ya, karena yang diharapkan orang dewasa memang kebanyakan adalah kejutan-kejutan selama perjalanan tanpa rencana yang matang.

Tapi traveling bersama anak secara spontan, mungkin excitednya akan berbeda. Jadi perencanaan yang baik adalah solusinya, dan di bawah ini adalah beberapa hal yang harus Anda lakukan sebelum berangkat bersama keluarga:

1. Pastikan untuk menjaga ekspektasi anak-anak

Sudah nih ya memutuskan akan melakukan perjalanan. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menetapkan ekpektasi semua orang terhadap rencana yang sudah Anda buat. Katakanlah Anda akan camping di tepi sungai (yang sekarang memang lagi hits), maka cari tahu apakah anak-anak juga tertarik dengan kegiatan tersebut nantinya. Orang tua biasanya punya harapan lain kenapa anak-anaknya harus ikut satu kegitan traveling outdoor misalnya, maka orang tua harus berusaha untuk meyakinkan anak-anaknya bahwa perjalanan nanti akan menyenangkan, dan apa saja manfaat yang bisa diperoleh anak-anak. Anak jaman sekarang rata-rata kurang suka beraktivitas di luar ruangan, jadi memang pe-er lho menjaga ekspektasi mereka.

Baca juga: 8 Cara Mengajak Anak Agar Lebih Aktif Secara Fisik di Luar Ruangan

2. Buat daftar biar gak lupa

Pelupa atau tidak pelupa, membuat daftar akan sangat membantu. Para emak perlu nih bikin daftar khususnya kalau mau pergi, karena bisa tahu kebutuhannya apa saja dan tinggal mencoret mana yang sudah masuk packing. Apa saja barang-barang penting yang tidak boleh dilupakan? Makanan, air kemasan, snack, obat-obatan, sunblock, topi, lotion anti serangga, sandal anti selip, perlengkapan mandi, tisu antiseptik. Barang-barang ini pasti disesuaikan dengan jenis kegiatan yang akan dilakukan, ya. Bawa juga beberapa mainan atau benda yang bisa membuat anak nyaman. Buku bacaan, komik, video games, boneka. Kalau anak suka bersepeda dan kalian akan pergi ke tempat di mana bisa bersepeda, bawa juga sepedanya.

3. Booking dulu sebelum pergi

Jangan sampai kejadian sudah tiba di tempat tujuan ternyata hotel yang diinginkan full, lalu harus repot menelepon dan mendatangi hotel satu persatu. Anak-anak tidak mungkin tahan dengan semua kerepotan dan kehebohan tidak dapat kamar hotel, apalagi kalau sudah crancky karena lapar. Bila bepergian dengan anak, pastikan semua urusan perjalanan sudah beres sebelum pergi, seperti urusan booking tiket pesawat atau tiket kereta, booking kamar hotel, sampai reservasi restoran dan tempat wisata. Tidak apa-apa sedikit capek di depan daripada stress di belakang.

4. Pastikan anak-anak aman

Pergi bersama anak bukan berarti anak dilepas begitu saja berkeliaran di taman bermain atau di tempat rekreasi. Parents harus ikut mengawasi, dan pastikan kalau di kolam renang, anak-anak jangan sampai lepas dari pandangan. Bekali anak yang sudah lebih besar dengan ponsel agar bisa dihubungi bila mendadak terpisah dari grup. Dan beritahu mereka bahwa di luar rumah ada banyak hal yang mungkin saja terjadi, tidak seperti yang biasa mereka rasakan atau alami saat berada di lingkungan rumah.

Bahkan bila dirasa perlu dan akan sangat membantu, bisa mengajak pengasuh atau orang dewasa lain yang bisa ikut membantu mengawasi anak-anak, seperti yang dilakukan oleh Andy Cohen.

5. Bekali anak dengan bentuk hiburan lainnya

Video games dan komik memang menarik, tapi agar anak-anak tidak terus-terusan fokus pada hiburan yang itu, siapkan juga bentuk hiburan lainnya. Saya saat anak masih kecil dan suka berlibur dengan para sepupunya, saya membekali mereka dengan kamera pocket, ponsel, dan printer foto instan. Jad di sela-sela perjalanan, mereka bisa menggunakan waktu untuk memotret, dan nanti sekembalinya di hotel, baru memilih-milih mana yang akan dicetak dengan printer.

tips traveling bersama anak

Ya sudah, selamat menikmati perjalananan ya!

Agar anak-anak senang dan nyaman selama perjalanan dengan orang tuanya, satu lagi tips terakhir. Orang tua juga harus senang. Saatnya benar-benar menikmati perjalanan, bersenang-senang satu sama lain. Jadikan perjalanan ini menjadi kenangan indah nantinya.

Sharing is Caring
  • 1
    Share

by

About Zizy Damanik Passionate in travel, photography, and digital content. Drop your email to admin@tehsusu.com to collaborate.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *