6 Tips Tetap Produktif Saat Harus Bekerja Sambil Traveling

Saat saya masih kerja kantoran, satu hal yang saya sukai adalah ketika harus melakukan perjalanan bisnis, karena bisa kerja sekaligus jalan-jalan. Apalagi kalau diizinkan untuk extend jadi bisa ambil cuti tambahan yang digunakan untuk explore keindahan kota tujuan.

Namun seringkali juga terjadi kondisi yang sebaliknya, yaitu ketika sedang traveling tetap harus memantau pekerjaan. Sebenarnya kerja jarak jauh pun memiliki manfaat, salah satunya adalah mendapatkan suasana kerja yang baru, namun juga membutuhkan motivasi diri, disiplin tinggi dan perencanaan yang benar.

Bayangkan saja, misalnya saat lagi bersantai di salah satu pantai di Bali, inginnya kan mencebur ke laut, sambil menikmati semilir angin. Tapi di sisi lain ada deadline pekerjaan yang harus dikejar.

Tetap Produktif Saat Harus Bekerja Sambil Traveling

Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa tetap menikmati perjalanan tapi juga bisa menyelesaikan pekerjaan? Berikut ini beberapa tips bisa membantu para pelancong yang tetap harus mengejar deadline, saat traveling.

Perlengkapan Penting yang Dibutuhkan Ketika Kerja Sambil Traveling

Bekerja sambil jalan berarti kita akan mengerjakan segala sesuatunya remote, dan bisa di mana saja, tak perlu terpaku pada satu tempat. Tentu kalau traveling kita maunya menikmati apa yang ada di depan mata, seperti pemandangan alam, budaya baru, hingga masakan lokal, tapi di sisi lain kita pun masih menjadi bagian dari “dunia kerja” dan butuh penghasilan.

Untuk dapat mendukung semua keinginan dan kewajiban di atas, maka perlu ada peralatan pendukung yang tepat. Ini dia daftarnya:

Laptop dengan Kualitas Terbaik

Ini jelas peralatan yang paling diperlukan. Bila kalian sudah dilengkapi laptop dari kantor, good. Tapi buat para pekerja lepas, tentu harus menyediakan senjata sendiri. Investasilah pada merek laptop yang dapat diandalkan saat harus bekerja di jalan.  Apalagi kalau pekerjaan kalian berhubungan dengan konten dan kreatif, maka laptop harus cukup kuat untuk menulis, mengedit dan merender video, dan juga dengan storage yang besar.

Pertimbangan lain saat membeli laptop, juga ukuran dan bobotnya. Cari yang bobotnya ringan dan bisa dimasukkan ke dalam backpack. Lalu, cari juga yang menawarkan daya baterai yang tahan lama. Rekomendasi merek yang menurut saya oke karena memang sudah pernah coba, Acer, Dell, dan Apple Macbook Air.

Eksternal Hard Disk

Kalian pasti membutuhkan ruang penyimpanan ekstra agar laptop tidak terlalu berat bekerja. Meskipun storage di laptop kalian besar, namun kelebihan beban bisa membuat laptop lambat dan rawan masalah.

Ditambah lagi, pergi traveling sambil kerja tentunya juga banyak memotret. Menggunakan external hard disk akan sangat membantu untuk menyimpan semua foto dan video selama traveling, termasuk pula file dokumen penting, untuk berjaga-aga apabila sesuatu terjadi pada laptop kalian. Rekomendasi mereknya bisa WD atau Seagate.

Adaptor Daya

Jangan sampai saat harus kerja jarak jauh, misalnya di negara lain, kalian lupa membawa adaptor daya yang sesuai dengan negara tujuan. Beli di sini sebelum berangkat, karena belum tentu mudah didapatkan di negara tujuan. Kebutuhan adaptor ini juga sama pentingnya untuk alat elektronik yang kalian bawa nanti, seperti kamera, ponsel, sampai drone.

Headphone

Headphone adalah salah satu benda penyelamat saat kalian terpaksa harus buka laptop di tengah keramaian. Jangan sampai lupakan benda penting ini. Carilah headphone yang bisa meredam suara agar bisa tetap full konsentrasi mengejar deadline, di mana pun.

Sambil bekerja di sudut kafe sambil menunggu boarding, dengan musik favorit di telinga, suasana nyaman dan rileks tetap terjaga.

Tips Tetap Produktif Saat Harus Bekerja Sambil Traveling

Cara Tetap Produktif Bekerja Saat Traveling

Urusan perlengkapan sudah selesai. Sekarang saya akan membagikan tips praktis untuk membantu kita semua memenuhi deadline waktu dan juga agar bisa tetap balance saat harus kerja sambil traveling.

Merencanakan dengan detail soal “kerja sambil traveling” sejak awal

Yang pertama harus dilakukan adalah mengupdate pada semua rekan mengenai zona waktu (bila memang ada perbedaaan cukup signifikan). Jadi bila kalian sudah punya jadwal meeting sampai sebulan ke depan, mungkin saja kalian harus melakukan penyesuaian, dan juga memastikan semua peserta meeting pun aware.

Lalu kalau kalian traveling ke tempat di mana sinyal telekomunikasi sangat susah didapat, dan mungkin hanya ada di hotel dan itu berarti kamu hanya bisa membuka laptop saat berada di hotel, maka hal ini pun perlu diinformasikan.

Toleransi dengan diri sendiri dan waktu

Tetap harus bekerja saat traveling memang tidak mudah. Daripada kita lelah karena memaksa agar semuanya bisa berjalan seimbang, tarik napas dulu. Ada baiknya istirahat sebentar, luangkan waktu untuk menjelajahi tempat tujuan baru. Tergantung pada berapa lama kalian bepergian, setidaknya habiskanlah waktu cukup lama di satu tempat sebelum melanjutkan perjalanan ke kota lain. Di situ, kalian bisa membagi waktu menjadi setengah hari kerja, setengah hari jalan-jalan. Dengan demikian kalian akan punya cukup waktu untuk memenuhi kewajiban pekerjaan dan juga menikmati waktu bersenang-senang untuk diri sendiri.

Bikin alokasi waktu secara khusus, kerja dan jalan-jalan

Pasti malas kan kalau lagi jalan-jalan terus harus kerja. Kepikiran terus ingin bisa puas eksplorasi. Coba tip ini, jadi membuat alokasi waktu khusus untuk bekerja. Misalnya saja setiap pagi sampai satu siang, kemudian kalian bisa langsung jalan-jalan dan eksplor kota sampai malam. Atau sebaliknya, jalan-jalan dan eksplor pagi hari, lalu malamnya mengejar pekerjaan.

Dengan membuat alokasi waktu ini, kalian akan bisa menemukan ritme kerja yang sesuai dengan kalian selama traveling. Kemudian tentu saja selanjutnya adalah mematuhi jadwal ketat yang sudah dibuat, harus disiplin.

Cari tempat yang kondusif untuk bekerja

Sebagian bilang, bekerja di kafe juga bisa, karena ada pemandangan dan free wi-fi. Namun kebisingan (meski bisa diredam dengan headphone but still…), suasana yang terlalu ramai, tidak selalu kondusif untuk produktivitas kerja saat bepergian. Carilah co-working space, seperti WeWork yang memiliki cabang di banyak negara. Cukup dengan menjadi member, sudah bisa bekerja di setiap cabang yang mereka miliki.

Kelebihan bekerja di co-working space adalah kalian akan jadi lebih produktif dan termotivasi karena di sekitar kalian ada banyak para pekerja lain yang suda fokus pada pekerjaan. Dan yang pasti adalah co-working space selalu memiliki koneksi hotspot yang baik.

Dan sebaiknya pisahkan tempat bekerja dengan tempat kalian menginap dan santai-santai. Namun kalau tidak bisa, karena mungkin lokasi co-working spacenya jauh dari hotel, maka kalian bisa bertanya pada pengelola hotel apakah mereka memiliki ruang khusus untuk bekerja.

Tandai task list yang sudah selesai

Trik lainnya adalah menandai task list pekerjaan yang sudah selesai. Tujuannya agar kita tahu progress pekerjaan sudah sampai mana, dan kalau sudah selesai menandai, pasti akan lebih siap dan plong untuk bersantai melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya.

Organize and Organize, ini prioritas

Cara mudah untuk memudahkan tugas dan mementukan waktu dengan baik adalah dengan merencanakan dan mengorganisir. Memang aplikasi di smartphone sangat membantu kita dalam segala hal, tapi saya pribadi juga merekomendasikan planner book, fisik. Di planner ini kita bisa menuliskan semua tugas harian, baik tentang pekerjaan ataupun perjalanan, termasuk juga waktunya. Saat segalanya sudah teratur dengan benar, pikiran pun tenang.

Satu trik tambahan lain yang juga membantu adalah dengan menyiapkan draft. Buatlah beberapa draft berisi template balasan untuk beberapa klien atau draft untuk beberapa laporan. Simpanlah di notes di handphone atau di draft email, agar sewaktu-waktu dibutuhkan tinggal mengisi data yang penting dan tinggal kirim. Dengan demikian akan sangat menghemat waktu dari urusan merangkai kata.

Memang tidak semua orang cocok dengan konsep seperti ini, namun ini semua adalah tentang pilihan bagaimana memprioritaskan sesuatu. Bisa jadi saat kita sedang ikut tour group, kita terpaksa harus merelakan satu hari rekreasi hilang karena harus mengejar deadline. Atau mendadak tidak bisa turun dari bus tour karena masih harus virtual meeting dengan rekan. Pengorbanan itu akan selalu ada, ya kan?

Itulah beberapa tips agar bisa produktif bekerja selama bepergian. Semoga bermanfaat.

-zd-

Sharing is Caring

by

About Zizy Damanik Passionate in traveling, photography, and digital content. I have a professional experience as a digital marketer and social media strategist at Telco and OTT. Drop your email to zizydamanik22@gmail.com to collaborate.